Penguasa Alam Semesta

Penguasa Alam Semesta
Eps 16 - Rencana Mengikuti Kompetisi Di Alam Dharma


__ADS_3


"Kaisar, Apa Gunung Xue Chu itu termasuk tempat yang berbahaya.." Tanya Liu Yan dengan mengerutkan dahinya


Liu Yan merasa pernah mendengar tempat itu ketika dirinya masih kecil. Ayahnya pernah menceritakan nya bahwa Ayahnya di selamatkan oleh seseorang yang sangat cantik tidak lain merupakan ibunya Liu Yan.


"Tuan Muda, Sebenarnya tempat itu juga termasuk dalam daftar hitam, karena tidak dapat di pastikan seberapa bahayanya tempat itu, Namun Menurut Rumor yang beredar Pegunungan itu di huni Oleh Raja hewan spiritual Yang berada di Tingkat 7 Setidaknya Setara Tahap Tribulasi puncak..."Ucap Kaisar lan dengan nada kurang meyakinkan.


Karena tempat memiliki Daftar masing masing dan daftar hitam termasuk bahaya tingkat kedua setelah daftar Merah. Di Tempat Daftar hitam setidaknya memiliki Penguasa yang berada di Tingkat 7.


"Tuan Muda , Menurut ku Tuan lebih baik Fokus untuk menaikan Ranah Tuan..."Pendapat Semua Tetua dan Patriak long .


"Baiklah Semuanya, aku akan menaikan Kultivasi ku. Kaisar kapan Portal Menuju Alam Dharma Akan ditutup?..."


"Maaf tuan , Saya kurang yakin tentang itu tetapi menurut Legenda Kuno Portal menuju Dharma Akan di tutup Setelah Mekanisme Inti di dunia itu di ambil..."Kaisar lan yang kebingungan karena bagaimanapun Alam Dharma tidak pernah terbuka lebih dari ratusan tahun.


"Mekanisme?, Apa itu semacam pemicu Kaisar.." Tiba tuba Liu Yan memotong pembicaraan Kaisar yang sedang menjelaskan.


"Tidak bukan hal yang seperti itu, Mekanisme itu terdapat di area Pusat dari Alam Dharma yang berarti Itu adalah sebuah Harta di tempat itu yang di tinggalkan Kultivator Kuno..."


"Kaisar, Apa kamu tahu harta macam apa yang ada di alam Dharma itu?.."Liu yang menoleh ke arah Kaisar lan dengan tatap serius.


"Legenda Kuno pernah mengatakan , Mekanisme itu berbentuk sebuah mahkota yang berwarna gold ke putihan di tengahnya. Tetapi tidak ada satupun yang mendapat kan pengakuan dari Mekanisme itu.."


"Bukankah Kamu pernah bilang kaisar jika Mekanisme itu tidak di ambil maka Alam Dharma Tidak pernah tertutup Namun kenapa Alam Dharma Baru terbuka dan dari dulu?..." Ucap Liu Yan yang memikirkan perkataan Kaisar yang tidak masuk akal.


"Saya belum menjelaskan semuanya tapi tuan muda sudah memotong pembicaraanku. Selain Mengambil Mekanisme itu Alam Dharma Juga akan ditutup melewati batas waktu yang ditentukan tetapi saya tidak tahu pasti kapan itu itu ditutup dan tidak tertulis di buku legenda kuno..."Kaisar yang masih agak ragu memberitahu tentang apa yang dia ucapkan karena dia juga tidak tahu pasti akan hal itu.


"Baiklah , Kita pikirkan nanti aku ingin meningkatkan kultivasi ku setidaknya Penyempurnaan Qi..." ucap Liu dan pergi dari ruangan itu.


"Seperti kemauan anda tuan muda..." Ucap semua orang yang berada di ruangan termasuk Kaisar lan dan Patriak long yang membungkuk menghadap pintu keluar.


Liu Yan Pun bergegas ke Kamar Zong QianQian untuk berkultivasi di kamarnya. Setalah di depan pintunya dan tanpa mengetuk pintu nya Liu Yan pun masuk begitu saja.


"Brak...."


Liu Yan pun terkejut melihat seorang wanita cantik yang tidak memakai pakaian apapun . Tubuh dan rambutnya yang basah membuat Liu Yan tidak dapat menahannya.


"Kyaaaa!..."


"Kak Yan , Tutup pintunya dan menghadap kebelakang Aku belum memakai baju ku..."


"Ah Maaf, ..." Liu Yan menutup pintunya dan menghadap kebelakang.


"Kak Yan aku sudah memakai pakaian menghadap lah ke sini..."Zong QianQian yang bernada sangat malu


Liu Yan pun menghadap dan menghampiri Zong QianQian. dan berkata "Maafkan aku, Aku lupa mengetuk.."


