
Keesokan harinya setelah Liu Yan menghancurkan keluarga tang. Namun Liu Yan tidak tahu Xiao Rong Rong membunuh semua orang yang ada di sana
"Dimana aku ini?..."ucap Liu Yan yang kebingungan karena setahu dirinya kemarin dirinya pingsan di taman keluarga tang.
Ketika Liu Yan bangun dirinya melihat Xiao Rong Rong tidur di samping nya dengan posisi duduk dan menjadikan nya tubuh Liu Yan sebagai bantal.
"Terimakasih Rong'er..." ucap Liu Yan yang sambil mengelus kepala Xiao Rong Rong
Meskipun Liu Yan sudah terbangun namun Xiao Rong Rong belum terbangun karena menjaga dirinya sepanjang malam.dan Liu Yan menunggu Xiao Rong Rong bangun sambil menatap dirinya yang tertidur dengan pulas.
"Kak Yan?..."ucap Xiao Rong Rong yang baru terbangun dari tidur pulasnya
" Tidak apa apa berisitirahat lah..." ucap Liu Yan sambil tersenyum di depannya
Setelah Liu Yan menyuruhnya untuk beristirahat. Xiao Rong Rong berisitirahat yang sedang menggunakan tubuh Liu Yan dengan bantal.Setelah waktu makan pagi Xiao Rong Rong pun terbangun dengan wajah tersenyum melihat Liu Yan.
"Kak mari Membersihkan diri dan sarapan pagi..."ucap Liu Yan yang mengajak dirinya
Liu Yan tidak membalasnya hanya mengangguk.setelah Liu Yan sarapan pagi dan berpamitan dengan seluruh anggota Xiao
"Rong'er, kemarilah..." ucap Liu Yan yang ingin berpamitan dengan Xiao Rong Rong
Xiao Rong Rong pun mengerti maksud Liu Yan dan menghampiri nya.meskipun begitu dirinya tidak ingin Liu Yan pergi meninggalkan nya
"Kak Yan, kamu masih harus yah?..." tanya Xiao Rong Rong dengan wajah sedih
"Maafkan kakak Rong'er, tapi Kakak harus memulai perjalanan nya berpetualang untuk menjadi lebih kuat..."ucap Liu Yan dengan menyakinkan dirinya
"Kak, Aku takut jika sendiri dan Aku takut jika kamu tidak ada di sisiku..."ucap Liu Yan sambil menangis
"Tunggu aku, aku pergi hanya sebentar dan jika kembali aku akan menjadi layak untuk dirimu..."ucap Liu Yan dengan mengelus kepalanya
Xiao Rong Rong juga merasa tidak bisa menahan Liu Yan karena cepat atau lambat dirinya pasti berpisah dengannya
"Baiklah Kak, aku juga pasti akan menjadi lebih kuat..." ucap Liu Yan sambil memeluk Liu Yan
"Terimakasih Rong'er,Kakak tidak akan mengecewakanmu" ucap Liu Yan sambil melepas pelukannya
"Deg...deg ... deg ...."
"Tidakkkkk......" ucap Xiao Rong Rong yang hatinya sedang sakit karena di tinggal kekasih nya
Perlahan Liu Yan menghilang dari hadapannya. dan dirinya pun menjatuhkan dirinya dan menangis.setelah puas untuk menangis Xiao Rong Rong bertekad untuk menjadi lebih kuat agar tidak menjadi beban untuk Liu Yan kedepannya.
Setelah berpamitan dengan kekasihnya dan keluarganya. Liu Yan tidak lupa berpamitan dengan Liu Yan tidak lupa berpamitan dengan ayahnya
"Ayah aku pulang..."ucap Liu Yan yang sambil mencari ayah nya
Alangkah terkejutnya Liu Yan ketika melihat ayahnya dengan keadaan pingsan di dapur yang sedang memasak untuk dirinya.padahal Liu Tian tahu bahwa anaknya sudah sarapan di kediaman xiao karena menginap di sana
"Ayah!!..." ucap Liu Yan yang sedang membangunkan ayahnya
Tak lama dari itu tiba tiba ayahnya terbangun.Namun sayangnya dirinya bukan pingsan melainkan ingin menemui ajalnya
"Yan'er , Maafkan ayah karena tidak bisa memenuhi semua kebutuhan mu..." ucap Liu Yan dengan terbata bata
"Uhuk...uhuk...uhuk.."
