
“Bagaimana Uro Chi? Apa kau sudah kenyang?” Zhang Chun menginjak wajah Uro Chi.
Semua ras Uroboros telah habis terbunuh dan hanya menyisakan Uro Chi seorang saja. Semuanya telah habis di makan oleh Uro Chi sendiri.
Mental Uro Chi sudah hancur sepenuhnya. Meskipun tubuhnya masih hidup, matanya terlihat kosong seolah jiwanya telah musnah. Bagaimana ia memakan tubuh anggota rasnya, potongan demi potongan kecil sampai habis membuatnya seperti kanibal.
Balas dendam para Hydra terhadap para Uroboros benar-benar memuaskan mereka. Tapi ini baru Hydra saja, mereka masih memiliki 1 lagi ras yang harus di musnahkan yaitu ras Ular Falak.
“Seluruh indranya telah mati, tidak ada gunanya lagi menyiksanya karena dia tidak akan bereaksi apa pun. Jadi sudah saatnya membunuhnya.” Zhang Chun menginjak kepala Uro Chi sampai hancur, menyisakan tubuhnya yang tanpa kepala.
Tidak berhenti sampai di sana, masing-masing dari mereka, kecuali Xiao Zhou, mulai menghancurkan masing-masing sebagian tubuh Uro Jin sampai tidak ada lagi tubuhnya yang tersisa.
Akhirnya ras Uroboros sepenuhnya punah dari Dimensi Beast.
Sesaat kemudian, sosok Xiao Zhou muncul di samping Zhang Chun.
“Apa kalian sudah selesai?” Meskipun Xiang Zhu mengetahuinya, ia tetap bertanya.
“Susah Tuan Muda. Kami benar-benar berterima kasih karena telah membantu kami mencegah para cacing ini melarikan diri.”
Zhang Chun dan yang lainnya menangkupkan tangan dengan penuh hormat.
__ADS_1
“Tidak masalah, jangan terlalu di pikirkan. Ini adalah tugas yang ayah ku berikan, jadi sudah seharusnya aku menjalankan tugas dengan baik.” Xiang Zhu menggeleng pelan. “Baiklah, karena di sini semuanya sudah selesai Ayi kita pergi ke tempat selanjutnya. Kediaman Ular Falak, mereka target selanjutnya kan?”
“Benar Tuan Muda. Dari dulu para Uroboros bekerja sama dengan para Falak untuk menjatuhkan ras Hydra ku. Setelah kami bisa memusnahkan ras Falak, dendam di hati kami baru bisa mereda.” Ucap Zhang Chun.
“Susunan formasi sudah di siapkan, kita tinggal pergi menggunakan token ini.” Xiang Zhu mengeluarkan sebuah token kemudian mengaktifkannya.
Xiang Zhu telah di berikan formula susunan formasi oleh Xiang Shin. Ia hanya tinggal memasangnya di tempat tujuan dan sekarang waktunya untuk pergi ke tempat para Ular Falak berada.
Lingkaran formasi tercipta kemudian mereka semua menghilang seketika, berteleportasi ke tempat yang berbeda.
***
Ular Falak kehilangan hampir setengah anggota mereka saat perang sebelumnya hingga kini tersisa 200 Ular Falak yang berada di ranah Dewa Sejati.
Fal Sha yang merupakan Patriak ras Falak kini berada di ruangan khusus untuk melakukan pemulihan. Ia dengan tenang dan begitu fokus hingga tiba-tiba ia membuka mata saat mendengar suara ledakan keras dan getaran kuat yang terjadi.
“Apa itu? Siapa yang berani menyerang dan membuat kegaduhan di saat seperti ini?” ekspresi Fal Sha langsung berubah tidak sedap. “Siapa pun dia, akan aku buat dia menyesal.”
Tidak membuang waktu, Fal Sha segera keluar dari kediamannya. Ia langsung melihat sebuah lubang besar pada formasi pertahanan kediamannya.
“Apa? Apakah ada ranah Dewa Sejati tingkat 8 yang datang menyerang?” Fal Sha mengerutkan keningnya.
__ADS_1
“FAL SHA! KALUAR KAU!”
Tiba-tiba terdengar suara teriakan yang sangat jelas. Suara itu bisa di dengar oleh seluruh ras Falak di dalam kediaman.
Fal Sha sangat mengenal siapa pemilik teriakan itu karena itu adalah musuh bebuyutannya.
“Zhang Chun?!”
Fal Sha mengingat bagaimana aksi Zhang Chun yang dapat menandingi para iblis saat perang sebelumnya. Ia tidak mungkin melupakan hal tersebut.
Ia berpikir untuk membawa seluruh rasnya ke tempat yang berbeda nanti karena akan berbahaya jika Dewa Naga sudah menarik perintah larangan perang Wilayah Timur.
Untuk saat ini Fal Sha sebenarnya tidak terlalu khawatir karena perintah Dewa Naga itu pasti Zhang Chun tidak akan berani melanggarnya. Tidak di sangka dia benar-benar berani datang dan membuat kekacauan.
“Apa dia tidak takut mendapatkan hukuman dari Dewa Naga?” Fal Sha mengerutkan keningnya sebelum melesat menuju lubang pada formasi pertahanan.
Puluhan Falak lainnya juga mengikuti Patriak mereka.
“Patriak, itu tadi sepertinya adalah suara teriakan Zhang Chun.” Ucap salah satu Falak di samping Fal Sha.
“Zhang Chun benar-benar berani datang dan melakukan serangan. Itu sama saja dengan menyinggung Dewa Naga. Sebentar lagi rasnya akan di musnahkan oleh para Naga Sejati.”
__ADS_1
Fal Sha tidak menanggapi perkataan para bawahannya itu. Ia mengenal Zhang Chun bukanlah orang yang bodoh dan berpikir sempit jadi dia tidak akan melakukan sesuatu yang sembarangan seperti ini.
Pasti ada sesuatu yang tidak ia ketahui.