"Tidak apa apa Kak Yan, Aku percaya kamu pasti tidak melakukan ini dengan sengaja.Jadi apa yang membuat Kakak kesini?.."Zong QianQian yang bersandar di lengan Liu Yan.


"Qin 'er sebenarnya kakak ingin melakukan Kultivasi Tertutup selama beberapa Bulan dan Tolong jangan biarkan siapapun masuk ke dalam Ruangan ini ." Ucap Liu Yan dengan nada yang lembut dan mengelus kepala Liu Yan


"Baiklah Kak Yan, Lakukan apa yang kamu mau di kamar ku. Selama itu membantumu..."Ucap Zong QianQian

__ADS_1


Kemudian Liu Yan membiarkan Zong QianQian tersandar dan tertidur di lengannya. Pagi Pun tiba dan Liu Yan terbangun di pangkuan Zong QianQian.


"Kak Yan, Selamat Pagi .." Zong QianQian yang melihat pahanya dan tersenyum ke arah Liu Yan .


"Selamat Pagi Qin'er ,Bukankah kamu tertidur pulas di sandaran ku , kenapa aku bangun di pangkuan mu?..."


"Tidak apa apa.." Ucap Zong QianQian dengan tersenyum kecut dan berkeringat.


Sebenarnya Liu Yan ketika tertidur dirinya pun langsung memeluk QianQian tanpa ia sadari. QianQian yang merasakan pelukannya pun langsung menjadi senang tapi tak lama dari itu pelukannya bertambah kuat dan hingga membuat QianQian tidak bisa bernafas


QianQian yang mukanya senang menjadi kesal dan memukul kepala Liu Yan


"Hmph..." Zong QianQian yang marah karena ia mengira Liu melakukan nya dengan sengaja.


"Apa? dia tertidur.." Zong QianQian kemudian membaringkan kepalanya di atas pahanya dan terjaga dari tidurnya.


Itulah yang terjadi ketika malam.


Setalah Liu Yan bangun dari pangkuan QianQian. Liu Yan pun ingin sekali mengajak QianQian jalan jalan ke alun alun kota karena ini akan menjadi perpisahan yang lama meskipun hanya 1 bulan .


Liu Yan pun membersihkan dirinya dan kembali ke tempat QianQian.karena kamar QianQian akan di gunakan oleh Liu Yan untuk berkultivasi Zong QianQian sementara pindah ke kamar sebelahnya untuk mengawasi Liu Yan.


"Kakak Yan, bukankah kamu akan latihan tertutup kenapa kamu ke sini.." Zong QianQian yang sedang duduk dan menjahit sesuatu.


"Aku sebenarnya Ingin mengajakmu jalan jalan sebelum aku memulai berkultivasi, Ngomong² apa itu Qin'er..."


Ucap Liu Yan kemudian dia memegang tangan QianQian dan menariknya.


"Kita akan pergi ke alun alun ibukota.." Ucap Liu Yan sambil menoleh dan tersenyum ke QianQian.


Liu Yan kemudian menggunakan


perpindahan instan dan tiba di tempat yang biasanya ia kunjungi, yaitu kota Lan . Liu Yan dan Zong QianQian beradu di depan Penginapan yang biasanya Liu Yan tinggali.Kemudian Liu Yan dan QianQian pergi ke alun alun kota dengan berjalan kaki.


Setelah itu mereka melihat banyak sekali orang yang berkunjung di alun alun kota itu. biasanya alun alun kota ramai hanya ketika pekan terakhir.


"Kakak Yan, bukankah ini kota tempat aku tinggal?..."Ucap QianQian yang sebelum pernikahan dia tinggal disini.


"Benar Qin'er, Kita berada di ibukota Lan . Dari pada kita berfikir mari kita nikmati ini bersama..."


"Baik kak Yan..." QianQian yang mengangguk gembira.


Liu Yan dan QianQian Bermain di alun alun kota dan bersenang senang, sampai tiba tiba ada sekelompok orang yang menghadang Liu Yan dan menggoda QianQian di hadapannya Liu Yan.


"Hehe, Gadis manis main sama kakak sini . Kakak Jago loh mainnya.."Ucap sekelompok itu


"Kamu jago main?..." jawab QianQian dengan tersenyum.


"Benar benar, Dari pada dengan pria itu mending bersama kami hahahaha..."


"Maaf aku tidak tertarik dengan orang tua yang jelek seperti kalian..." Jawab QianQian dengan mengejek dan memeluk lengan Liu Yan dengan mesra.


"Qin'er , Jangan berbicara seperti itu karena mereka terlalu jelek hingga aku tidak bisa bicara.." Ejek Liu Yan dengan tertawa ringan.

__ADS_1


"Dasar pasangan sialan, Kalo kamu tidak mau dengan cara lembut aku akan gunakan cara kasar..." Pemimpin itu yang mengancam keduanya


"Fufufu paman aku takut...." Ejek Liu Yan yang semakin membuat mereka marah.


