Penguasa Alam Semesta

Penguasa Alam Semesta
Ch.429 - Membagi Harta


__ADS_3

Benda-benda mulai berjatuhan dari susunan formasi yang muncul di langit-langit pusat makam.


“Ini...” Xiang Shin terdiam melihat benda-benda tersebut, begitu juga dengan Xiang Shui dan Xiang Lan yang tidak bisa berkata-kata.


Ada begitu banyak herbal yang berjatuhan, dan semuanya merupakan herbal langka yang sulit di temukan. Selain itu ada banyak senjata kelas atas mulai dari pedang, tombak, kapal dan masih banyak jenis senjata lainnya.


Xiang Shin mengambil sebuah cincin yang jatuh di dekatnya. Itu merupakan sebuah cincin dimensi.


“Ada begitu banyak Kristal Saint kelas atas, pil dan juga herbal!” Xiang Shin terkejut setelah memeriksa isi dari cincin dimensi tersebut.


“Benar, cincin dimensi ini juga terdapat banyak sekali sumber daya!” Xiang Shui beraksi sama seperti Xiang Shin.


“Jika satu cincin dimensi saja memiliki sumber daya dengan kualitas dan kuantitas seperti ini, semua harta di Aliansi Galaksi Peri tidak ada apa-apanya! Bahkan satu cincin dimensi ini sudah bisa membeli seisi salah satu Galaksi dari Aliansi Galaksi Peri!”


Xiang Lan dan Xiang Shui sudah sering melihat harta di Istana Cahaya tapi harta di tempat ini jauh melampaui apa yang ada di sana.


“Kemungkinan ini semua adalah harta yang tersimpan di dalam istana. Setelah kita mengambil warisan di pusat makam, semua harta di dalam istana ini akan secara otomatis di kirim ke sini untuk di serahkan pada pewaris makam ini.” Xiang Shin membuat spekulasi.


“Itu mungkin saja. Ini seharusnya mekanisme yang di buat oleh pemilik makam ini. Artinya semua harta di istana ini sekarang adalah milik kita,” Xiang Shui tersenyum lebar.

__ADS_1


“Benar, ini semua adalah milik kita jadi kita harus membagi semuanya secara merata,” Xiang Lan mengangguk.


“Aku setuju. Aku mendapatkan 50% dan kalian berdua juga mendapatkan 50%.” Ucap Xiang Shin.


“Bagaimana bisa begitu. Itu sama saja dengan tidak membagi rata,” Xiang Lan langsung menolak, “masing-masing dari kita akan mendapatkan 33%, sementara 1% sisanya bisa kita atur nanti. Ini baru pembagian yang adil.”


“Benar, kita semua bekerja sama untuk mencapai pusat makam ini, jadi tidak yang boleh mendapatkan bagian lebih besar.” Xiang Shui mendukung Xiang Lan.


“Hei hei, apa kalian pikir bisa membodohi ku? Kita datang ke pusat makam berempat. Jangan melupakan kontribusi Fei’er hanya karena dia tidak berada di sini sekarang. Jika membaginya seperti yang kalian katakan maka Fei’er sama saja tidak mendapat bagian apa-apa.”


Xiang Shui dan Xiang Lan terdiam memalingkan wajah mereka. Mereka tidak bisa membantah perkataan Xiang Shin.


“Baiklah. Tapi kita akan mengumpulkan semua harta ini dulu sesuai jenis mereka.”


Dengan begitu mereka bertiga mulai mengumpulkan semua harta itu. Senjata di kumpulkan bersama semua senjata kemudian di bagi lagi sesuai jenisnya, pedang bersama pedang dan tombak bersama tombak.


Herbal dan pil juga di kumpulkan dan di bedakan sesuai jenisnya.


Dengan harta yang sebanyak itu, mereka membutuhkan waktu berjam-jam untuk selesai mengumpulkan semuanya.

__ADS_1


Setelah itu barulah mereka membagi harta-harta tersebut secara merata. Xiang Shin sudah memikirkan bagaimana ia akan menggunakan semua sumber daya itu nanti.


Tentu saja selain untuk meningkatkan kultivasinya, ia juga akan menggunakannya untuk memperkuat pasukan. Dengan semua sumber daya itu, pasukannya bisa meningkat pesat.


“Sekarang masalahnya adalah Raja Spirit Beast itu. Bagaimana kita bisa melewatinya? Tidak ada gunanya kita mendapatkan semua harta ini jika ujung-ujungnya akan di rebut olehnya.”


Meskipun kultivasi Xiang Shin sudah meningkat, ia masih belum yakin bisa mengalahkan Raja Spirit Beast karena masih belum tau tingkat kultivasinya serta seberapa kuat makhluk ranah Dewa Sejati.


“Kultivasi Raja Spirit Beast itu paling tidak berada di ranah Dewa Sejati tingkat 1. Kita memiliki kesempatan menang melawannya jika kita bekerja sama. Tapi jika dia berada di ranah Dewa Sejati tingkat 2 atau di atasnya, kita tidak memiliki kesempatan menang.” Ucap Xiang Shui.


“Terlebih masih ada banyak Spirit Beast yang menjadi bawahannya. Melawannya sudah pasti akan sulit.” Lanjut Xiang Lan.


“Pertama kita harus mengumpulkan semua pasukan kita yang berada di dalam istana terlebih dahulu. Aku memiliki beberapa rencana tapi akan membutuhkan bantuan kalian.”


“Rencana apa?”


Xiang Shin pun mulai menjelaskan rencananya.


Sementara mereka sibuk menyusun rencana, saat ini para makhluk yang memasuki makam di buat kebingungan sekaligus marah karena harta-harta di dalam istana itu tiba-tiba menghilang begitu saja.

__ADS_1


Untung saja harta yang menghilang adalah harta-harta yang belum di klaim. Sementara untuk harta yang sudah mereka ambil masih tetap aman di tangan mereka.


__ADS_2