Penguasa Alam Semesta

Penguasa Alam Semesta
Ch.136 - Siksaan Kejam


__ADS_3

Dengan jumlah pasukan Aliansi Kebangkitan Chenwu, formasi pertahanan Sekte Racun Selatan berhasil di hancurkan.


Pertempuran besar pun terjadi, anggota Sekte Racun Selatan sangat kerepotan melawan begitu banyaknya pasukan lawan. Dari segi kuantitas dan kualitas pasukan, mereka sudah kalah sangat jauh, terlebih mereka di kepung dari 4 arah yang berbeda, membuat mereka tidak berkutik sedikit pun.


Sekte Racun Selatan berakhir di hancurkan oleh pasukan Aliansi Kebangkitan Chenwu, sama sekali tidak ada satupun murid atau anggota mereka yang di biarkan hidup.


Meskipun Sekte Racun Selatan memiliki racun yang sangat mematikan, namun itu semua bisa di atasi dengan pil penawar racun yang sudah pasukan aliansi makan sebelum memulai pertempuran.


Jadi pasukan aliansi tidak ada yang mati karea racun. Namun bukan berarti pasukan aliansi tidak ada yang mati. Mereka memang tidak mati karena racun namun lupa parah yang mereka dapatkan dalam pertempuran. Tapi pasukan aliansi yang tewas tidak sampai 100 orang.


Ini merupakan kemenangan besar dalam peperangan ini.


Sementara itu, di area utara Sekte Racun Selatan saat ini sedang terjadi penyiksaan kejam.


“Huo Cai’er, bukankah sudah cukup sekarang, kenapa kau tidak membunuhnya saja?” Xu Lingling menatap iba pada seorang pria yang di siksa oleh Huo Cai’er dengan sangat kejam.


Pria itu tidak lain adalah Huo En, putra Huo Peng, sepupu Huo Cai’er sendiri. Dengan tingkat kultivsinya, Huo Cai’er bisa dengan mudah mengalahkan Huo En.

__ADS_1


Huo Cai’er tidak mengikuti pertempuran, setelah dia mengalahkan Huo En, ia menyibukkan diri menyiksa pria itu. Ia yakin tanpa bantuannya, Sekte Racun Selatan akan hancur, jadi ia tidak khawatir akan kekalahan pasukan aliansi meskipun ia tidak ikut bertempur.


Orang-orang yang melihat bagaimana Huo Cai’er menyiksa Huo En, merasa ngilu sekujur tubuh mereka karena cara penyiksaan yang begitu kejam.


Huo Cai’er menguliti Huo En hidup-hidup, ia memberi pria itu racun yang membuatnya tidak bisa pingsan hingga menambah rasa tersiksa dalam diri Huo En.


Tidak hanya menguliti, Huo Cai’er juga menghancurkan masa depan Huo En menggunakan racun korosif sampai masa depannya meleleh tidak berbentuk.


Dan masih banyak lagi hal mengerikan yang Huo Cai’er lakukan.


Terlihat jelas saat ini tubuh Huo Es yang tidak memiliki kulit sedikit pun, daging dan ototnya terlihat jelas, kedua tangan dan kakinya sudah terpotong-potong menjadi bagian-bagian kecil yang tidak terhitung jumlahnya.


“Bunuh.. aku...”


Meskipun kondisinya sudah seperti mayat, Huo En masih hidup. Terlihat jelas bola matanya bergerak-gerak.


“Kau belum menjawab di mana keberadaan ayah mu,” Huo Cai’er kembali mengiris daging Huo En.

__ADS_1


“Aaarrrkkk! Sudah ku bilang.. aku tidak.. mengetahuinya...” Huo En benar-benar merasa ingin mati saja namun ia tidak memiliki cara untuk mewujudkan keinginannya itu.


“Sudah aku bilang lebih baik jujur saja!” Huo Cai’er menaburkan bubuk racun yang membuat luka Huo En semakin perih.


Huo En mengeratkan giginya merasakan perih.


“Kau seharusnya sadar jika dia benar-benar tidak mengetahuinya. Kau hanya menjadikannya alasan untuk terus menyiksa orang ini,” Xu Lingling melesatkan sinar energi bagaikan pisau yang menembus kepala Huo En, membuatnya mati seketika, “sudahi perbuatan kejam mu itu, aku tidak tau dendam apa yang kau miliki padanya tapi aku rasa sudah cukup.”


Xu Lingling yang juga sudah terbiasa dengan pembunuhan merasa ngilu melihat cara Huo Cai’er menyiksa Huo En.


Huo Cai’er sejenak memberikan lirikan tajam pada Xu Lingling. Dia masih belum puas menyiksa Huo En namun sudah di bunuh oleh gadis itu. Ia tidak senang namun tidak ingin bertarung melawannya.


Jika ia melukai Xu Lingling maka Xiang Shin akan memarahinya, atau bahkan membunuhnya.


“Pertempuran sudah berakhir, kita sudah mendapatkan cukup banyak informasi darinya.” Xu Lingling tidak mempedulikan tatapan tajam Huo Cai’er.


“Sayangnya Kristal Roh Orochi sudah di bawa pergi ke Demonic Land, tidak ada lagi yang perlu kita lakukan di sini. Waktunya kita pergi mengurus Sekte Demon Beast!” Xu Lingling terbang mencari para petinggi Aliansi untuk melaporkan informasi yang didapatkan.

__ADS_1


Huo Cai’er melihat kepergian Xu Lingling dalam diam. Ia menoleh ke tubuh tak bernyawa Huo En. Menggunakan racun korosif, tubuh Huo En meleleh menjadi seperti cairan kental yang menjijikkan.


Setelah itu, barulah Huo Cai’er pergi mengikuti pasukan menuju Sekte Demon Beast.


__ADS_2