
Ternyata Xiang Fei adalah wanita misterius.
Lalu kenapa? Kenapa dia melakukan semua itu? Kenapa dia membantu Yang Yin lalu seolah merencanakan kebangkitan Cosmic Demon God? Kenapa dia baru muncul setelah semua orang terbunuh? Kenapa baru sekarang? Kenapa dia tidak muncul lebih awal agar memberikan lebih banyak kemungkinan keluarga Xiang Shin selamat?
Apa yang sebenarnya dia rencanakan? Apa yang sebenarnya dia inginkan?
Xiang Fei sebenarnya hanya memiliki satu keinginan yaitu membuat ayahnya terus hidup. Dan satu-satunya cara yang harus dia lakukan agar ayahnya tetap hidup adalah apa yang telah ia lakukan sampai sekarang.
“Maaf ayah, Fei’er baru bisa menemui mu secara langsung sekarang.”
Tanpa pikir panjang, tanpa peduli apa pun itu, Xiang Shin langsung memeluk putrinya. Meskipun dia adalah putri angkat, ia menganggapnya sebagai putri kandungnya.
Entah ke mana dia pergi selama ini dan baru muncul sekarang. Xiang Shin tidak peduli, yang ia pedulikan sekarang adalah dirinya masih memiliki seorang keluarga, satu-satunya keluarga yang ia miliki hanya Xiang Fei.
__ADS_1
“Fei’er, ayah senang kau masih hidup.. syukurlah, setidaknya masih ada yang bisa menemani ayah.” Xiang Shin memeluk putrinya semakin erat.
Xiang Fei membalas pelukan ayahnya, air matanya mengalir keluar.
“Maaf ayah, tapi mungkin Fei’er tidak bisa menemani ayah lebih lama.” Tubuh Xiang Fei mulai mengeluarkan cahaya hingga tubuhnya seolah menjadi cahaya itu sendiri.
“Apa maksud mu, Fei’er? Jangan berkata seperti itu, kau sudah berjanji dulu untuk terus menemani ayah kan!”
Xiang Fei menggeleng pelan. “Maaf karena Fei’er tidak bisa menepati janji, ayah.”
“Hehe.. mungkin ini alasan kenapa aku ada, aku senang ayah masih menyayangi ku meskipun sudah lama sekali kita tidak bertemu. Aku harap ayah bisa terus hidup dan menciptakan akhir yang baik.”
Tubuh Xiang Fei pun berubah menjadi butiran cahaya secara perlahan dari pelukan Xiang Shin.
__ADS_1
“Tidak.. tidak.. tidak.. jangan pergi...”
Xiang Shin berusaha mengambil setiap butiran cahaya, wajahnya terlihat depresi hingga akhirnya semua butiran cahaya itu menghilang.
Xiang Shin mengingat dirinya pernah bermimpi hal yang sama persis seperti yang terjadi sekarang. Jadi ini adalah arti dari mimpi tersebut. Itu bukan hanya sekedar mimpi tapi sesuatu yang akan terjadi di masa depan.
Xiang Shin bisa merasakan sebuah kekuatan mengalir di tubuhnya. Ia menyadari Xiang Fei telah mewariskan kekuatan yang dimilikinya pada dirinya.
Xiang Shin mendapatkan ingatannya kembali, ingatan tentang siapa dirinya sebenarnya. Tidak hanya itu, ia juga mengetahui apa saja yang putrinya itu lakukan selama ini, apa yang dia rencanakan serta apa keinginan terbesarnya.
“Fei’er, jadi kau melakukan semua itu demi ayah.” Xiang Shin benar-benar merasa tersentuh dengan apa yang Xiang Fei lakukan. “Penderitaan yang aku lalui bahkan tidak seberapa jika di bandingkan dengan mu. Ayah merasa malu karena berpikir penderita ku sangat besar tapi justru kau mengalami hal yang lebih parah dibandingkan ayah.”
Xiang Shin memejamkan matanya, ia seolah bisa merasakan siksaan mental yang Xiang Fei rasakan.
__ADS_1
“Fei’er, kau menginginkan agar ayah tetap hidup kan? Maka ayah tidak akan menyia-nyiakan pengorbanan mu. Tenang saja, ayah tidak akan mengecewakan mu.” Xiang Shin menoleh ke arah tertentu. “Berikutnya biarkan ayah yang mengurus dua bedebah yang telah menyebabkan semua ini.”