
Xiang Shin sampai sekarang masih belum tau siapa nama wanita itu dan apa alasannya melakukan hal ‘kejam’ ini pada dirinya.
Dia tiba-tiba datang, marah kemudian membawanya ke tempat aneh ini untuk di ‘siksa’ selama 10 tahun.
“Kenapa.. kau berhenti?” Xiang Shin menoleh ke arah Han Shizu yang tidur di sampingnya.
Biasanya dirinya di buat bekerja nonstop tanpa istirahat namun kali ini Han Shizu memberi jeda.
“Oh apa kau sudah kecanduan? Ingin melakukannya lagi?” Han Shizu menjilat bibirnya.
“B-bukan begitu.. hanya saja aku ingin tau, apakah sudah 10 tahun?”
Batin Xiang Shin sudah tersiksa untuk mengetahui berapa lama waktu berlalu.
Xiang Shin sudah tidak kuat jika harus melakukannya lagi. Ini benar-benar pertama kalinya ia di buat tidak berdaya oleh seorang wanita.
“Ya ini sudah 10 tahun, masa hukuman mu sudah berakhir.”
Xiang Shin pun bisa merasa lega, akhirnya ia terbebas dari siksaan ini.
“Ah.. aku masih belum tau siapa nama dan apa tujuannya. Aku takut dia akan marah dan menambah masa hukuman ku, jadi lebih baik aku diam.” Xiang Shin bergumam dalam hati.
Han Shizu membersihkan tubuh Xiang Shin, memasangkannya pakaian lengkap. Xiang Shin masih tidak bisa bergerak akibat ‘bekerja’ terlalu lama.
“Kalau begitu aku akan mengirim mu kembali, aku akan menemui anak kita dulu.”
__ADS_1
“Eh? Apa kau bilang tadi?”
Xiang Shin sama sekali tidak sempat mendapat jawaban sebelum ia di kirim kembali ke arena turnamen.
Han Shizu pun memasang pakaiannya kemudian masuk ke dalam bangunan kecil di tengah Padang rumput yang luas.
“Ibu!”
Seorang anak kecil berusia 5 tahun langsung melompat memeluk Han Shizu.
“Xiang Zhu, apa kau sudah makan?”
“Un, masakan ibu sangat enak, aku rasanya ingin makan lagi.” Xiang Zhu terlihat antusias.
Han Shizu sang Dewi Waktu, memiliki pengendalian hukum waktu yang di luar nalar. Saat menyadari dirinya hamil, ia tentu sangat senang, namun saat itu ia masih menghukum Xiang Shin jadi ia menghentikan waktu kemudian menjalani 9 bulan kehamilan hingga ia melahirkan Xiang Zhu.
Itu membuat Xiang Shin merasa dirinya menjalankan hukuman tanpa jeda hingga dirinya tidak mengetahui sudah memiliki seorang anak dari wanita yang sama sekali tidak ia ketahui namanya.
***
Xiang Shin masih memproses perkataan Han Shizu tentang ‘anak’.
Anak? Apakah dia tidak salah dengar? Memangnya sejak kapan wanita itu hamil? Ia sama sekali tidak pernah melihat perubahan pada perutnya.
Xiang Shin melihat sekitar, ia akhirnya mengingat jika sebelumnya ia sedang mengikuti turnamen. Ia akan bertarung melawan Yang Yin tapi Han Shizu membawanya entah ke mana.
__ADS_1
Bukankah 10 tahun sudah berlalu? Kenapa semua penonton masih ada di sini? Bahkan kelompoknya juga ada di sana.
Xiang Shin memperkirakan jika waktu di tempatnya berada sebelumnya berjalan jauh lebih cepat. Tapi apakah 10 tahun bisa di buat berjalan hanya 1 detik saja?
Wanita itu pasti menguasai Dao Waktu dengan tingkat yang sangat tinggi.
“Xiang Shin, kenapa kau tiba-tiba tidur? Apa kau menghina ku?” Yang Yin mengerutkan keningnya melihat Xiang Shin tiba-tiba saja tidur di tanah setelah Tetua Gong Lang memulai pertarungan.
Di tempat kelompok Xiang Shin, mereka juga terlihat bingung dengan Xiang Shin yang tiba-tiba saja jatuh ke tanah.
“Ada apa dengan Saudara Shin? Apakah dia memiliki rencana tersembunyi?” Yin Litian mengerutkan keningnya.
“Aku tidak tau. Mengingat kebenciannya pada Yang Yin, aku rasa dia tidak punya alasan untuk bersikap lemah seperti itu.” Xiang Shui juga kebingungan.
“Yang.. Yin..!” Xiang Shin menjadi serius, ia berusaha berdiri menggunakan kedua tangannya sebagai tumpuan.
Hingga ia mulai berdiri dengan lutut yang bergetar hebat. Ia bahkan terlihat bisa jatuh kapan saja.
10 tahun nonstop tentu saja sangat sulit bagi Xiang Shin, apa lagi sekarang. Bagaimana dia akan menghadapi Yang Yin sementara dirinya berdiri saja susah.
Yang Yin tidak langsung menyerang karena tingkah aneh Xiang Shin membuatnya waspada. Bisa saja ia sengaja melemah untuk membuatnya lengah. Tapi apakah dia benar-benar akan melakukan trik murahan seperti itu?
Yang Yin ingin memastikannya jadi ia langsung melesat menyerang menggunakan kepalan tangannya yang di selimuti energi Yin-Yang.
Yang Yin mengincar wajah Xiang Shin. Sebelum pukulan itu mengenai sasaran, tubuhnya tiba-tiba terhenti di tempat seperti tertahan seolah sesuatu yang tidak terlihat.
__ADS_1
“Turnamen ini membosankan, jadi mari kita hentikan saja.”
Sosok Han Shizu muncul di samping Xiang Shin.