
Xiang Shin dapat langsung menemukan lokasi Uro Jin karena saat ia menteleportasikan Uro Jin sebelumnya, ia telah menanamkan tanda di tubuhnya.
Dengan membawa Uro Jin keluar dari formasi pertahanan Uroboros maka ia bisa memancing para Uroboros itu keluar dari tempurung mereka hingga ia dapat bertarung melawan mereka.
Xiang Shin membuat gelembung energi untuk mengurung Uro Jin kemudian membawanya terbang menuju kubah formasi pelindung Uroboros.
“URO CHI! KELUAR JIKA KAU INGIN MELIHAT ANAK MU TETAP HIDUP!”
Xiang Shin berteriak keras, suaranya menggema hingga bisa di dengar di seluruh penjuru Kediaman Uroboros.
Beberapa Uroboros ranah Dewa Sejati terbang ke arahnya, namun mereka tidak sampai keluar dari formasi pelindung.
“Kau! Apa yang kau lakukan pada Tuan Muda kami! Lepaskan dia!”
“Apa kau ingin menjadikan Uroboros sebagai musuh mu?!”
Para Uroboros itu berteriak sambil menunjuk Xiang Shin.
“Kalian ingin aku melepaskannya maka ambil sini!” Xiang Shin menciptakan pedang energi, mengarahkan ke leher Uro Jin. “Atau kau ingin aku membunuhnya?”
“Kau...!”
Ketiga Uroboros itu melakukan segel tangan yang sama secara bersamaan. Kubah formasi memancarkan kilatan petir kemudian mengeluarkan sambaran petir dahsyat.
“Bodoh.” Xiang Shin memposisikan Uro Jin di depannya, menjadikannya tameng daging hidup.
Sambaran petir itu akhirnya mengenai Uro Jin.
“Aaarrrggghhh!” Uro Jin terbangun karena sambaran petir itu membuat tubuhnya kejang-kejang kemudian pingsan kembali.
Sungguh malang nasib Uro Jin.
“Hei! Apa kalian ingin membunuh Tuan Muda kalian sendiri?!” Xiang Shin berteriak seperti orang yang marah.
“Sialan kau! Lepaskan Tuan Muda kami!”
“Kalau begitu cepat ambil sini!”
__ADS_1
“Kami tidak akan begitu bodoh menghadapi mu secara langsung!”
Ketiga Uroboros itu kembali mengaktifkan serangan formasi pertahanan, mengeluarkan gelombang api yang sangat kuat. Xiang Shin sekali lagi menggunakan tubuh Uro Jin untuk menahan serangan tersebut.
“Wah.. jadi seperti ini aroma ular bakar? Sepertinya rasanya enak.” Xiang Shin menelan ludahnya.
“Kau bajingan! Lepaskan putra ku!”
Sosok Uro Chi melesat menembus lapisan formasi pertahanan. Kepalan tangannya di selimuti energi yang sangat kuat.
Xiang Shin menyiapkan kepalan tangannya kemudian mereka berdua melancarkan pukulan secara bersamaan.
*BAAMM!!
Pukulan mereka beradu, menyebabkan gelombang kejut keras hingga keduanya terlempar puluhan meter.
“Dia bisa menahan satu pukulan ku padahal kultivasinya 2 tingkat di bawah ku!”
Uro Chi bereaksi melihat Xiang Shin terlempar menjauh dari putranya. Ia melesat berniat melepaskan Uro Jin dari kurungan gelembung tapi sayangnya Uro Jin tiba-tiba menghilang, muncul di samping Xiang Shin kemudian tidak lagi terlihat oleh mata. Xiang Shin memasukkannya ke dalam cincin dimensi kecil.
“Kembalikan putra ku! Ke mana kau membawanya pergi?!” Uro Chi berteriak marah.
“Kau..! Sebenarnya putra ku berada di dalam kamarnya! Bagaimana kau bisa membawanya ke luar?!”
“Aku malas menjawabnya jadi cari tau saja sendiri.” Xiang Shin mengangkat bahunya seolah tidak peduli.
“Bajingan! Akan aku bunuh kau!” Uro Chi melesat dengan kecepatan tinggi, kepalan tangannya di penuhi sisik dengan energi yang terpusat.
Ia benar-benar melancarkan satu pukulan terkuatnya.
“Jangan pikir armor mu yang rapuh bisa menahan pukulan ku!”
Xiang Shin bereaksi, terlihat ingin menghindar namun terlambat. Pukulan Uro Jin sudah di lancarkan sebelum ia bergerak.
“Mati kau!”
Sayangnya Xiang Shin sengaja membuat dirinya seolah tidak bisa menghindari serangan tersebut. Lingkaran portal tercipta di depan wajahnya hingga pukulan Uro Chi masuk ke dalam lalu keluar dari lingkaran portal yang muncul secara bersamaan di depan wajah sang pemimpi Uroboros itu.
__ADS_1
*BAAMM!!
Uro Chi berakhir terkena pukulannya sendiri secara telak. Ia terhempas dengan keras sampai menghantam dinding formasi pertahanan.
“Patriak!”
Pasukan Uroboros yang lainnya baru datang, mereka segera keluar dari formasi pelindung, menangkap tubuh Uro Chi agar tidak terjatuh.
“Patriak, kau tidak apa-apa?” tanya salah satu Tetua Uroboros.
Wajah Uro Chi terlihat bengkak, 2 giginya patah dengan hidung mengeluarkan darah. Dalam beberapa detik, luka Uro Chi langsung sembuh seperti sedia kala.
“Serang bajingan itu!” Uro Chi berteriak menunjuk Xiang Shin.
Puluhan Uroboros ranah Dewa Sejati dari tingkat 6 sampai tingkat 3 melesat menyerang Xiang Shin.
Beberapa di antara mereka menarik nafas dalam kemudian menghembuskan api dari mulut mereka. Semburan api itu terpancar bagaikan tombak yang di lempar.
Xiang Shin melesat ke depan, dengan lincah menghindari semua semburan api.
Saat dalam jarak tertentu, ia mengibaskan tangannya.
Ruang mengeras di area tertentu, belasan Uroboros tertahan karena menabrak ruang yang mengeras seperti dinding tidak terlihat.
Semakin dekat dengan musuh, Xiang Shin melakukan segel tangan. Rantai energi muncul secara tiba-tiba di depan leher para Uroboros.
Karena mereka terbang sangat cepat, leher mereka menabrak rantai tersebut hingga mereka berputar di udara.
Xiang Shin mengibaskan kedua tangannya, membuat ruang bergeser hingga mereka semua terlempar ke arah yang berbeda-beda kecuali satu Uroboros ranah Dewa Sejati tingkat 3.
“Pertama di mulai dari mu!”
Tangan Xiang Shin membentuk bilah pedang, di lapisi energi pedang yang kuat, ia menusuk perut Uroboros itu sampai pedangnya menembus punggung.
Xiang Shin pun merobek perut Uroboros itu dengan menggerakkan pedangnya ke samping hingga organ dalamnya terlempar keluar.
Dengan satu tendangan, Uroboros tersebut jatuh menghantam tanah.
__ADS_1
Menghadapi puluhan ranah Dewa Sejati, Xiang Shin sama sekali tidak tersentuh.