Penguasa Alam Semesta

Penguasa Alam Semesta
Ch.416 - Menemukan Jalan Keluar


__ADS_3

Xiang Fei sedang berkultivasi sebagai yang di perintahkan ayahnya. Sesekali ia akan mengelus kupingnya yang masih memerah bekas jeweran Xiang Shin.


Kadang Xiang Fei akan terlihat senyum-senyum sendiri. Entah apa yang dia pikirkan tapi ia terlihat bahagia. Mungkin dia memikirkan bagaimana wajah imut ayahnya saat seusia dirinya.


Xiang Fei terus berkultivasi hingga ia membuka mata karena mendengar suara-suara dari kamar ayahnya.


Merasa ada yang tidak beres, Xiang Fei berhenti berkultivasi lalu berjalan ke depan pintu kamar Xiang Shin.


*Tok tok tok!


Xiang Fei mengetuk pelan pintu kamar. Ia sudah di ajari untuk mengetuk pintu terlebih dahulu sebelum masuk ke kamar orang lain.


“Ayah, apa ayah ada di dalam? Apa terjadi sesuatu?”


“Tidak.. tidak...”


Xiang Fei mendengar suara rintihan Xiang Shin yang membuatnya menjadi khawatir. Ia pun membuka pintu dengan pelan, kepalanya mengintip ke dalam kamar untuk melihat apa yang terjadi.


Xiang Fei terkejut melihat Xiang Shin yang berkeringat dingin dengan air mata yang mengalir, tubuhnya gemetar dan terus menggumamkan kata ‘tidak’.


“Ayah!” Xiang Fei langsung berlari ke samping ranjang ayahnya lalu memegang tangannya dengan kuat, “ayah, apa ayah sakit? Apa ini karena Fei’er yang nakal tadi?”


Xiang Fei tidak tau harus berbuat apa selain memegang erat tangan ayahnya dengan kedua tangannya yang mungil. Melihat Xiang Shin saat ini membuat air matanya juga ikut mengalir.


“Tidak.. tidak.. jangan.. jangan tinggalkan aku..”

__ADS_1


Tubuh Xiang Shin semakin gemetar membuat Xiang Fei semakin takut jika terjadi sesuatu yang buruk pada ayahnya.


“Ayah tenang saja, Fei’er tidak akan pernah meninggalkan ayah,” Xiang Fei mengusap air matanya.


Xiang Shin sudah membuka matanya saat Xiang Fei mengatakan hal itu.


Xiang Shin langsung bangun lalu memeluk erat putrinya seolah tidak ingin kehilangannya.


Entah kenapa ia merasa lega saat memeluk Xiang Fei. Apakah mungkin mimpi itu sebuah pertanda kalau... Tidak, Xiang Shin menoleh pemikiran negatif tersebut. Ia tidak akan pernah membiarkan keluarganya tewas. Ia akan melindungi mereka semua.


“Fei’er, kau janji tidak akan pernah meninggalkan ayah?” Xiang Shin tidak melepaskan pelukannya.


“Tentu saja ayah, Fei’er akan selalu berada di samping ayah dan selalu menjaga ayah.”


Xiang Shin merasa lega, tanpa sadar ia memeluk semakin erat.


Xiang Shin tersadar lalu melepaskan pelukannya.


“Ahaha, maafkan ayah.”


“Ayah tidak apa-apa kan? Apa ayah sakit? Tadi ayah menangis, apa karena Fei’er yang berbuat nakal?” Xiang Fei bertanya dengan cepat.


“Tidak Fei’er, ayah tadi hanya bermimpi buruk. Tidak usah di pikirkan!” Xiang Shin mengelus kepala Xiang Fei dengan lembut, “Fei’er, lanjutkan kultivasi mu, ayah akan ke luar sebentar.”


“Un, tapi ayah jangan lama-lama!”

__ADS_1


“Tentu saja, ayah tidak mungkin meninggalkan Fei’er lama-lama sendirian.”


Xiang Shin pun keluar dari dari rumah pohon. Sudah lama dia berada di dimensi aneh ini tanpa menemukan jalan keluar.


Dalam perjalanan Xiang Shin bertemu beberapa Spirit Beast namun semuanya bisa di atasi dengan mudah karena para Spirit Beast itu berada di ranah mortal.


Xiang Shin para Spirit Beast itu tidak bisa berkembang terlalu tinggi karena alur waktu di dimensi ini sangat kacau. Mungkin saja kultivasi mereka berkali-kali turun karena alur waktu yang di mundurkan sebagai Xiang Shin sebelumnya menjadi anak kecil dan kehilangan kultivasinya.


Xiang Shin tentu tidak mencari jalan keluar sendiri, ia mengeluarkan semua Pedang Daonya yang berjumlah miliaran.


Jika ada di antara Pedang Dao itu menemukan sesuatu yang aneh maka mereka akan mengirimkan sinyal dan Xiang Shin bisa langsung berteleportasi ke sana.


Setelah beberapa hari mencari, salah satu Pedang Dao mengirimkan sinyal. Xiang Shin pun langsung berteleportasi ke tempat Pedang Dao itu berada.


Xiang Shin melihat sebuah pilar setinggi 5 meter dengan sebuah lingkaran di dekatnya. Ia turun untuk melihat lingkaran itu lebih dekat.


“Ini adalah susunan formasi teleportasi tapi sudah rusak termakan usia. Ini tidak masalah karena aku bisa memperbaikinya. Yang menjadi masalah adalah aku tidak tau ke mana arah tujuan dari susunan formasi teleportasi ini.”


Istana Xiang Shin sangat misterius, ada banyak tempat aneh. Bisa saja nanti dirinya akan terlempar ke tempat yang yang jauh lebih buruk dari dimensi kekacauan waktu ini.


“Meskipun begitu tidak ada salahnya mencoba,” Xiang Shin pun memperbaiki formasi teleportasi tersebut.


Tentu Xiang Shin tidak langsung menggunakannya. Ia menandai tempat tersebut agar ia bisa datang ke mari kapan saja nanti kemudian ia kembali ke rumah pohon dengan berteleportasi.


Xiang Shin melihat sekitar, ia terkejut saat tidak merasakan keberadaan Xiang Fei di dalam rumah.

__ADS_1


“Fei’er, jangan-jangan dia pergi ke luar!”


__ADS_2