Penguasa Alam Semesta

Penguasa Alam Semesta
Ch.572 - Anak Yang Berbakti


__ADS_3

Xiang Shin menghabiskan banyak Kristal Dewa untuk Artefak Kalung Permata Phoenix. Ia sama sekali tidak memikirkannya karena harta yang ia dapatkan dari Istana Xiang Shin masih banyak.


Entah siapa kultivator bernama Xiang Shin itu hingga memiliki harta yang begitu melimpah, Xiang Shin harus berterima kasih padanya.


Saat barang ke-400 terjual, lelang pun masuk ke waktu istirahat sejenak. Xiang Shin melihat kalung dengan permata ukiran simbol Phoenix Es. Itu terlihat sangat indah.


Mengingat bagaimana sekarang Qin Qiaoyu sudah menjadi kekasih gelapnya, jika Qin Zhiyun mengetahuinya maka sudah pasti gadis itu tidak ingin kalah dengan adiknya. Jadi kalung ini nanti mungkin tidak akan di hitung sebagai hadiah permintaan maaf tapi hadiah lamaran.


Xiang Shin hanya menghela nafas dalam hati, membayangkan apa yang akan terjadi pada dirinya jika Xiang Lan atau Evrilia mengetahui hal ini.


Xiang Shin berhenti memikirkan hak tersebut lalu mengubah energi Cosmic Yin menjadi energi es lalu mengalirkan ke dalam Kalung Permata Phoenix.


Energi di dalam kalung itu masih kosong jadi Xiang Shin ingin ingin mengisinya sampai penuh sebelum memberikan pada Qin Zhiyun nanti.


Lelang kembali di lanjutkan setelah 1 jam istirahat. Satu demi satu barang terjual hingga sekarang sudah mencapai barang ke-600.


“Barang ke-600 kali ini adalah sebuah herbal langka yaitu Buah Esens Yin dan Buah Esens Yang. Buah ini merupakan herbal Dewa tingkat 7. Pohonnya hanya bisa berbuah sekali saja dan akan menghasilkan dua buah yaitu Esens Yin dan Esens Yang. Manfaat buah ini adalah dapat meningkatkan efektivitas dari 2 pasangan saat melakukan kultivasi ganda!..


Harga awal 20 ribu Kristal Dewa kelas menengah. Kenaikan harga minimal seribu Kristal Dewa kelas menengah! Penawaran di mulai.”

__ADS_1


“22 ribu Kristal Dewa kelas menengah!”


“25 ribu Kristal Dewa kelas menengah!”


“26 ribu Kristal Dewa kelas menengah!”


Para tamu biasa langsung menawar harga. Buah itu akan sangat bermanfaat bagi mereka yang memiliki pasangan terlebih yang melatih teknik kultivasi ganda.


Di ruangan Xiang Shin saat ini, saat mendengar penjelasan tentang Buah Esens Yin dan Buah Esens Yang, Xiang Zhu langsung tersenyum tipis menatap ayahnya.


Meskipun menyadari tatapan putranya, Xiang Shin memilih untuk mengabaikan. Ia sudah bisa menebak apa yang di pikirkan bocah itu.


50 ribu Kristal Dewa kelas menengah!” Xiang Zhu menaikkan harga dengan cukup fantastis.


Harga dari herbal, pil dan semacamnya memang lebih murah di bandingkan senjata dan artefak karena herbal dan pil merupakan sumber daya sekali pakai sementara senjata bisa menemani kultivator sampai itu rusak. Jadi wajar saja harga herbal lebih murah.


“Kau menawar sebanyak itu apa kau memang memiliki Kristal Dewa?” Xiang Shin meragukan Xiang Zhu meskipun ia menghargai niat baiknya.


“Tentu saja. Mungkin ibu sudah mengetahui jika aku akan pergi ke Dimensi Beast jadi dia memberikan ku cukup banyak Kristal Dewa sebagai bekal.”

__ADS_1


Xiang Shin pun diam tidak menanggapi, jujur ia merasa aneh dengan hal ini. Xiang Zhu menggunakan uang pemberian ibunya untuk mendukung perselingkuhan ayahnya dengan wanita lain.


Yah, anak ini memang aneh. Tapi biarkan saja keanehannya ini asalkan tidak merugikan. Semoga saja Han Shizu tidak mengetahui hal ini agar tidak ada hukuman bertahun-tahun lagi seperti sebelumnya.


Setelah Xiang Zhu menaikkan harga menjadi 50 ribu Kristal Dewa kelas menengah, tidak ada lagi yang menawar harga lebih tinggi.


Akhirnya Buah Esens Yang dan Buah Esens Yin berhasil di dapatkan oleh Xiang Zhu dan langsung di antarkan ke ruangannya.


“Zhang Ziyi jika kau menginginkan sesuatu maka katakan saja nanti, aku akan mendapatkannya untuk mu.” Xiao Zhou sudah mendapatkan satu barang jadi Xiang Shin ingin memberikan juga pada Zhang Ziyi jika dia memang menginginkan sesuatu.


“Tuan Shin sudah terlalu baik pada kami, memberi kami sumber daya tidak ternilai seperti Kristal Cosmic itu sudah lebih dari cukup. Saya tidak mungkin menjadi tidak tau diri dengan meminta lebih banyak lagi.” Zhang Ziyi menangkupkan tangannya, menghargai niat baik Xiang Shin.


“Oh baiklah.” Xiang Shin mengangguk pelan.


Barang yang di beli Xiao Zhou akhirnya datang kemudian langsung di bayar olehnya.


“Ini ayah dan nikmati hari-hari mu nanti.” Xiang Zhu menyerahkan kedua buah itu dengan senyum sederhana.


“Kau memang pengertian putra ku. Mungkin aku akan mempertimbangkan perkataan mu dulu untuk pergi ke Dimensi Peri dan mencari janda anak satu.” Xiang Shin mengambil lalu menyimpan buah tersebut dengan senang hati.

__ADS_1


Lelang fase ketiga berakhir dan memasuki waktu istirahat.


__ADS_2