"Ayah punyak permintaan Yan'er, tolong carilah ibu mu nama ibu mu Qin Hua Yi di benua dewa di alam fana tingkat tinggi,karena ibu mu bukan meninggalkan kita, T...t... tapi ......!" ucap Liu Tian yang tidak menyelesaikan perkataannya dan menutup mata nya untuk terakhir kalinya
"Ayah?!.... × 3 " ucap Liu Yan sambil menggoyang badan ayahnya dengan rasa tidak percaya
"Tidak.... tidakk... tidakk!!"
"Ya dewa kenapa kamu membuat kedua orang tuaku meninggalkan ku..!!!" ucap Liu Yan dengan menghadap langit dan menetes kan air mata
Dewa yang melihat itu hanya bisa melihat karena dewa tida bisa ikut campur urusan makhluknya. sebenarnya dewa bisa menghidupkan makhluknya hanya dengan kehendak dan hanya pil tingkat immortal yang dapat menghidupkan seseorang kembali.
Setelah selesai mengurus pemakaman ayahnya di tempat kediaman kelurga liu. Liu Yan pun memulai perjalannya menuju ibu kota kekaisaran Lan yaitu kota Lan hu
Liu Yan melakukan perjalanan hanya berbekal makanan dan uang secukupnya. setelah meninggalkan gerbong kota Ziha dirinya menuju hutan tanpa penjagaan
Di hutan itu biasanya terdapat Hewan Spiritual tingkat 1 sampai 5 .
Tingkat 1 setara dengan Ranah Pengumpulan Qi Tahap 7 ke atas
__ADS_1
Tingkat 2 setara dengan Penempaan Tulang Tahap 3
Tingkat 3 setara dengan Penempaan Tulang Tahap 9
Tingkat 4 setara dengan Penyempurnaan Qi Tahap 3
Tingkat 5 setara dengan Penyucian Qi Tahap 9
Tingkat 5 biasanya berbeda dengan yang lain karena hanya tingkat 5 yang menjadi raja di hutan tersebut. Meskipun Tingkat 5 Merupakan tingkat raja tapi mereka tetap memiliki Wilayah tersendiri untuk berburu.
Satu hari sesudah keluar dari kota Ziha
Liu Yan melihat Hewan Spiritual Tingkat 3 bertarung dengan seorang gadis yang menggunakan cadar di wajahnya dan berseragam seperti sekte besar.
"Sungguh jenius yang menyeramkan... " ucap Liu Yan dari kejauhan karena melihat gadis yang umur nya tidak jauh dari Xiao Rong Rong namun bisa melawan Tingkat 3 meskipun sering wanita itu terpojok
Semakin lama wanita itu bertarung dengan bintang Tingkat 3 tersebut. wanita tersebut semakin terpojok.dan Liu Yan belum keluar untuk membantunya. namun wanita sudah kehabisan tenaga dan hanya menggores kulit binatang tersebut tanpa melukainya
"jika aku membantumu, maka apa yang aku dapatkan... " ucap Liu Yan yang tiba tiba datang ke arah wanita tersebut
"Maafkan aku tuan, aku tidak bisa memberikan apapun tapi jika kamu bisa menolong ku , setidaknya aku bisa memberi sesuatu yang aku mampu..." ucap wanita tersebut
Setelah mendengar jawaban tersebut Liu Yan hanya mengangguk dan mengambil ranting yang ada di pohon tersebut untuk membunuh hewan tersebut
" Serangan surgawi " ucap Liu Yan yang menebaskan ranting ke arah musuhnya
Namun Liu Yan terkejut karena serangan nya tersebut tidak dapat melukai lawannya bahkan tidak menggores nya. kemudian Hewan itu menyerang Liu Yan dan karena Liu Yan tidak memiliki basis kultivasi Liu Yan terluka parah hanya dengan satu kali serangan saja.
