
“Oh.. Tuan Ular, kau datang lebih cepat dari perjanjian.”
“Lagi pula aku tidak memiliki banyak urusan di Planet Gurad jadi aku datang lebih cepat,” Ular Naga Merah menjawab dengan nada sombong.
Sebelumnya Xiang Shin bisa merasakan kedatangan Ular Naga Merah jadi ia lekas pergi menuju asteroid terbesar yang mengambang tidak jauh dari Planet Yun.
“Oh ya,” Ular Naga Merah membuka mulutnya mengeluarkan Air Spiritual dari mulutnya, “karena aku akan tinggal di sini jadi aku tidak memerlukan Air Spiritual lagi, jadi lebih baik aku memberikan Air Spiritual ini pada mu.”
“Oh kau sangat baik Tuan Ular, kalau begitu aku terima pemberian mu,” Xiang Shin langsung memasukkan Air Spiritual itu ke dalam dimensi penyimpanannya.
“Ini satu Kristal Cosmic untuk mu,” Xiang Shin melemparkan satu Kristal Cosmic yang langsung di lahap oleh Ular Naga Merah.
Xiang Shin membuat susunan formasi sihir di tanah, “teruslah berjaga di sini, jika ada sesuatu maka kau bisa menghubungi ku melalui susunan formasi ini!”
“Ya tapi aku hanya akan bergerak jika ada bahaya besar. Jika hanya ada masalah dengan beberapa makhluk kroco maka kau harus mengurusnya sendiri!”
“Tidak masalah, tapi jika aku memanggil mu maka kau harus segera datang!”
“Kau bisa percaya pada ku.”
“Kalau begitu aku pergi dulu,” Xiang Shin pun terbang kembali ke Kota Yun.
Baru saja Xiang Shin memasuki atmosfer planet, beberapa serangan mengarah padanya dari arah tertentu.
Refleks Xiang Shin membuat perisai Yin-Yang untuk menahan semua serangan.
“Siapa kalian tiba-tiba menyerang ku?” Xiang Shin menatap dingin belasan orang berpakaian merah yang baru saja menyerangnya.
__ADS_1
“Kami anggota Sekte Darah Kematian datang untuk mengambil kembali Pedang pusaka sekte kami!” Seorang kultivator tingkat Immortal Grand Master tahap akhir mengacungkan tombaknya.
Dia adalah seorang murid inti dari Sekte Darah Kematian, Jia Quan yang di tugaskan untuk merebut kembali Pedang Darah Kematian dari Xiang Shin bersama belasan murid lainnya.
“Hah?” Xiang Shin mengerutkan keningnya, “pedang pusaka sekte kalian? Apa maksud kalian? Aku sama sekali tidak pernah melihat pedang yang kau maksud.”
“Masih ingin berlagak bodoh! Kau telah membunuh Tuan Muda Sekte Darah Kematian kami dan merebut Pedang pusakanya! Dan sekarang kau mengatakan tidak tau apa-apa!”
Xiang Shin semakin tidak paham. Membunuh Tuan Muda Sekte Darah Kematian? Ini bahkan pertama kalinya ia bertemu dengan anggota Sekte Darah Kematian, bagaimana mungkin ia membunuh Tuan muda mereka?
“Serang Dia!”
Jia Quan menyerang bersama belasan rekannya.
Formasi Kabut Darah!
Xiang Shin melapisi tubuhnya dengan air suci, mencegah jika saja kabut darah itu memiliki efek buruk pada tubuhnya.
Sesaat kemudian insting Xiang Shin seolah berteriak. Ia segera melompat ke atas, menghindari tebasan yang di arahkan padanya dari belakang.
Saat Xiang Shin akan melakukan serangan balasan, orang itu tiba-tiba saja menghilang seolah tertelan kabut darah hingga Xiang Shin tidak bisa melihatnya, bahkan tidak bisa merasakan keberadaannya.
Xiang Shin melihat ke segara arah, ia bisa melihat ada puluhan sampai ratusan bayangan yang berada di balik kabut.
Xiang Shin melakukan tebasan tunggal, mengeluarkan gelombang energi yang seketika mengenai salah satu bayangan. Bayangan itu terpotong namun tiba-tiba kembali menyatu.
“Jadi begitu, kabut darah ini mengganggu persepsi dan semua indera tubuh ku!” Xiang Shin semakin waspada.
__ADS_1
“Sebaiknya cepat serahkan Pedang Darah Kematian milik sekte kami dan kami akan langsung pergi tanpa membuat banyak masalah untuk mu!”
“Aku memiliki banyak pedang, jadi jika kalian menginginkannya...”
Domain Pedang!
Seketika lebih dari sejuta Pedang Dao muncul di berbagai penjuru di dalam kabut darah.
“Pilih dan ambil mana saja pedang yang kalian maksud itu!”
Semua Pedang Dao mengincar bayangan-bayangan. Tidak berselang lama sebelum teriakan-teriakan mulai terdengar.
Xiang Shin bisa merasakan setiap pedang yang berhasil melukai musuh, langsung meleleh seolah es yang mencair.
Bahkan Pedang Dao yang memiliki kualitas rendah tidak mampu bertahan lama di dalam kabut darah.
Sosok Jia Quan tiba-tiba muncul di atas Xiang Shin, menebaskan tombaknya sekuat tenaga.
Xiang Shin cukup terkejut karena tidak bisa merasakan kedatangan pria ini. Namun ia mampu bereaksi dengan cepat, menggunakan Pedang Dao di tangannya untuk menahan serangan.
Pedang Dao berakhir hancur saat di hantam senjata Jia Quan, Xiang Shin terpental keras ke bawah.
Jia Quan berbuat mengejar Xiang Shin untuk memberikan serangan lanjutan. Akan tetapi Xiang Shin sudah berteleportasi di sampingnya, mengayunkan sebuah pedang dengan bilah merah darah.
Jia Quan dapat menghindar, tapi tidak dengan sempurna. Punggungnya mendapatkan tebasan yang panjang dan dalam.
“Itu.. cepat serahkan Pedang Darah Kematian itu!” Jia Quan kini menatap penuh kemarahan pada Xiang Shin saat melihat Pedang Darah Kematian di tangan pemuda itu.
__ADS_1
Xiang Shin pun sekarang sedikit memahami apa yang terjadi.