
1 minggu sudah berlalu di Dimensi Dong Jian.
“Sial! Mereka terus saja berdatangan seolah tidak ada habisnya!”
“Saudara Mu dan saudara Wu telah tewas. Ini benar-benar buruk.”
“Jika ini terus berlanjut, kita semua pun akan tewas!”
Di suatu tempat di Dimensi Dong Jian, terlihat 4 orang yang terkepung oleh puluhan serigala raksasa dengan buku hitam kelam seperti kegelapan.
3 di antara 4 orang itu adalah pria sementara satu sisanya adalah seorang wanita. Mereka semua adalah anggota Sekte Pedang Dunia.
“Senior Luo, apa yang harus kita lakukan?”
“Aku akan membuat celah! Kemudian kalian harus segera pergi dan mencari bantuan!” Luo Xian Lin menghimpun energi pedang pada pedang di tangannya.
“Lalu bagaimana dengan mu, senior Luo? Kami tidak mungkin akan meninggalkan mu!”
Mereka adalah pria, bagaimana mungkin mereka akan membiarkan seorang wanita mengambil peran utama dan melindungi mereka. Terlebih wanita itu adalah orang yang mereka kagumi.
Memang Luo Xian Lin merupakan kecantikan nomor satu di Sekte Pedang Dunia, banyak sekali pria yang mendambakannya.
“Aku masih memiliki cukup banyak energi pedang, jadi tidak akan masalah.”
“Tapi...”
“Dari pada kalian terus mengoceh lebih baik ikuti perintah ku! Itu akan lebih baik dari pada kita semua terbunuh di sini!”
“Baik senior.”
Pada akhirnya ketiga pria itu mengikuti perintah Luo Xian Lin.
__ADS_1
“Aku tidak memiliki pilihan lain selain menggunakan itu!”
Tubuh Luo Xian Lin mengeluarkan percikan api yang seketika membesar hingga menyelimuti seluruh tubuhnya. Mata Luo Xian Lin menjadi merah menyala , rambutnya terangkat bagaikan bendera yang berkibar.
Siluet burung pipit api muncul di atas Luo Xian Lin yang kemudian masuk ke dalam tubuhnya.
“Itu.. jiwa bela diri senior Luo. Hebat, ini baru pertama kalinya aku melihatnya.”
“Sama, aku juga.”
Jiwa bela diri, ini merupakan suatu hal khusus yang tidak semua kultivator miliki.
Biasanya setiap keluarga ternama di Alam Surgawi memiliki kemampuan khusus mereka masing-masing. Kebanyakan dari keluarga itu memiliki garis darah kuat yang bisa meningkatkan kekuatan dan kemampuan mereka jika di aktifkan.
Sementara dari keluarga Luo Xian Lin memiliki jiwa bela diri. Luo Xian Lin dapat bergabung dengan jiwa bela dirinya hingga dia bisa menggunakan elemen alami di tubuh mereka tanpa memerlukan energi apa pun selama stamina mereka masih ada.
Namun jika tanpa energi Qi Surgawi, menggunakan jiwa bela diri akan sangat mudah menguras stamina.
*BOOMM!!
Bola api itu meledak keras namun para serigala itu sudah menghindar lebih dulu.
“SEKARANG!”
Mereka lekas bergerak setelah di perintahkan oleh Luo Xian Lin. Para serigala itu ingin mengejar ketiga pria itu namun Luo Xian Lin langsung menyemburkan nafas api untuk menghalangi mereka.
Para serigala menggeram marah, salah satu serigala menyerang Luo Xian Lin dengan cakarnya.
Luo Xian Lin menahan serangan tersebut menggunakan pedangnya. Tanah di bawah kaki gadis itu seketika membentuk kawah saat cakar serigala raksasa menghantam pedangnya.
Luo Xian Lin membuat api yang lebih besar hingga api menyambar tubuh serigala itu, membuatnya berguling-guling berusaha memadamkan api namun percuma.
__ADS_1
Serigala lainnya marah kemudian menyerang Luo Xian Lin secara bersamaan.
Luo Xian Lin berusaha melawan meskipun memang sulit bertarung melawan begitu banyak Spirit Beast di kondisinya saat ini.
*BAM!
Luo Xian Lin terpental sampai menabrak pohon hingga tumbang. Gadis itu memuntahkan seteguk darah sebelum jauh ke tanah.
“Sial..” Luo Xian Lin berusaha bangkit, ia tidak ingin mati di tempat seperti ini.
Para serigala itu berlari, berniat menyerang Luo Xian Lin. Namun puluhan pedang seketika melesat entah dari mana menahan para serigala itu.
Salah satu pedang menancap di depan Luo Xian Lin. Tiba-tiba pedang itu menghilang dan seseorang muncul. Orang itu menyambar tubuh Luo Xian Lin kemudian keduanya menghilang bersama dengan semua pedang yang menahan para Spirit Beast.
Gerombolan serigala itu langsung melolong melihat mangsa mereka yang telah hilang.
Kejadian itu terjadi begitu cepat, Luo Xian Lin bahkan tidak sempat bereaksi dan kebingungan saat ini melihat tempatnya berada yang seolah tiba-tiba berubah.
Pandangan Luo Xian Lin mengarah pada pria yang baru saja membantunya.
“Kau.. Xiang Shin,” Luo Xian Lin tidak tau bagaimana caranya Xiang Shin membawanya berpindah tempat secara instan.
Xiang Shin mengelus dagunya, “hm.. meskipun sedang terluka, tapi pemandangan ini cukup bagus. Akan aku anggap ini sebagai hadiah rasa terima kasih mu pada ku karena telah menyelamatkan nyawa mu.”
Luo Xian Lin awalnya bingung, namun ketika ia menunduk melihat ke arah pandangan Xiang Shin, ia pun menyadari bahwa pakaian bagian atasnya rusak hingga itu jelas terlihat.
“Kyaaa...!” Luo Xian Lin langsung menutupinya dengan kedua lengannya, “kau melihatnya?!”
“Tentu saja aku melihatnya, kau pikir aku buta? Mata ku ini sangat sehat sejahtera, apa lagi ketika melihat hal seperti itu.”
“Kau.. dasar mesum!” Luo Xian Lin mendengus kesal.
__ADS_1