
Xiang Shin terus melakukan aksi kejar-kejaran dengan Jun Pyo, Mu Deng dan Du Loi. Dari mulai pagi sampai malam hari, 3 orang itu masih belum bisa menangkap Xiang Shin membuat mereka kesal.
Xiang Shin sangat lincah meskipun kecepatannya masih di bawah Spirit Beast elang. Selain itu karena Xiang Shin terus berteleportasi membuat mereka semakin sulit menangkapnya.
“Cih! Saudara Du Loi!”
“Ya!” Du Loi mengeluarkan Spirit Beast kontraknya yang merupakan seekor kera merah dengan ukuran sedikit lebih besar dari Tikus Baja.
Kera Merah melompat kini berada tepat di atas Xiang Shin, menyatukan kedua tangannya, mengeluarkan kekuatan penuh menghantam Xiang Shin.
*BAAAMMM!!
Hantaman kera merah mengenai daratan, membuat kerusakan besar.
Xiang Shin berteleportasi ke tempat lain, namun pergerakannya sudah terbaca. Elang petir sudah berada tepat di atasnya, mengeluarkan pancaran energi petir.
Teknik Pedang Indra!
Xiang Shin sudah tidak memiliki pilihan lain sekarang untuk menghadapi mereka selain menggunakan kekuatan penuhnya, meskipun ia tetap tidak yakin bisa menang melawan 6 eksistensi tingkat Immortal Grand Master tahap akhir.
Kilatan petir merah menyelimuti tubuh Xiang Shin.
Dewa Halilintar Timur!
Dengan sekali tebasan pedang, naga petir merah keluar, beradu dengan pancaran energi petir lawan.
*BOOOOMMMM!!
Kedua serangan itu menyebabkan ledakan keras. Xiang Shin yang berjarak tidak jauh harus terkena dampak ledakan, ia terpental keras.
Teknik Pedang Indra mampu mengeluarkan serangan yang setara dengan Spirit Beast tingkat Immortal Grand Master di tingkat kultivasi Xiang Shin saat ini. Itu memang mengagumkan tapi Xiang Shin tidak punya waktu untuk memuji teknik tersebut.
__ADS_1
Untung saja Armor Dewa Asura masih menyelimuti tubuhnya hingga luka yang dia terima hanya luka ringan saja.
Xiang Shin tidak sempat mengambil nafas. Sebelum tubuhnya menghantam tanah, Tikus Baja sudah keluar dari tanah, menyiapkan serangan dengan kedua tangannya yang berbentuk bor.
“Sial!” Xiang Shin berusaha membalik badan.
Teknik Pedang Asura! 4 Pedang Ilusi!
Xiang Shin menahan serangan tikus baja. Tapi ia harus terdorong mundur ke belakang. Dan sialnya, Kera Merah sudah berada tepat di belakangnya, melancarkan pukulan keras menghantam punggung pemuda itu.
“Gouhk!” Xiang Shin memuntahkan seteguk darah, Armor Dewa Asura di punggung Xiang Shin retak.
Elang petir akan melancarkan serangan, namun Xiang Shin kali ini bereaksi dengan cepat.
Transformasi Malaikat Cahaya!
Dengan kecepatan tinggi, Xiang Shin menghindari serangan tersebut.
“Bagaimana mereka bisa membaca pergerakan ku dengan mudah?” Xiang Shin bangkit, menghindari gelombang energi petir.
Pandangan Xiang Shin tertuju pada Jun Pyo, ia melihat pria itu menyatukan kedua telapak tangannya.
“Jadi begitu, orang itu ahli dalam elemen angin. Dia sudah membuat wilayah deteksi dengan memanfaatkan tekanan udara dan angin. Dia akan langsung menyadari kemana arah gerakan ku karena setiap pergerakan ku pasti akan menyebabkan hembusan angin.”
Xiang Shin sudah menyadari teknik yang musuhnya gunakan. Namun masalah masih belum selesai hanya dengan hal itu.
“Aku akui tubuh mu sangat sangat kuat, bocah. Bahkan bisa hidup setelah menerima pukulan Kera Merah ku,” Du Loi menyeringai.
Kini mereka mengepung Xiang Shin dari 3 arah yang berbeda.
Xiang Shin menyeka darah di sudut bibirnya. Ia berdiri tegak di udara.
__ADS_1
“Kalian memang sangat merepotkan. Tapi aku tidak akan kalah begitu saja!”
Teknik Pedang Indra! Tubuh Elemen Dunia!
Dengan teknik ini memungkinkan Xiang Shin menciptakan klon dari masing-masing elemen yang dia kuasai.
Kini terlihat ada 7 Xiang Shin yang masing-masing memegang pedang yang terbentuk dari elemen mereka masing-masing.
Teknik Pedang Asura! 4 Pedang Ilusi!
Ke-7 Xiang Shin kini memiliki 4 lengan.
Transformasi Malaikat!
Teknik Pedang Pemutus Emosi!
Masing-masing Xiang Shin memancarkan aura yang tidak biasa, bahkan membuat ketiga orang itu menjadi waspada.
Jun Pyo dan yang lainnya tidak membiarkan Xiang Shin menyerang lebih dulu.
Xiang Shin yang kini berjumlah 7 melawan 6 eksistensi tingkat Immortal Grand Master tahap akhir.
Pertarungan itu berlangsung sengit pada awalnya, namun satu demi satu klon terbunuh dengan mudah tanpa bisa melukai musuh.
Hingga hanya satu Xiang Shin yang tersisa.
Mu Deng muncul di belakang Xiang Shin lalu menusuk tepat pada jantungnya.
“Ini sudah berakhir bocah!” Mu Deng mengangkat pedangnya ke atas, membelah tubuh Xiang Shin.
Seringai lebar mereka seketika menghilang saat menyadari ternyata yang baru saja mereka bunuh juga merupakan sebuah klon.
__ADS_1
“Sial! Ternyata tadi hanya pengalihan! Bocah itu berhasil kabur! Cepat cari bocah itu!”