
Ketika Liu Yan memberitahukan kabar baik kepada Kaisar lan dan kedua anaknya , mereka pun sangat senang dan anak bungsu dari kaisar Lang pun melompat lompat di atas karus itu semua yang mendengarkan kabar baik itu menjadi sangat bahagia dan cerah.
Bahkan Istana yang tadinya sepi menjadi sangat ramai karena sembuhnya Permaisuri Lan "Terimakasih Tuan Muda, aku sangat berutang Budi akan hal ini..." Kaisar lan yang menjatuhkan diri dan bersujud di depan Liu Yan tapi langsung di taha olehnya dan berkata dengan tulus "Tidak perlu seperti itu kaisar, sudah sewajarnya sebagai teman kita harus saling membantu..."
"Kakak Yan, Aku sayang kakak.." Lompat anak bungsu itu ke arah Liu Yan dan memeluk nya dan anak itu bernama Lan Xue Que. anak yang sangat cerah dan tidak pernah sedih bahkan ketika ibundanya sakit dirinya pun berusaha agar tidak kelihatan sedih."hehe, anak kecil jangan terlalu memujiku seperti itu aku sangat malu..." Liu Yan yang senang akan hal itu
Kakak kedua yang merasa sangat malu karena sudah mengejek seseorang yang menyelamatkan ibu nya pun meminta maaf kepada Liu Yan "Maafkan aku kak, aku tidak bermaksud menghinamu tapi aku hanya khawatir dengan ibunda..." Lan Xue Ling yang merengek dan merasa sengat malu atas apa yang ia lakukan.
"Tidak apa nona Lan, Aku tidak memasukkan nya ke dalam hati..."Liu Yan tersenyum dan memaafkan perbuatan nya.
"Kalau Begitu Kak, Tolong Temani Aku Jalan Jalan. karena semenjak Kakakku menjadi murid Sekte Naga Api aku selalu sendirian..." Lan Xue Ling memasang wajah sedih."Tetapi aku tidak akan memaksa kakak kalau tidak mau..."
Liu Yan tidak tega melihat itu pun langsung menyetujuinya"Baiklah Nona, aku akan menemanimu . Kaisar Boleh kan?..."
"Silahkan Tuan muda, sebenarnya aku juga ingin mengajaknya bermain tapi aku selalu di beratkan oleh pekerjaan akhir akhir ini jadi tidak bisa menemaninya..."
"Bawa Aku Juga kak..." Ucap Lan Xue Que dan melompat kearah Liu Yan dan Liu Yan pun menangkapnya "Hehe, kakak sangat harum..."
"Kaisar lan , Patriak long dan Nyonya Bai kalian pergilah dulu untuk berdiskusi aku akan menemani mereka berdua terlebih dahulu..."
"Baik Tuan muda..."Ketiga tiganya yang meninggalkan ruangan.
"Baiklah anak anak, aku akan memperlihatkan sulap kepada kalian. Tutup mata kalian dan pegang tangan kakak..."Liu Yan menghibur mereka dengan wajah yang tersenyum ceria.
Keduanya pun memegang tangan Liu Yan dan dirinya pun menghitung siap yah! satu... dua... tiga... Boom tiba tiba berpindah di alun alun ibukota Lan " Wow, kakak sangat hebat!..." keduanya yang memuji dengan mata yang berbintang bintang.
"Bukankah itu Putri kedua dan ke tiga..." ucap salah satu pemilik tokoh itu.
Suasana menjadi sangat ramai ketika mendengar keberadaan Putri kedua karena sudah lama sekali dirinya tidak bermain kemari "Putri Kedua kembali!..." sorakan masyarakat di penuhi dengan rasa gembira.
Lan Xue Ling tersenyum ke arah Meraka semua dan menganyukan tangannya dengan anggun. "Kenapa kamu sangat terkenal.." Liu Yan terheran heran "Hehe, bagaimana kak Yan aku sangat terkenal bukan..."
"Eh bukankah itu pemuda yang menyelamatkan Putri dari keluarga Zong..."
"Benar benar,apa yang sedang pemuda itu lakukan dengan putri kedua..."
'Hehe teman teman kalian tidak tahu, mungkin itu kekasih putri kedua' bisik salah satu seseorang yang di depan
__ADS_1
"Semuanya Jangan menganggu waktu Putri Kedua, mari kita pergi dan biarkan putri menikmati waktunya dengan Kekasihnya..." Ucap Lantang seseorang dan tertawa dengan sangat pelan
Lan Xue Ling yang mendengarkan apa yang dikatakannya orang itu. dan wajah nya menjadi sangat merah malu dan ingin melompat lompat karena kegirangan.
"Sudah sudah semuanya, kalian membuat malu adikku saja biarkan mereka berdua menikmati waktunya..." suara yang berasal dari belakang dan menghampiri mereka berdua tidak lain dan tidak bukan Lan Xue Hua murid pertama dari Liu Yan.