"Sepertinya aku meremehkan mu..."'ucap Liu Yan dengan kondisi yang parah karena tubuhnya terdapat cakaran dari serangan hewan tersebut
Liu Yan pun meminum Pil penyembuhan setelah itu Liu Yan meminta pedang pada Wanita bercadar itu.
"Nona pinjam kan aku pedang mu ..."ucap Liu Yan
Wanita tersebut memberikan pedang nya
" Serangan seribu pedang " ucap Liu Yan
Satu pedang menari di atas atas kepala Liu Yan dan mengeluarkan banyangkan ya hingga menjadi lebih dari ratusan
"Slassh...."
"Slassh...."
"Inti hewan ..." ucap wanita tersebut dengan senang tanpa sadari cadarnya tersebut juga terbuka
"Cantik sekali... "ucap Liu Yan yang melihat wanita tersebut yang bahkan lebih cantik dari Xiao Rong Rong
"Wanita tersebut yang menyadari bahwa cadarnya terlepas dirinya segera mengenakannya kembali..."
"Terimakasih tuan karena membantuku,nama ku Lin Xia dari Sekte Salju putih..."ucap Lin Xia dengan rasa terimakasih
Sekte Salju putih merupakan sekte 12 besar di kekaisaran Lan dan juga Sekte tersebut Juga merupakan sekte tingkat 1 dari 12 sekte. besar dan yang bisa menandingi kekuatan mereka hanya Sekte Naga Api yang terletak di gunung tertinggi dari kekaisaran Lan
"Tidak masalah nona ..." ucap Liu Yan dengan tersenyum sambil menangkupkan tangannya
" Tuan tolong bawalah ini ..." ucap Lan Xia sambil mengeluarkan sekantung uang platinum
Liu Yan menerima uang nya tanpa melihat isi uang tersebut dan menghilang dari hadapan Lin Xia. Untuk meneruskan perjalananya yaitu ke sekte naga api
"Cepat sekali ..."ucap Lin Xia dan meninggalkan tempat tersebut Setelah beberapa Minggu kemudian dirinya sampai di ibukota kekaisaran Lan
Di malam hari Sebelum masuk dia harus membayar biasanya masuk sebanyak 1 emas
"Mahal sekali... " gumam Liu Yan dengan mengeluh bahkan dirinya masuk ke kota Ziha saja hanya mengeluarkan 20 koin tembaga
Kemudian membuka kantong tersebut dan mengambil koin yang tidak pernah ia lihat warna seperti putih namun seperti berlian yang berkilau
Penjaga yang melihat itu langsung terkejut karena hanya keluarga kerajaan saja yang memiliki uang platinum tersebut bahkan jika mereka bekerja sampai mati pun belum tentu mendapatkan 1 koin. Namun Liu Yan memiliki satu kantong yang berisi puluhan koin
"Tuan dari mana anda mendapatkan koin tersebut..." ucap penjaga yang bertanya kepada liu Yan
"Diberikan seseorang.." ucap Liu Yan dengan jujur dan sopan
Tanpa mempermasalahkan dari mana dapat koin tersebut Liu Yan membayar dengan koin tersebut dapat mendapatkan kembalian 999 koin emas.
Kemudian Setelah sampai di sana Liu Yan mencari penginapan dan menemukan penginapan yang sangat bagus. Liu Yan memutuskan untuk menginap di sana.setelah masuk Liu Yan langsung kemeja kasir untuk menginap satu malam
__ADS_1
"Selamat datang di penginapan kami tuan, ingin menginap berapa malam tuan?..." ucap kasir tersebut dengan hormat
"Hanya 1 malam nona ucap Liu Yan dengan sopan..."
"Setiap malam 10 koin mas tuan.." ucap kasir yang memberitahu
Liu Yan membayar tanpa mengeluh karena di ibukota semuanya serba mahal,setelah membayar Liu Yan beristirahat karena sudah lama sekali dirinya tidak beristirahat.