"Sialan kamu, Semuanya Bunuh dia dan ambil Wanita itu..." Pemimpin yang geram karena perilaku Liu yan


Ketika mereka menyerang Liu Yan , Liu Yan hanya diam karena berfikir jika meskipun dirinya tertusuk pedang maka pedang nya akan hancur dan QianQian semakin terpesona dibuatnya , namun semua di luar ekspektasi Liu Yan QianQian tiba tiba berada di depan Liu Yan dan terkena tusukan pedang itu.


"Kakak Yan, maafkan aku. aku sangat khawatir hingga tubuh ku bergerak sendiri..."Liu Yan yang menopang tubuh QianQian dan wajahnya yang tadi bergembira menjadi sangat marah hingga mengeluarkan Niat membunuh yang kuat


"Dasar bajingan,Akan ku bunuh kalian semua!." Hanya dengan aura intimidasi dari Liu Yan wajah mereka langsung terjatuh ke tanah dan menahan aura nya , ada beberapa yang sampai mengeluarkan darah


"Aku akan diam jika kalian menghinaku. Tapi kalian berbuat kesalahan yang sangat besar!!." Liu Yan menggesek-gesek kakinya di wajah pemimpin kelompok itu.


"Tuan , ampuni kami. aku tidak bermaksud seperti itu..."semua orang yang menghadangnya menjadi ketakutan dan berkeringat dingin.


"Uhuk...uhuk.... uhuk.."


"Kakak Yan , Tolong jangan mata karena ku lepaskan saja mereka. kita kesini bukan untuk mencari musuh jadi jangan membunuh nya kak...Uhuk..." Ucap QianQian yang terbatah batah den mengeluarkan sedikit darah dari mulutnya.


"Qin'er, Maafkan aku Qin'er karena tidak bisa melindungi mu..." Ucap Liu Yan yang sangat khawatir dan memberikan satu butir Pill penyembuh dan menggendongnya


Liu Yan pun pergi menggunakan Perpindahan Instan dan kembali tempat kamar Zong QianQian. Tapi Liu Yan tidak membebaskan mereka, Sesaat setelah Liu Yan pergi tiba tiba tubuh mereka meledak tanpa sisa.


"Kak Yan, Apa kamu terluka?Apa kamu baik baik saja? Hikss..Hikss..." QianQian yang menangis karena mengkhawatirkan Liu Yan padahal Yang tertusuk dirinya bukan Liu Yan.


Liu Yan pun diam tanpa kata kata dan merasa bersalah akan apa yang ia sesali jika saja Liu Yan tidak membiarkan dirinya tertusuk pasti QianQian baik baik saja karena tidak melindungi nya .


"Maafkan Aku Qin'er , Aku tidak pantas menjadi seorang laki laki, maafkan Aku.." Liu Yan yang berlutut dan memegang kaki QianQian sambil merengek.


"Kak Yan apa yang kamu lakukan, Cepatlah berdiri kak aku melakukan itu karena aku sangat khawatir..." QianQian berkata dan berdiri dari kasurnya lalu menghampiri Liu Yan dan membuatnya berdiri.


Tapi...


" Tidak ada tapi tapian!, Kakak Yan Aku Hanya tidak ingin kamu mengalami rasa sakit di depan mataku, Jadi tolong berdirilah..." QianQian yang menyuruh Liu Yan untuk berdiri.


Liu Yan Pun berdiri dan langsung memeluk QianQian karena dirinya sangat bahagia karena masih ada yang mau mengkhawatirkannya tanpa melihat pangkat dan status.


"Aduh Kak Yan, Lukaku belum sebelumnya jangan terlalu memeluk terlalu erat..." QianQian yang sebal dan menarik kupingnya"Hmph..."


"Aduh Aduh Qin'er jangan menarik kupingku sakit... Aku memelukmu karena aku terlalu senang..."Liu Yan memohon dan tersenyum "Hehehe.."


"Baiklah Kak Yan sepertinya hari ini aku cukup puas,Kamu bisa latihan tertutup tapi sebelum itu boleh kan minta sesuatu..."Ucap QianQian dengan muka yang malu malu .


Liu Yan pun mengerti maksud dari QianQian dan Memeluk nya kemudian menciumnya setelah itu Zong QianQian Gembira dan keluar dari kamarnya.


"Haaa..... Cewek memang susah sekali untuk di mengerti.." Liu Yan mengeluh karena sikapnya yang terbilang Labil.


"Baiklah aku Harus Fokus untuk meningkatkan Kekuatan Ku...."


Liu Yan melakukan perpindahan instan dan pergi ke sebuah hutan yang bernama Gunung Xue Chu Sekarang perpindahan instan ia Tingkatkan dan bisa melakukan perpindahan hanya dengan tau nama nya saja.


Bersambung .

__ADS_1


__ADS_2