Penguasa Alam Semesta

Penguasa Alam Semesta
Ch.404 - Menunggu


__ADS_3

“Kakak Lan, aku bertanya-tanya selama ini dari mana Ibu mu mengetahui tentang keberadaan Makam Xiang Shin di Wilayah Bawah?” Xiang Shin bertanya saat mereka berdua masih dalam perjalanan.


Ini merupakan alam rahasia yang sepertinya baru kali ini terbuka dari dunia luar karena baik para Peri maupun Iblis tidak mengetahui informasi apapun mengenai alam rahasia ini.


Lalu bagaimana Evrilia yang merupakan kultivator dari Dimensi Manusia mengetahui tempat Makam Xiang Shin sementara para Peri dan Iblis di sini sama sekali tidak tau apa-apa.


“Hm.. aku pun tidak tau. Ibu hanya memerintahkan untuk mencari keberadaan Makam Xiang Shin di Wilayah Bawah, sama sekali tidak memberitahukan dari mana dia mengetahuinya!..


Tapi aku berpikir karena makam ini adalah milik kultivator dengan marga Xiang, mungkin saja ini makam leluhur kita. Pasti yang memberitahu ibu mengenai keberadaan makam ini adalah ayah.”


“Mana ada aku pernah memberi tahu Evrilia mengenai Makam Xiang Shin sementara aku sendiri tidak tau apa-apa,” Xiang Shin bergumam dalam hati kemudian menghela nafas, “apakah aku harus memberitahu Xiang Lan kalau aku ini ayahnya?”


“Kakak Lan, bagaimana jika ternyata ayah masih hidup kemudian kau bertemu dengannya, apa yang akan kau lakukan? Menangis dan memeluknya?” Xiang Shin ingin memastikan reaksi Xiang Lan dulu sebelum membuat keputusan.


“Hah? Menangis? Untuk apa aku menangisi orang sepertinya yang bahkan tidak peduli pada ibu ku? Malah bagus dia mati, dengan begitu aku bisa meminta ibu mencarikan ayah baru kemudian membuatkan ku seorang adik.”


“Astaga Xiang Lan, kata-kata mu menyakiti hati kecil ku,” Xiang Shin bergumam dalam hati sambil memegang dadanya.


“Tapi jika dia benar-benar masih hidup dan aku bisa bertemu dengannya. Aku ingin menghajarnya sampai setengah mati baru meminta penjelasan kenapa dia menghilang selama ini!” Xiang Lan mengepalkan tangannya, benar-benar serius dengan perkataannya.

__ADS_1


“Seharusnya bukan aku yang menghilang, tapi ibu kalian lah yang menghilang,” Xiang Shin bergumam dalam hati dengan tersenyum kecut.


Dalam perjalanan, Xiang Shin juga mengirim sinyal pada pasukannya untuk berkumpul. Dalam situasi tidak terduga ini, Xiang Shin perlu memberikan beberapa arahan terlebih dahulu pada para pasukannya sebelum memasuki Makam Xiang Shin.


Beberapa hari kemudian, Xiang Shin dan Xiang Lan memutuskan mendarat di area kosong yang berjarak tidak terlalu jauh dari Makam Xiang Shin.


Xiang Shin bisa melihat ada banyak tempat pertarungan terjadi yang di dominasi oleh para Spirit Beast.


“Adik Shin, di sana Kakak sedang bertarung melawan gerombolan Spirit Beast, aku harus segera membantunya.”


“Kalau begitu kita akan berpisah di sini. Seharusnya dengan kalian bisa mengatasi para Spirit Beast itu,” Xiang Shin tidak berniat membantu karena ia melihat Xiang Shui dan pasukannya mendominasi pertarungan.


Xiang Shin membuat susunan formasi sihir yang cukup luas di tanah kemudian melakukan segel tangan. Beberapa saat kemudian semua pasukan Xiang Shin muncul di sana, termasuk pasukan Xiao Zhou dan Xiao-Xiao.


Xiang Shin dapat menteleportasikan mereka semua sekaligus kemari karena ia sudah mengirimkan sinyal perintah sebelumnya.


Xiang Shin sudah memerintahkan pasukannya jika ia mengirim sinyal nantinya, mereka akan memasang formasi sihir teleportasi dan berdiri di sana. Dengan begitu ia bisa langsung memanggil semua pasukannya tanpa kesulitan.


“Tuan Shin!”

__ADS_1


Semua pasukan Xiang Shin menangkupkan tangannya, tentu saja kecuali Xiao-Xiao yang memang tidak pernah menghormati dirinya.


Xiang Shin melihat pasukannya berkurang beberapa ratus dari jumlah awal. Bisa di bilang ini merupakan keberuntungan karena pasukannya hanya berkurang beberapa ratus di tengah tempat asing yang sangat berbahaya ini.


“Akan aku dengarkan penjelasan kalian nanti, sekarang biar aku jelaskan mengenai istana tersebut,” Xiang Shin mulai menjelaskan tentang istana secara garis besar.


“Sekarang ini karena para Spirit Beast mendominasi alam rahasia ini dengan jumlah dan kekuatan mereka, kita akan terus bersama untuk saling menjaga satu sama lain!”


“Baik Tuan Shin!”


“Tuan Shin, kami baru-baru ini menemukan herbal aneh yang...”


Masing-masing pemimpin pasukan melaporkan apa saja yang mereka temukan selama perjalanan.


Mereka mengalami beberapa kali pertarungan melawan para Spirit Beast dan mereka akan memilih mundur jika itu tidak memungkinkan untuk mereka hadapi.


Dengan strategi yang sudah Xiang Shin atur untuk para pasukannya jika melawan musuh kuat, semua pasukannya tidak mendapatkan banyak korban.


“Kalau begitu kalian simpan dulu semua barang yang kalian dapatkan. Para Spirit Beast dan yang lainnya mendekat dengan cepat tapi semuanya menunggu dalam jarak tertentu, mungkin akan ada sesuatu yang terjadi atau Istana itu masih belum waktunya untuk di masuki. Terlebih Spirit Beast tingkat Dewa masih belum terlihat.”

__ADS_1


Xiang Shin memerintahkan pasukannya untuk menunggu dulu sambil memperhatikan situasi.


__ADS_2