Penguasa Alam Semesta

Penguasa Alam Semesta
Ch.549 - Xiang Shin Melarikan Diri


__ADS_3

“DIAM!”


Saat Xiang Shin dan Xiang Shui masih cekcok mulut saling tuduh, suara teriakan Evrilia terdengar keras hingga membuat mereka berdua terdiam.


Evrilia mendarat di dekat Xiang Shin yang sekarang kerah bajunya masih di tarik Xiang Lan.


“Dari pada kalian saling tuduh, lebih baik untuk menanyakan langsung padanya, siapa dia dan kenapa dia memiliki wajah yang mirip dengan mu.” Evrilia menatap tajam Xiang Shin.


“Lia, dia juga mirip dengan Shui’er.” Xiang Shin menatap Xiang Shui.


“Kau masih ingin menuduh ku?!”


“Memangnya siapa lagi yang harus di tuduh!”


“DIAM!”


Kali ini Xiang Lan yang berteriak.


“Benar kata ibu, lebih baik menanyakan langsung padanya.” Xiang Lan melepaskan kerah baju ayahnya kemudian menatap pria muda yang masih berdiri di tempatnya.


“Siapa kau dan untuk apa kau datang kemari?” Evrilia bertanya dengan ekspresi serius.


“Aku datang ke sini atas perintah ibu ku untuk menemui ayah ku. Perkenalkan nama ku Xiang Zhu.” Xiang Zhu menangkupkan tangannya dengan senyum lebar penuh semangat.


Xiang Shin dan Xiang Shui langsung mendapatkan tatapan tajam dari Xiang Lan dan Evrilia setelah mendengar marga pria muda itu adalah Xiang.


“Tenang dulu Lan’er, Lia, dia masih belum mengatakan siapa ayahnya.” Xiang Shin berkeringat dingin, entah kenapa perasannya terasa tidak enak.

__ADS_1


“Katakan siapa ayah mu!” Xiang Lan bertanya dengan nada mengancam.


“Tenanglah Kakak Xiang Lan, tidak perlu mengancam seperti itu.”


“Kau memanggil ku kakak? Itu artinya...”


“Benar, kita memiliki ayah yang sama.” Xiang Zhu menatap Xiang Shin.


Mata Xiang Shin melebar karena terkejut, ia langsung merasakan dua ledakan aura yang di arahkan padanya. Matanya seketika menangkap sebuah kepalan tangan yang berada tepat di depan wajahnya. Itu jelas adalah pukulan Xiang Lan yang siap menghantamnya.


Xiang Shin seketika menghilang hingga pukulan Xiang Lan mengenai udara kosong. Xiang Shin sudah melesat melarikan diri.


“TUNGGU KAU!” Xiang Lan langsung mengejar ayahnya.


“Tetua Hua Yin, aku serahkan urusan di sini pada mu!” Evrilia tidak menunggu jawaban Tetua Hua Yin dan langsung mengejar suaminya.


“Kalian semua serahkan saja pemuda ini pada ku. Tetua Hua Yin, pimpin pasukan untuk melakukan penjarahan!”


“Baik Tuan Muda.” Tetua Hua Yin langsung membawa semua pasukan pergi, meninggalkan Xiang Shui dan Xiang Zhu di sana.


“Kau, apa kau benar-benar anak dari ayah ku? Atau kau hanya berpura-pura? Siapa ibu mu?” Xiang Shui melayang mendekati Xiang Zhu.


“Aku tau memang tidak mungkin di percaya begitu saja.” Xiang Zhu mengangguk kemudian menggores ujung jarinya, mengeluarkan setetes darah. “Kakak Shui, kau ahli dalam susunan formasi kan, kau bisa mengetes kecocokan darah kita untuk mengetahui apakah kita saudara atau tidak.”


Setetes darah Xiang Zhu melayang ke depan Xiang Shui.


Xiang Shui langsung membuat susunan formasi sihir lalu mengeluarkan setetes darahnya juga. Ia pun memulai proses pengetesan.

__ADS_1


Setelah beberapa saat Xiang Shui tertegun karena hasilnya memang benar, mereka berdua adalah saudara.


“Aku mendengar ayah ku memiliki 3 istri lainnya selain ibu ku dan bibi Ling-ling. Apa ibu mu salah satu dari mereka?”


“Eh, ayah memiliki istri sebanyak itu? Memangnya siapa saja di antara 3 itu?” Xiang Zhu tidak pernah mendengar cerita dari ibunya kalau ayahnya memiliki 5 istri.


“Huo Cai’er, Yun Yihua dan Luo Xian Lin.”


“Ah sayangnya nama ibu ku tidak di antara ketiga yang kau sebutkan.”


“Jadi ternyata ayah memiliki wanita simpanan! Orang itu, benar-benar membohongi kami!” Xiang Shui mengingat perkataan ayahnya jika dia tidak memiliki wanita lain lagi selain kelima istrinya sekarang.


Namun ternyata ayahnya memiliki wanita lain dan sekarang sudah memiliki anak yang seumuran dengannya. Bagaimana mungkin dia tidak merasa marah.


“Lalu siapa ibu mu?” Xiang Shui bertanya dengan nada di tekan.


“Ibu ku adalah sang Dewi Waktu, Han Shizu.” Xiang Zhu memperkenalkan ibunya dengan penuh kebanggaan.


Xiang Shui membuka mulutnya tapi tidak ada suara yang keluar. Ia mengingat saat di mana Dewi Waktu muncul di acara turnamen.


Mungkinkah saat itu Dewi Waktu melakukan sesuatu pada ayahnya? Jika benar maka itu menjelaskan kenapa ayahnya terlihat sangat lesu dan kelelahan saat itu.


“Hah.. aku tidak tau bagaimana kejadian pastinya, aku harus bertanya pada ayah untuk mengetahuinya nanti.” Xiang Shui bergumam dalam hati.


“Jadi Dewi Waktu menyuruh mu untuk menemui ayah kan. Kalau begitu sebaiknya berdoa saja semoga ayah masih hidup setelah tertangkap oleh Lan’er dan Ibu.” Xiang Shui tidak bisa membayangkan bagaimana nasib ayahnya nanti.


Ia hanya bisa berharap dia masih bisa hidup.

__ADS_1


__ADS_2