Semuanya memberi jalan untuk Lan Xue Hua dan seketika suasana menjadi hening. tapi segera di cairkan oleh Liu Yan.
"Lan'er, apa yang kamu lakukan disini bukankah sekarang ada kompetisi murid inti di dalam Sekte Naga Api..." Tanya Liu Yan dan menuturnya.
"Maaf Guru, Aku sebenarnya keluar karena mendengar guru berjalan berdua bersama adikku tanpa memberitahu ku..." Jawab Lan Xue Hua dengan muka penuh kekecewaan.
"Aku tidak berdua dengan nya aku juga membawa adik Xue Que..." Liu Yan menyakinkan kepada Xue Hua "Benarkah?, kenapa aku tidak melihatnya..."
"Sebenarnya Dia ingin bermain sesuatu, jadi aku membiarkannya lihat itu dia di samping mu..." Liu Yan menengok ke samping Lan Xue Hua"hehe , kakak hebat sekali bisa menemukan aku..." Xue Que yang keluar dari persembunyiannya
"Apa yang kamu lakukan disitu Que'er , kemarilah sudah lama sekali kakak tidak berjumpa dengan kalian..."
Lan Xue Que dan Lan Xue Ling menghampiri kakaknya untuk melepaskan rindu yang sudah lama sekali mereka pendam."Lan'er kamu disini tidak sendirian kan?..." tanya Liu Yan dan menengok ke kiri dan ke kanan dan ia merasakan aura yang cukup familiar
"Maafkan Aku guru, Sebenarnya aku kesini bersama adik senior Hu Tao dan Qin Wuqing..." Jawab Lan Xue Hua dengan jujur "Kalian berdua keluarlah, aku tidak akan memarahi kalian..." Liu Yan yang menoleh ke arah pohon di belakangnya.
"Apa yang kalian lakukan disini..." Liu Yan yang menatap keduanya "Maafkan aku guru, Tetapi aku disini karena..." ucap mereka dengan keringat bercucuran karena Lan Xue Hua menatap mereka berdua dengan penuh amarah mereka merasa jika berani berbicara mereka pasti akan mati.
"Karena apa?..." Liu Yan kembali bertanya pada mereka berdua " tidak tidak guru, sebenarnya kami disini karen sedang mencari angin segara saja.." keduanya memiliki wajah yang penuh dengan keringat dan berbohong kepada Liu Yan.
" kalau begitu, kami izin pamit guru..." keduanya yang terburu buru pergi karena di sana terdapat hawa yang sangat mengancam dari tubuh Lan Xue Hua
" Fiuh...kakak senior benar benar menakutkan..."Keduanya yang menghela nafas panjang dengan wajah penuh keringat ketakutan.
Liu Yan dan yang lainnya pun tidak mempermasalahkan dengan adanya Lan Xue Hua. Liu Yan dan yang lainnya mengira dengan adanya Dirinya suasana akan menjadi lebih ramai dan tidak canggung.
Meraka berdua berjalan jalan di alun alun kota itu dan terkadang mampir ke tempat untuk bermain juga tawa dan canda memenuhi suasana di sana. Liu Yan pun sangat bahagia dengan adanya mereka dan menganggap mereka sebagai adiknya sendiri meskipun tidak memiliki hubungan darah.
Hari Pun menjelang sore, Alun alun di ibukota Lan tidak menjadi sepi justru bertambah ramai karena adanya Pesta yang di gelar oleh bangsawan yang ada di sana.
Liu Yan dan yang lainnya tetap melanjutkan hal yang seru itu tanpa memikirkan waktu dan dari kejauhan terlihat seseorang yang menaiki kuda dan membawa gerbong di belakangnya.
Itu tidak lain merupakan Gerbang kuda dari Sekte Besar yang berada di kekaisaran Qin.
__ADS_1
"Kak Yan, Ada apa itu ? kenapa ramai sekali..."Lan Xue Ling yang menoleh ke arah Kereta kuda itu dan menunjuk nya.
"Guru, sepertinya itu merupakan gerbong kuda dari Sekte Besar tapi apa yang mereka lakukan di tempat seperti ini..." Lan Xue Hua mencoba untuk mengingat sesuatu.
"Guru aku mengingatnya! Sepertinya Zong Wu Di kembali untuk menemukan Zong QianQian ..." Lan Xue Hua memberitahu tapi pembicaraan di potong oleh Liu Yan "Siapa itu Zong Wu Di?..."
"Sebenarnya Zong Wu Di bukanlah Kakak kandung dari QianQian tetapi Zong Wu di Kehilangan Orang tuanya ketika dia masih kecil, Zong Wu Di pun di adopsi oleh ayahnya Zong QianQian mendiang pesat wasiat yang di sampaikan oleh sahabat nya sendiri untuk menjaga anaknya..." Lan Xue Hua menjelaskan panjang lebar tentang identitas Zong Wu Di.
