
Yang Yin begitu penasaran dengan wajah Xiang Shui yang tertutupi topeng karena Xiang Shui mengingatkannya pada Xiang Shin, orang yang paling ia benci sampai sekarang ini, satu-satunya orang yang bisa mempermainkannya.
Dari yang Yang Yin lihat dalam 5 pertarungan tadi, beberapa teknik yang Xiang Shui gunakan sama dengan milik Xiang Shin, namun gerakannya sedikit berbeda. Karena itulah Yang Yin kurang yakin kalau pria bertopeng itu adalah Xiang Shin.
Selain itu, jika dia adalah Xiang Shin maka pasti sudah terkejut melihat wajahnya. Xiang Shin pasti berpikir dia telah tewas jadi melihatnya ternyata masih hidup, Xiang Shin tidak mungkin bersikap seolah tidak mengenalnya sama sekali.
“Jika kau menang maka aku akan menyerahkan token peserta milik ku. Tapi jika kau kalah, aku ingin mendapatkan beberapa informasi dari mu.”
Xiang Shui mengerutkan keningnya, ia sama sekali tidak mengerti kenapa Yang Yin menginginkan informasi. Padahal ia sudah menyembunyikan identitasnya jadi tidak mungkin Yang Yin mengetahui siapa dirinya hingga ia meminta informasi.
“Bagaimana jika aku tidak memiliki informasi yang kau inginkan itu?”
“Tidak, kau pasti memilikinya, informasi tentang seseorang bernama Xiang Shin,” Yang Yin menyipitkan matanya, berusaha melihat menembus topeng di wajah Xiang Shui, “sayangnya aku tidak bisa melihat bagaimana ekspresi mu jadi aku tidak bisa mendapatkan lebih banyak keyakinan.”
“Dia mengetahui tentang ayah ku? Apakah dia kenalan ayah?” Xiang Shui bergumam dalam hati, mengerutkan keningnya.
“Baiklah, cukup basa-basinya. Bagaimana jika kita mulai,” Yang Yin memasang kuda-kuda dengan sebilah pedang di tangannya.
“Tentu saja, aku bisa menyerang kapan saja,” Xiang Shui bersiap.
__ADS_1
“Kalau begitu aku tidak akan menahan diri!” Yang Yin langsung melesakkan energi Yin-Yang dari tubuhnya membuat Xiang Shui terkejut.
Xiang Shui terlempar beberapa mil. Ia dapat dengan cepat mendapatkan kembali momentumnya, namun di saat yang bersamaan di hadapannya sudah ada Yang Yin dengan pedang yang mengincar topengnya.
Domain Pedang Pemotong!
Yang Yin melapisi tubuhnya dengan energi Yin-Yang, melakukan tebasan kuat hingga kekuatan Domain Pedang Pemotong tidak sampai menggapai dirinya, tapi tebasannya dapat tertahan sejenak hingga Xiang Shui dapat bergerak menjauh.
“Dia kuat!” Xiang Shui langsung menjadi serius, “tidak ku sangka selain aku dan ayah ternyata masih ada orang yang menguasai energi Yin-Yang.”
“Domain Pedang Pemotong ya, kau cukup baik dapat menguasainya.” Yang Yin mengacungkan pedangnya, “apa kau masih akan menahan diri? Jika terus begini, bisa saja kau kehilangan anggota tubuh mu.”
Namun untuk melawan Yang Yin, Xiang Shui yakin ia tidak bisa terus menahan diri. Ia harus mengeluarkan semua yang ia miliki jika ingin menang.
Xiang Shui mengaktifkan Tanda Pedang Putih, mengeluarkan ratusan Pedang Dao.
Transformasi Malaikat Yin-Yang!
Aura Yin-Yang keluar menyelimuti tubuhnya. Sebagian rambutnya menjadi putih, sebagian lagi menjadi hitam kelam.
__ADS_1
Yang Yin melebarkan matanya namun seringainya menjadi sangat lebar.
“Itu jelas teknik milik Xiang Shin yang pernah dia gunakan dulu. Aura energi pedang itu juga merupakan Tanda Dao yang merupakan warisan kultivator ranah Dewa Sejati. Tapi pedang-pedang itu terasa lebih lemah dari milik Xiang Shin. Aku tau dia bukan Xiang Shin tapi dia pasti memiliki hubungan dengannya. Akan ku bunuh orang ini!” Yang Yi bergumam dalam hatinya.
“Sangat jarang aku bertemu orang yang benar-benar bisa membuat ku bertarung serius di tingkat kultivasi yang sama.”
“Aku pun begitu, aku harap kau tidak mengecewakan ku!”
Tiba-tiba ular Yin dan Yang keluar dari tanah di samping kiri dan kanan Xiang Shui. Kedua ular itu menerjang ke arahnya.
Xiang Shui tetap diam hingga saat ular itu hampir menerkamnya, ia menciptakan dua lingkaran portal.
Yang Yin bereaksi dengan cepat saat melihat bagaimana dua ular Yin-Yang miliknya masuk ke dalam lingkaran portal. Melihat bagaimana dua lingkaran portal juga muncul secara bersamaan di samping kiri dan kanannya, ia mengibaskan tangannya membuat ular Yin-Yang berhenti, secara bersamaan di bagian tubuh kedua ular itu melompat keluar kepala ular lainnya.
Refleks Xiang Shui melompat menjauh sambil menebaskan pedangnya, mengeluarkan gelombang energi Yin-Yang berbentuk bulan sabit.
Yang Yin dengan mudah menebas gelombang energi Yin-Yang tersebut sampai hancur menjadi butiran debu energi.
“Apa?!” Xiang Shui terkejut, “pengendaliannya terhadap energi Yin-Yang sangat baik. Padahal Yin-Yang sangat sensitif terhadap perubahan energi hingga dapat meledak jika terkena energi lainnya, tapi dia mampu membuatnya terpecah menjadi debu energi.”
__ADS_1
Xiang Shui mulai menganalisis kekuatan dan kemampuan Yang Yin.