Penguasa Alam Semesta

Penguasa Alam Semesta
Ch.341 - Penaklukan Pertama


__ADS_3

Singa Salju yang menjadi sangat marah berubah ke dalam bentuk manusia singa dengan tinggi 5 meter.


Meskipun tubuhnya menjadi jauh lebih kecil namun auranya menjadi sangat kuat, lebih kuat dari saat dalam bentuk singa raksasa.


Singa Salju melakukan satu tolakan kaki, membuat tubuhnya meluncur ke atas dengan kecepatan tinggi.


Xiang Shin tersenyum tipis, melapisi lengannya dengan energi bintang yang membentuk armor semi transparan.


Keduanya sama-sama sudah menyiapkan kepalan tangan mereka kemudian secara bersamaan melancarkan pukulan tunggal.


*BAAAMMM!!


Kedua pukulan mereka berbenturan, menyebabkan gelombang kejut keras, energi dingin dan energi panas menyebar ke segala arah.


Singa Salju terus berusaha mendorong Xiang Shin namun tubuh Xiang Shin seolah seperti tiang beton yang tidak tergoyahkan. Sekuat apapun ia berusaha, tetap sia-sia.


Singa Salju menarik nafas sampai dada mengembung kemudian menyemburkan energi dingin dari mulutnya tepat di depan wajah Xiang Shin.


Semburan nafasnya membuat tubuh Singa Salju terdorong mundur. Ia memang sengaja melakukannya untuk menjaga jarak dari Xiang Shin.


Uap energi dingin menghilang dan terlihat Xiang Shin melayang di tempat semua dengan senyum tipis seperti biasa. Dia sama sekali tidak terluka, bahkan tidak terlihat ada energi dingin yang mengenai kulitnya.


Energi panas di tubuh Xiang Shin seolah meniadakan setiap energi dingin darinya.


“Apa? Bagaimana mungkin kau tidak terluka sedikitpun!” Singa Salju melebarkan matanya.


“Karena serangan mu sangat lemah. Bagaimana mungkin serangan seperti itu bisa mengenai ku.”


“Tidak mungkin.. tidak mungkin.. aku adalah yang terkuat! Aku adalah paling kuat!” Singa Salju justru semakin marah, aura yang ia keluarkan semakin kuat.

__ADS_1


“AKAN KU..”


*BAAMM!


Sebelum Singa Salju menuntaskan kalimatnya, sebuah pukulan menghantam wajahnya dengan kuat. Itu sangat cepat hingga ia bahkan tidak sadar dari mana arah datangnya serangan.


Sebelum tubuhnya terpental jauh, Xiang Shin memegang ekornya kemudian menariknya.


*BAAMM!


Sekali lagi pukulan menghantam wajah Singa Salju. Xiang Shin terus melakukan hal yang sama berulang kali hingga wajah Singa Salju menjadi bengkak. Jika melihat wajahnya saat ini, tidak akan ada yang menyadari kalau dia adalah singa.


“Bagaimana.. mungkin..” Singa Salju berkata dengan suara lemah.


Rasa sakit di wajahnya membuat seluruh tubuhnya terasa lemas hingga tidak bisa di gerakkan.


“Baiklah Singa Salju, sudah berakhir di sini,” Xiang Shin berdiri di samping Singa Salju kemudian melakukan segel tangan.


“Kenapa kau menyembuhkan ku?”


“Karena aku memang tidak memiliki niat untuk melukai mu?”


“Lalu apa tujuan mu?” Singa Salju mengerutkan keningnya.


“Aku ingin kau menjadi bawahan ku.”


Singa Salju terdiam sejenak sebelum mengatakan.


“Jika kau hanya menginginkan hak itu lalu kenapa kau malah menghajar ku sampai wajah ku bengkak!” Singa Salju mulai emosi.

__ADS_1


“Karena kau menyerang duluan, bahkan berniat membunuh ku. Jadi aku berpikir untuk sedikit memberi mu pelajaran.”


“Apanya yang aku? Kaulah yang lebih dulu menjatuhkan serangan ku telat di atas tempat ku tidur!”


“Oh, itu hanya bel untuk membangunkan mu. Aku pikir jika dengan cara biasa tidak akan mempan jadi aku menggunakan ledakan.”


“Ledakan sekeras itu kau sebut bel? Jika bukan karena tubuh ku yang kuat, pasti aku sudah terluka!” Singa Salju berteriak marah.


“Oh, kau berani berteriak di depan ku, sepertinya kau perlu di beri beberapa pelajaran lagi ya,” Xiang Shin tersenyum menyeramkan.


“T-tidak jangan lakukan itu, aku tidak akan berani melakukannya lagi,” tubuh Singa Salju sampai gemetar.


“Sudah terlambat,” Xiang Shin memusatkan energi panas pada lengan kanannya kemudian memukul wajah Singa Salju lagi.


Tidak berhenti sampai di sana, Xiang Shin terus menerus memukul wajah Singa Salju hingga wajahnya kembali seperti sebelum di sembuhkan oleh Xiang Shin.


“Ugh..”


Singa Salju bahkan sampai kesulitan berbicara karena pipinya yang bengkak sampai mulutnya hampir tidak terlihat.


Xiang Shin pun menyembuhkan wajah Singa Salju kembali hingga ia kini bisa berbicara.


“Apa sebenarnya tujuan mu?”


“Aku sudah bilang ingin menjadikan mu sebagai bawahan ku, serta menjadikan semua Spirit Beast di Planet Hay ini sebagai pasukan ku.”


“Tempat ini adalah milik para iblis, jika kau melakukannya maka para iblis itu tidak akan tinggal diam.”


“Aku tidak butuh kau mengingatkan ku. Aku ingin mendengar jawaban mu apa kau ingin menjadi bawahan ku atau tidak.”

__ADS_1


“Apa aku memiliki pilihan lain. Aku tidak tau tujuan mu tapi karena kau sudah mengalahkan ku, tidak masalah jika aku menjadi bawahan mu,” Singa Salju sama sekali tidak merasa keberatan dengan tawaran Xiang Shin.


__ADS_2