"Bukan Hanya itu saja Guru, tetapi menurut rumor yang beredar Zong Wu Di jatuh cinta kepada QianQian dan ingin melamarnya untuk menjadikan istrinya. Dan itulah yang membuat dia berpetualang dan berhasil menjadi Ketua Sekte Tingkat 1 termuda di seluruh Dinasti Qin..." Kata Lan Xue Hua dan melanjutkan pembicaraannya.
"Tetapi setelah mendengar kabar bahwa Zong QianQian akan menikah dengan Anak dari Sekte Naga Api dirinya pun sangat marah dan memutuskan untuk pulang..."Lan Xue Hua yang mengakhiri pembicaraannya.
"Bukankah Qin'er menikah Beberapa bulan yang lalu?, mengapa ia datang sekarang apa dia menyepelekan nya..." Tanya Liu Yan dengan nada sedikit kesal.
"Bukan begitu guru, tetapi informasi itu baru tersampaikan sekita 1 bulan yang lalu karena informasi ini tidak terlalu menggemparkan itu pun Zong Wu Di mengetahuinya karena secara tidak sengaja..." jawab Lan Xue Hua dan di sahut oleh Liu Yan " Hmm aku mengerti sekarang. Mari kita lihat dulu pesta biar ku putuskan nanti ingin berbuat apa..."
Liu Yan dan lainnya pun melanjutkan perjalanannya dan mengikuti Kereta itu dari belakang. Tak lama dari itu kereta itu berhenti di sebuah tempat yaitu kediaman Keluarga Zong. Hampir Seluruh Keluarga Zong menyambut dirinya dan Turun serong pemuda dari kereta itu yang mengenakan baju berwarna putih dan hitam dan memiliki rambut putih pekat serta Memiliki Wajah yang tak kalah tampan dengan Liu Yan.
Ia pun Turun dan langsung masuk ke dalam kediaman Keluarga Zong. Dan di ikuti bawahnya yang membawakan oleh oleh yang sangat banyak karena Liu Yan penasaran dirinya pun menyamar untuk menghilangkan rasa penasaran "Kalian kembalilah terlebih dahulu aku ingin memastikan sesuatu, Lan'er bawa adik adikmu untuk kembali ke Istana..."
"Baiklah Guru..." Lan Xue Hua yang menuruti perintah gurunya dan segera pergi untuk mengantarkan Adik adiknya
"Hati hati kak Yan, jangan sampai kamu kenapa kenapa...." Ucap Lan Xue Ling dan Lan Xue Que dengan wajah penuh ke khawatiran namun Liu Yan pun segera menenangkan mereka berdua "Hehe adik kecil, Kakak ini sangat kuat loh jadi tidak mungkin kenapa kenapa ..."
Keduanya pun menghilang kekhwatirannya karena Mereke sangat mempercayai apa yang di katakan Liu Yan. "Baiklah Guru aku pergi dulu kamu hati hatilah ..." Ucap Lan Xue Hua kemudian meninggalkannya.
Liu Yan pun menyamar menjadi salah satu bawahannya dan mengikutinya dari belakang. Setelah mereka masuk ke dalam kediaman itu. dan mendadak Rombongan Zong Wu Di serta dirinya pun di sambut oleh Patriak keluarga yang tidak lain merupakan ayah Zong QianQian.
"Nak Zong, Selamat datang kembali ke rumah apa kamu ingin meminum teh atau yang lainnya...." Bujuk Zong Tutu yang merupakan ayah QianQian
"Paman! , aku kesini bukan ingin berbasa basi kepada mu cepat katakan di mana Adikku kenapa dia menikah tapi paman tidak mengabarinya..." Ucap Zong Wu Di dengan nada yang sedikit datar.
"S- Sebenarnya Paman ingin mengabari dirimu tapi paman tidak tahu kamu berada di mana..." Jawab gugup Patriak Zong dan berkeringat.
Tiba Tiba ada seseorang yang membawakan informasi kepada Zong Wu Di yang tidak lain Intel pribadi yang ia punya "Lapor Tuan, aku menemukan adik tuan berada di Sekte Naga Api..."
Zong Wu Di tanpa basa basi langsung meninggalkan tempat itu dengan Zong Tutu sendirian dan langsung menaiki kembali kereta kuda Yang ia bawa juga memerintah bawahannya untuk mengambil kembali oleh oleh yang ia berikan dan langsung menuju Sekte Naga Api. dan di ikuti oleh Liu Yan dengan kondisi yang masih menyamar.
"Sepertinya Akan ada pertunjukan..." Gumam orang misterius itu dari belakang tembok Keluarga Zong
__ADS_1