Penguasa Alam Semesta

Penguasa Alam Semesta
Ch.130 - Pertarungan Xuan


__ADS_3

Xiang Shin mendapatkan kabar dari Xuan kalau dia sudah berada di area kota Demonic Beast dengan bentuk serangga 4 lengan.


“Langsung saja hancurkan apapun yang bisa kau hancurkan!” Xiang Shin mengirimkan perintah melalui transmisi suara.


Dia sudah memasang banyak susunan formasi sihir di tubuh Xuan, salah satunya formasi transmisi suara hingga Xiang Shin bisa bebas berkomunikasi dengan Xuan jika tidak ada sesuatu yang menghalangi.


Xiang Shin membakar tubuh para Demonic Beast itu hingga tidak ada yang tersisa untuk menghilangkan jejak dan bukti.


Xuan sekarang melayang di atas awan, di bawahnya terdapat kota tempat tinggal para Demonic Beast. Setelah mendapatkan perintah dari Xiang Shin, Xuan menghimpun energi pedang pada 4 lengannya.


Dengan sekali tebasan, Xuan mengeluarkan energi pedang berbentuk pentagram.


*BOOOOMMMM!!


Satu serangan Xuan langsung menghancurkan seluruh kota beserta isinya, meninggalkan hanya sebuah kawah besar tanpa ada satupun kehidupan.


Xuan sama sekali tidak menahan kekuatannya, menyerang dengan serangan terkuatnya agar masalah bisa cepat selesai. Ia tidak perlu khawatir kehabisan energi Qi karena ia memiliki energi Qi dalam jumlah yang tidak terbatas.


Setelah menghancurkan sebuah kota, Xuan pergi menuju kota lainnya. Xiang Shin telah memberitahukannya di mana saja letak kota besar di Demonic Land hingga ia bisa melakukan pembantaian.

__ADS_1


Sementara itu, Xiang Shin juga terbang menuju kota Demonic Beast terdekat.


***


1 hari kemudian barulah kabar tentang banyaknya kota yang hancur diketahui oleh petinggi Demonic Land. Rudra dan Sakhar yang berada di Istana Penguasa Demonic Land segera membawa pasukan untuk menyelidiki masalah ini.


Menurut laporan ada sosok Demonic Beast berbentuk serangga yang menghancurkan apa saja yang dilihat. Mereka tidak bisa membiarkan ini terus berlanjut, siapapun Demonic Beast itu harus di hukum mati.


Sementara itu, Xiang Shin membunuh tanpa membuat keributan, pergerakannya masih tidak di ketahui oleh para Demonic Beast.


Xiang Shin membantai seisi kota Demonic Beast dengan cara yang sama seperti saat membantai perkemahan di dekat pecahan ruang.


2 hari pun berlalu, Xiang Shin sudah membunuh para Demonic Beast di belasan kota sementara Xuan sudah menghancurkan puluhan kota. Xuan bisa menghancurkan lebih banyak kota karena caranya yang langsung menggunakan serangan penghancur, sementara Xiang Shin menggunakan cara yang rapi dan teratur.


Xiang Shin memang sengaja memerintahkan Xuan untuk bergerak mencolok agar para Demonic Beast tingkat tinggi lebih fokus terhadap Xuan dan dirinya bisa lebih mudah melakukan pembantaian sekaligus mengumpulkan informasi sebanyak mungkin.


Xuan saat ini sudah tiba di kota yang menjadi targetnya. Ia bisa melihat di bawah, para Demonic Beast sudah melakukan penjagaan ketat karena sudah mendengar tentang hancurnya banyak kota. Namun mereka tidak menyadari keberadaan Xuan yang tersembunyi di balik awan di kegelapan malam.


Xuan pun menyiapkan serangan kemudian meluncurkan energi pedang pentagram.

__ADS_1


Sayangnya kali ini tidak semulus sebelumnya, sebuah gelombang energi api melesat dari kota, menghantam energi pedang Xuan.


Ledakan besar terjadi membuat kegelapan malam terlihat seperti siang hari. Karena posisinya sudah di ketahui, Xuan tidak memiliki alasan untuk bersembunyi lagi. Ia dengan cepat meluncur kebawah, tatapannya tertuju pada Rudra dan Sakhar yang juga melesat kearahnya.


Xuan beradu serangan langsung dengan Rudra dan Sakhar, membuat mereka bertiga sama-sama terlempar ke belakang. Puluhan Demonic Beast tingkat tinggi lainnya melesat menyerang sementara ribuan Demonic Beast kelas menengah memberikan dukungan dengan melancarkan serangan jarak jauh.


Xuan sama sekali tidak memedulikan serangan macam apa yang akan mengenainya karena tidak mungkin ada serangan eksistensi Mortal yang bisa menggores tubuhnya.


Rudra dan Sakhar tidak langsung melancarkan serangan lanjutan, mereka bersikap waspada berniat berbicara barang beberapa kalimat untuk sedikit mendapatkan beberapa informasi.


Namun sayangnya Xuan tidak memiliki niat seperti mereka. Xuan tidak berniat berdiskusi ataupun mengucapkan sepatah kata. Xuan sudah menghimpun energi pedang kemudian melakukan tebasan kebawah, mengincar kota.


Rudra dan Sakhar tidak menduga hal itu, pada akhirnya mereka terlambat bereaksi dan kota pun hancur dalam sekali serangan.


Beberapa Demonic Beast yang sempat menjauh, selamat dari ledakan tersebut.


Xuan tidak menunggu Rudra dan Sakhar menyerang duluan. Ia mengambil inisiatif untuk menyerang lebih dulu. Rudra dan Sakhar yang marah langsung menyambut serangan Xuan.


Mereka sudah tidak bisa menahan diri lagi, melihat bagaimana kota yang mereka jaga hancur begitu saja di depan mereka membuat mereka sangat marah.

__ADS_1


__ADS_2