Matahari yang terik menyinari jendela penginapan membangunkan Liu Yan dari tidur pulas nya.Liu Yan membersihkan dirinya dan tidak mengganti pakaiannya
Setelah itu dia pergi keruangan makanan untuk sarapan.karena dia berfikir bajunya kotor dan ingin membeli yang baru.sebelum Liu Yan membeli baju Liu Yan lebih dulu membeli cincin spasial karena bagaimanapun dia membutuhkan nya
Setelah Liu Yan sampai di alun alun kota Liu Yan menemukan pedagang jalanan yang menjual cincin spasial meskipun ukurannya tidak terlalu besar seperti milik keluarga besar.setidaknya dia memiliki cincin spasial.
Setelah Liu Yan membeli Cincin spasial dan semua kebutuhannya Liu Yan ingin beranjak Pulang, tiba tiba ada yang menghadangnya satu orang setidaknya Penyempurnaan Qi tahap 1
"Hei bocah berikan cincin spasial mu dan ku biarkan dirimu hidup..." ucap seseorang yang menghadangnya
Meskipun di ibukota hukum rimba tetap berlaku yang kuat di hormati yang lemah di injak tanpa keadilan semua yang melihat itu tidak ingin ikut campur karena buka urusannya
"Jika aku tidak mau , kamu mau apa?.." Liu Yan dengan tersenyum mengejek
"Kalau begitu matilah...."
"Mana Mungkin Orang mau menyerahkan Hidupnya Semudah itu , Apakah otak mu tergeser.." Ejek Liu Yan yang semakin membuat
"Dasar Keparat akan ku robek mulutmu itu. Pukulan Harimau!!.." Pukulan yang melayang ke kepala Liu Yan dengan sangat kuat
"Hmmph.."
Orang yang terkena serangan Liu Yan memuntahkan seteguk darah segar karena Teknik Orang itu hanya berada di Tingkat Hijau Rendah dan Tidak bisa di bandingkan ketrampilan Liu yan
"Maafkan aku tuan..." ucap orang yang menghadangnya
"Memaafkan mu?..." ucap Liu Yan sambil menyeringai layaknya iblis karena semenjak dirinya meninggalkan Xiao Rong Rong dan ayah nya senyum yang tulus pudar dari wajahnya
"Slash...."
Kepala yang lepas dari tubuhnya menyemprot darah layaknya air mancur.Liu Yan mengambil uang yang dimiliki orang tersebut dan menghilang dari hadapan orang tersebut
Dan kembali ke penginapan tersebut karena semuanya kebutuhan sudah Liu Yan beli Liu Yan ingin mencari informasi tentang Sekte Naga Api.
"Seperti nya aku harus mencari informasi tentang sekte naga api..." gumam Liu Yan sambil menuju ke resepsionis penginapan tadi
"Permisi nona, bisakah aku membeli informasi?, aku ingin informasi tentang Sekte Naga Api.." tanya Liu Yan dengan sopan
"Tuan ingin ke Sekte Naga Api, Sekte Naga Api terletak di gunung terbesar , Tuan harus membeli peta agar dapat ketempat tersebut" jawab resepsionis dengan memberitahu karena Sekte Naga Api termasuk Sekte yang Jauh di dalam hutan
"Baiklah , Berapa koin emas yang ku keluarkan untuk membeli peta " tanya Liu Yan sambil mengeluarkan
"10 koin emas dan karena informasi ini umum dan tidak rahasia maka gratis" Jawa resepsionis tersebut
"Terimakasih nona..." Ucap Liu Yan dengan menangkupkan tangan nya dan segera bergegas ke Sekte Naga Api
"Hahahahahaha bodoh sekali anak ini, Perekrutan untuk murid saja masih lama" dewa tertawa renyah melihat perilaku bodoh Liu Yan
Bersambung.
Tingkat sekte
tingkat 1
tingkat 2
tingkat 3
tingkat 4
tingkat 5
tingkat 6
tingkat 7
tingkat 1 sampai 3 di kategori sekte besar 4 sampai 6 sekte kecil dan tingkat 7 belum memenuhi syarat untuk di sebut sekte biasanya hanya memiliki puluhan murid saja
sekte tingkat 1 di benua suci terdapat 12 sekte saja kekaisaran memiliki 2 sekte tingkat 1 yaitu sekte salju putih dan sekte naga api meskipun secara kekuatan naga api lebih dominasi
__ADS_1