
Belasan anggota Sekte Naga Es yang masih selamat, kini gemetar ketakutan menyaksikan bagaimana Ketua Sekte mereka terbunuh dengan sangat mengerikan.
“Berikutnya giliran kalian.” Xiang Shin menyeringai lebar.
“S-senior.. tolong ampuni kami, kami sama sekali tidak pernah menyinggung mu.. kami akan langsung pergi dari sini..”
Para anggota Sekte Naga Es gemetar ketakutan.
“Sayangnya jika kalian sudah masuk maka artinya kalian harus meninggalkan nyawa kalian.”
Pedang Dao Yin!
Xiang Shin mengangkat pedang Yin di tangannya, bersiap untuk menebaskannya.
“XIANG SHIN!”
Sebelum Xiang Shin menebaskan pedangnya, teriakan Bing Huang terdengar jelas. Ia melihat puluhan tornado energi dingin bergerak ke arahnya.
“Mengganggu saja.”
Pedang Dao Yang!
Xiang Shin menciptakan Pedang Dao Yang kemudian melemparkannya. Pedang itu mulai berubah menjadi sosok naga raksasa, meraung keras menghempaskan semua tornado energi dingin.
Xiang Shin membiarkan Pedang Dao Yang mengurus Bing Huang sementara dirinya melanjutkan aksinya, menebaskannya Pedang Dao Yin, menyemburkan gelombang energi Yin, menghantam belasan anggota Sekte Naga Es.
__ADS_1
Energi Yin meresap masuk ke dalam tubuh, meleburkan setiap susunan tubuh mereka menjadi energi murni. Mereka sepenuhnya musnah menjadi energi Yin.
Sementara itu, Bing Huang dalam wujud Dewa Es raksasa masih bertarung menghadapi Naga Yang. Pertarungan mereka awalnya setara namun saat kedatangan para bawahan Bing Huang, mereka bekerja sama menaklukkan Naga Yang.
Belasan dari mereka menahan Naga Yang dengan memegang tubuhnya lalu Bing Huang memotongnya menjadi bagian-bagian kecil.
Beberapa saat setelah mereka menghancurkan Naga Yang, Bing Huang dan yang lainnya berniat menyerang Xiang Shin, tapi mereka terhenti saat merasakan sesuatu yang aneh.
Tubuh Dewa Es mereka mulai melebur. Mereka baru menyadari jika energi Yang yang di pancarkan Naga Yang itu bagaikan racun yang menekan energi unsur Yin.
“Jadi apa yang akan kalian lakukan berikutnya? Apa kalian ingin menyerah atau terus bertarung melawan ku?” Xiang Shin tersenyum tipis.
“Apa kau akan membiarkan kami hidup jika kami menyerah?” tanya Bing Huang.
“Tentu saja kalian tetap akan mati.”
Pertarungan antara Xiang Shin menghadapi para anggota Istana Dewa Es pun berlanjut. Dalam pertarungan mereka, para anggota Istana Dewa Es yang berada di ranah Dewa Sejati mulai berdatangan.
Sementara anggota yang berada di bawah ranah Dewa Sejati menggunakan kapal angkasa untuk menyerang Xiang Shin. Ada ribuan kapal angkasa yang kini siap berperang.
Xiang Shin terus membunuh mereka. Dalam sekejap dia bisa membunuh ratusan sampai ribuan musuh. Tapi karena ini memang markas musuh, mereka terus berdatangan lebih banyak dari pada jumlah yang berkurang.
Selain itu, pasukan dari luar juga mulai datang seolah tanpa henti.
Pasukan dari seluruh galaksi bersatu hanya untuk menghadapi satu orang saja.
__ADS_1
Saat di tengah pertarungan, Xiang Shin merasakan aura yang familiar masuk melalui formasi pertahanan Istana. Ia pun mengeluarkan gelombang energi kuat, menghempaskan semua musuh di sekitarnya.
Xiang Shin seketika menghilang dari pandangan semua orang. Mereka semua waspada, melihat sekitar tapi tidak menemukan keberadaan Xiang Shin. Entah ke mana dia berteleportasi.
***
Di salah satu sisi formasi pertahanan Istana, seorang gadis cantik masuk melalui formasi pertahanan. Dia adalah Su Chi, senior Qin Qiaoyu yang berkhianat dari Istana Dewi Salju.
Sebelumnya ia sedang kembali dari misi. Melihat Istana Dewa Es yang mengaktifkan formasi pertahanan, ia bergegas untuk kembali, berpikir ada musuh yang datang menyerang.
Saat ia masuk melalui formasi pertahanan, ia melihat hampir seluruh area Istana sudah luluh lantak.
“Apa.. musuh macam apa yang datang menyerang hingga mampu melakukan sesuatu seperti ini?” Su Chi bergumam pelan.
“Musuh seperti ku.”
Su Chi di kejutkan dengan suara seorang pria di belakangnya. Ia buru-buru menjauh sambil membalik badan.
Sayangnya lehernya sudah lebih dulu di cekik. Ia pun bisa melihat wajah pria itu dengan jelas.
“Kau.. Xiang Shin.. arrkk!” Su Chi berteriak kesakitan saat Xiang Shin semakin keras mencekik lehernya.
“Tepat sekali. Mengingat apa yang kau lakukan pada Yu’er, melihat wajah mu membuat ku juga merasa muak. Pengkhianat seperti mu tidak pantas untuk hidup.” Xiang Shin berkata dengan dingin. “Tapi aku tidak akan membunuh mu, Yu’er lebih pantas untuk melakukan hal tersebut.”
Xiang Shin tau seberapa dendam Qin Qiaoyu pada Su Chi jadi ia tidak akan mengambil nyawa Su Chi, meskipun ia yakin Qin Qiaoyu tidak akan marah padanya jika ia melakukan hal tersebut.
__ADS_1
Xiang Shin memukul perut Su Chi, menanamkan segel untuk mengunci kultivasinya lalu memasukkannya ke dalam cincin dimensi kecil.