
Xiang Zhu sudah lebih dulu mengisolasi kediaman ras Falak dengan kubus ruang sebelah Zhang Chun melancarkan serangan yang melubangi formasi pertahanan ras Falak.
Sebelum sebelumnya, Xiang Zhu hanya duduk dengan bosan di sisi atas kubus ruangan.
“Hah.. aku ingin sesegera mungkin menyelesaikan tugas ini. Jika saja ini bukan tentang balas dendam, aku pasti akan ikut membantu agar ini cepat berakhir dan aku bisa langsung pergi mencari peri-peri cantik itu.” Xiang Zhu hanya bisa menghela nafas.
“Oh ya, Dewa Peri Lukas, sebagai eksistensi tertinggi para Peri, dia seharusnya memiliki keturunan kan. Jika dia memiliki keturunan seorang gadis.. hehe, Putri dari sang Dewa Peri dengan Putra dari sang Dewi Waktu, aku rasa itu akan sangat cocok.”
Sementara Xiang Zhu larut dalam imajinasi liarnya, Zhang Chun baru saja berteriak memanggil Fal Sha untuk keluar.
Ia menunggu bersama 9 putrinya serta menantunya dan Xiao-Xiao. Mereka ber-12 sama sekali tidak istirahat setelah pertarungan melawan Uroboros sebelumnya.
Mereka tidak merasa kelelahan karena para Uroboros yang masih terluka bisa dengan mudah mereka lumpuhkan tanpa mengeluarkan banyak usaha jadi energi mereka tidak terkuras banyak.
Sisa energi mereka sekarang sudah cukup untuk memusnahkan para Falak.
“Zhang Chun! Beraninya kau datang dan menyerang kediaman ku! Apa kau tidak takut mati?!” Fal Sha masih bisa bersikap arogan.
“Kau sangat berisik!” Xiao Zhou melancarkan serangan energi Cosmic yang melesat cepat menembus dada Fal Sha.
“Gouhk!” Fal Sha seketika memuntahkan banyak darah, ia hampir saja terjatuh jika para bawahannya tidak segera menahannya.
“Patriak, kau tidak apa-apa?”
“Beraninya kau menyerang Patriak kami! Jika bukan karena perintah Dewa Naga, kalian pasti sudah kami bunuh saat baru tiba!” salah satu Falak menunjuk Xiao Zhou.
“Jika kalian memang mampu maka kenapa kalian tidak mencobanya?” Xiao Zhou bersikap sombong. “Maju dan serang aku, jika kalian bisa menggores kulit ku, aku tidak keberatan menyerahkan nyawa ku pada kalian. Tapi jika kalian gagal melakukannya, akan aku ambil nyawa kalian sebagai gantinya.”
__ADS_1
Istri-istri Xiao Zhou menatapnya dengan kagum, bahkan beberapa di antara mereka bersorak seperti memberi semangat pada suami mereka.
“Hm! Hanya Dewa Sejati tingkat 4 berani begitu sombong!” Fal Wu yang berada di ranah Dewa Sejati tingkat 6 melesat.
*BAAMM!!
Pukulan Fal Wu secara telak menghantam wajah Xiao Zhou. Gelombang angin dari pukulan itu membuat kelompok Xiao Zhou yang ada di belakang harus menggunakan energi mereka agar tidak terdorong mundur.
“Apa?!” Fal Wu terkejut melihat Xiao Zhou yang bahkan tidak bergerak sedikit pun dari tempatnya semula.
Bagaimana bisa Beast yang berada dua tingkat di bawah kultivasinya menahan pukulan kekuatan penuhnya tanpa terluka. Lupakan soal terluka, bahkan tidak ada goresan sedikitpun seolah pukulannya hanya ilusi belaka.
“Kau gagal jadi nyawa mu akan aku ambil.”
Fal Wu berniat melompat mundur tapi lehernya lebih dulu di cengkeram yang membuatnya tidak bisa kemana-mana.
Fal Wu memukul dan menendang Xiao Zhou tapi serangannya benar-benar tidak memiliki dampak sedikit pun pada Xiao Zhou.
Semua Falak langsung menyerang sesuai perintah Patriak mereka.
Zhang Chun dan yang lainnya tidak diam saja melihat para musuh bergerak, mereka juga melancarkan serangan.
Pertempuran pun terjadi antara Hydra melawan Falak.
Pasukan Xiao Zhou memang kalah jumlah tapi hanya dalam waktu singkat, bisa di lihat para Falak sama sekali tidak berkutik di hadapan kelompok Xiao Zhou.
Zhang Ning yang merupakan istri Xiao Zhou paling muda, memiliki kultivasi ranah Dewa Sejati tingkat 4, menghadapi belasan Falak. Satu di antaranya berada di ranah Dewa Sejati tingkat 5.
__ADS_1
Zhang Ning yang melapisi tubuhnya dengan energi Cosmic, memiliki pertahanan yang tidak bisa di tembus oleh lawan-lawannya. Sementara dirinya bisa melancarkan serangan yang sangat efisien, satu serangan yang mengenai lawan akan langsung menembus daging sampai meremukkan tulang.
“Mereka sangat kuat!”
“Setiap serangan kita tidak ada yang bisa melukai mereka. Bagaimana cara menghadapinya?”
“Patriak, apa yang harus kita lakukan?”
Setelah bertarung melawan hampir 1 jam, para Falak bergerak menjauh, mengambil nafas sejenak.
“Tidak mungkin kita bisa menghadapi mereka sekarang, tunggu aba-aba dari ku dan kita akan melarikan diri.” Fal Sha menggunakan telepati.
Memang semua makhluk ranah Dewa Sejati bisa menggunakan telepati dalam jarak jangkau tertentu.
“SERANG!”
Fal Sha berteriak kemudian semua bawahannya bergerak menyerang. Tapi Fal Sha justru tidak menyerang, dia malah bergegas kabur seorang diri.
Hal itu tentu mengejutkan para Falak lainnya yang tidak menduga Patriak mereka akan menjadikan mereka umpan agar dirinya bisa kabur.
*BAM!
Sayangnya Fal Sha menabrak dinding kubus ruang yang tidak terlihat.
“Apa ini?” Fal Sha meraba-raba dinding yang tidak terlihat itu.
“Percuma saja.”
__ADS_1
Fal Sha melihat ke atas saat mendengar suara itu. Ia menemukan seorang pemuda yang tidur selonjoran di sisi atas kubus ruang dengan kedua tangan sebagai bantal.
“Kau tidak akan bisa keluar, kenapa kau tidak menyerah saja? Dengan begitu aku bisa lekas pergi mencari calon-calon Harem ku.” Xiang Zhu berkata tanpa menoleh ke arah Fal Sha.