Penguasa Alam Semesta

Penguasa Alam Semesta
Ch.492 - Kekuatan Tang Yong


__ADS_3

Tang Yong merupakan murid dari Tang Liao sang Ketua Sekte Kuil Surga. Tang Yong di kenal sangat berbakat dan sudah bisa menguasai Teknik 7 Jalur Reinkarnasi.


Kini Tang Yong akan bertarung melawan seorang peserta bermana Mu Xan.


Mu Xan yang menjadi lawan Tang Yong tentu saja merasa sedikit tegang karena lawannya adalah sosok yang di gadang-gadang bisa mendapatkan posisi pertama di turnamen ini.


Saat Tetua Gong Lang memulai pertarungan, Mu Xan langsung melompat mengambil jarak.


Tang Yong berdiri dengan tenang dengan mata terpejam, membawa tongkat di tangan kanannya dengan tangan kiri yang di luruskan di depan dada.


“Kau tidak ingin menyerang lebih dulu?”


Tang Yong memang selalu memberi kesempatan lawannya menyerang lebih dulu sebelum ia melancarkan serangan balasan. Tidak pernah ia menyerang lebih dulu kecuali lawannya yang tidak ingin bergerak duluan.


Mu Xan tidak menjawab, tombak di tangannya masih ia pegang dengan erat


“Kalau begitu biar aku yang menyerang!”


Karena lawannya hanya diam, Tang Yong memutuskan menyerang lebih dulu. Ia melemparkan tasbihnya ke atas. Ketujuh bola tasbih itu terpisah kemudian berputar membentuk lingkaran di atas Yang Yong.


7 Jalur Reinkarnasi! Jalur Pertama! Dewa!


Salah satu bola tasbih itu membesar, mengeluarkan energi api yang sangat besar hingga membentuk sosok raksasa dengan tubuh berbalut armor api, sosok itu terlihat seperti dewa yang membawa sebilah pedang.


Perwujudan Reinkarnasi Dewa itu langsung menebaskan pedangnya dengan kuat.

__ADS_1


“Sangat cepat!” Mu Xan tidak menduga tebasan itu sangat cepat hingga ia tidak memiliki waktu menghindar.


Ia akhirnya menahan serangan tersebut menggunakan tombaknya.


*BAAMM!!


Pedang reinkarnasi Dewa menghantam tombak Mu Xan, menciptakan kawah besar dengan Mu Xan yang berdiri di dasarnya, masih menahan dorongan pedang reinkarnasi Dewa menggunakan tombaknya.


“1 saja dia gunakan sudah sangat kuat, bagaimana jika dia menggunakan ketujuh Jalur Reinkarnasi?” Mu Xan justru tersenyum bersemangat.


Tubuh Mu Xan di selimuti aura warna coklat yang sangat pekat. Ia menghentakkan kakinya dan seketika dua tangan muncul dari tanah, mendorong pedang reinkarnasi Dewa.


Koloseum tiba-tiba bergetar dan sosok raksasa keluar dari dalam tanah. Itu merupakan Golem yang ukurannya tidak kalah dengan reinkarnasi Dewa. Di beberapa bagian tubuh Golem tersebut terdapat kristal hijau yang seolah menjadi armornya.


Tang Yong sana sekali tidak merubah ekspresinya melihat Golem tersebut. Ia mang sudah terlatih mengendalikan emosinya untuk tetap tenang di segala situasi dan kondisi.


Terjadi pertarungan antara dua raksasa di atas arena Koloseum. Setiap benturan serangan mereka membuat gelombang kejut dan getaran pada Koloseum.


Tang Yong hanya berdiri di tempatnya, sama sekali tidak bergeser sejak pertarungan di mulai. Ia hanya membiarkan tekniknya itu bertarung melawan Mu Xan.


Tang Yong memang tidak pernah membuat lawannya kalah begitu saja meskipun ia bisa melakukannya. Ia akan membiarkan lawannya mengeluarkan seluruh kekuatannya terlebih dahulu barulah ia mengalahkannya.


Tapi itu hanya Tang Yong lakukan di turnamen ini. Jika ia mendapat lawan yang memang pantas untuk di bunuh maka ia tidak akan segan-segan.


Mu Xan yang berada di atas kepala Golem terus berusaha mengalahkan reinkarnasi Dewa namun sangat sulit. Ia beberapa kali berusaha bergerak mendekati Yang Yong namun reinkarnasi Dewa segera menghentikannya.

__ADS_1


Golem Mu Xan terlihat mulai di pojokkan, ia terus terdorong mundur dalam posisi bertahan.


Hingga saat Golem Mu Xan hampir menyentuh dinding pembatas arena, terlihat pria itu tersenyum tipis. Mu Xan melesat ke arah samping kemudian berbelok ke tempat Yang Yong berada. Reinkarnasi Dewa berniat menghentikannya namun segera di tahan oleh Golem, bahkan reinkarnasi Dewa berhasil di pukul hingga terpental.


Mu Xan tadi memang sengaja membuat dirinya seolah-olah terpojok, memancing reinkarnasi Dewa untuk menjauh dari Tang Yong hingga ia dapat menyerang lawannya.


Mu Xan mengangkat tangannya, menciptakan tanah padat berukuran besar berbentuk kerucut yang berputar bagaikan bor.


Tombak Penghancur Bintang!


Tanah itu melesat seperti peluru yang di tembakkan, kecepatannya membuat tanah tersebut terbakar api hingga terlihat seperti meteor.


7 Jalur Reinkarnasi! Jalur Kedua! Asura!


Salah satu bola tasbih memancarkan energi petir yang kuat, kemudian membentuk sosok makhluk dengan 6 tangan dan 3 wajah.


Reinkarnasi Asura menahan serangan Mu Xan dengan keempat tangannya. Reinkarnasi Asura terdorong mundur hingga hampir saja menabrak Yang Yong.


“Bukan hanya kau saja yang bisa menciptakan pasukan!” Mu Xan mendarat keras di tanah kemudian mengentakkan tangan kanannya.


Seketika puluhan Golem muncul dengan ukuran yang sama seperti sebelumnya.


“Serang!” Mu Xan berteriak.


Semua pasukan Golem yang ia ciptakan pun bergerak ke arah Yang Yong.

__ADS_1


Dan untuk pertama kalinya saat turnamen ini di mulai, Tang Yong membuka matanya. Kelihatannya dia akan mulai menunjukkan keseriusannya.


__ADS_2