
Xiang Shin di bawa menuju ke Galaksi Angin Hijau oleh Xiang Shui dan Xiang Lan.
Aliansi Galaksi Peri juga memiliki 10 Galaksi dan Galaksi Angin Hijau merupakan salah satu dari 10 aliansi.
“Yo, kenapa kau diam saja sekarang? Padahal sebelumnya kau mengatakan akan menggantikan ayah kami untuk memberikan pelajaran?” Xiang Shui terus membawa Xiang Shin dengan cara mencengkeram lehernya.
Xiang Shin tidak menjawab, ia hanya diam saja, sama sekali tidak memiliki niat untuk berbicara. Ia sadar perkataan Xiang Shui hanya untuk memprovokasinya jadi ia tidak ingin terpancing.
Saat mereka sudah tiba di pinggiran area Galaksi Angin Hijau, Xiang Shui melempar Xiang Shin ke salah satu asteroid terdekat.
Tangan Xiang Shin di ikat dengan rantai khusus yang membuat aliran energinya kacau dan sulit untuk di kendalikan.
Xiang Lan langsung melakukan segel tangan, membuat lapisan formasi yang membungkus seluruh area asteroid hingga mencegah Xiang Shin untuk melarikan diri.
“Baiklah, sekarang waktunya interogasi. Sebaiknya kau bisa bekerja sama jika tidak ingin merasakan sakit,” Xiang Shui benar-benar tidak main-main dengan perkataannya, “teknik apa yang kau gunakan hingga bisa menyamar sampai begitu sempurna? Tidak hanya wajah tapi aura mu pun bisa mirip. Jika bukan karena tingkat kultivasi mu, kau akan 100% bisa meniru diri ku.”
Xiang Shin benar-benar sudah sangat kesal karena terus saja di tuduh menyamar sebagai Xiang Shui. Padahal ini adalah wajah aslinya, sama sekali tidak pernah ia ubah.
“Dengar ya kalian berdua, terutama kau gadis sialan!” Xiang Shin menatap tajam Xiang Lan karena ia menyalahkan gadis itu atas kesalahpahaman ini, “apa kau mengingat apa yang terjadi pada diri mu sebelumnya?”
“Aku yang sedang bertanya di sini, kau tidak di berikan izin untuk bertanya!” Xiang Shui mengeluarkan aura untuk menekan Xiang Shin.
“Hah! Kaulah yang sebaiknya diam di sini!” Xiang Shin menatap Xiang Shui dengan ekspresi datar dan mata tajam.
__ADS_1
Xiang Shui entah kenapa terdiam, melihat ekspresi Xiang Shin membuatnya merasakan tekanan tertentu yang tidak bisa di jelaskan.
Sementara itu Xiang Lan mengingat bagaimana ia di kejar oleh para iblis hingga Xiang Shin menyelamatkannya.
“Aku menyelamatkan mu saat itu kemudian kau tiba-tiba memanggil ku kakak. Aku menyangkal hal tersebut tapi kau malah menangis dan akhirnya membuat ku terpaksa mengakui sesuatu yang seharusnya salah!..
Apa kau tidak sadar hah? Aku menyelamatkan mu, aku sengaja mengakui hal yang salah agar kau tidak menangis tapi apa yang aku dapatkan? Sungguh perlakuan yang baik dan ramah! Jika aku bertemu dengan ayah kalian, akan ku pukul wajahnya sebagai tanda penghormatan!”
“Kau malah menjadi semakin berani ya!”
“Tunggu dulu Kakak!”
Xiang Shui berniat menendang Xiang Shin namun Xiang Lan menghentikannya.
“Lalu bagaimana dia bisa memiliki penampilan seperti ini jika bukan dengan teknik menyamar tingkat tinggi?” Xiang Shui menunjuk wajah Xiang Shin.
“Ini adalah wajah asli ku! Sialan! Kaulah yang meniru wajah ku!”
“Hah?! Usia mu lebih muda dari ku jadi kaulah yang menjadi peniru di sini!”
Xiang Shin dan Xiang Shui mulai adu mulut.
“Kakak kau harus tenang dulu untuk saat ini! Aku rasa lebih bagus jika kita membicarakan ini baik-baik,” Xiang Lan berusaha mendinginkan suasana karena ia merasa ini memang salah paham, “baiklah, kalau begitu mari kita mulai dari perkenalan. Aku adalah Xiang Lan, dia kakak ku Xiang Shui, lalu siapa nama mu?”
__ADS_1
Xiang Shin menatap malas Xiang Lan sejenak sebelum menjawab, “Xiang Shin.”
Xiang Shui dan Xiang Lan terdiam mendengar nama Xiang Shin.
“Apa itu benar-benar nama mu?” Xiang Lan bertanya untuk memastikan apa dia tadi salah dengan atau tidak.
“Apa kalian ingin mengatakan lagi kalau aku meniru marga kalian?!” Xiang Shin berteriak kesal.
Keduanya kembali terdiam melihat ekspresi Xiang Shin yang jelas tidak main-main. Sepertinya dia memang tidak berbohong.
“Kakak, dia sepertinya berkata jujur.” Xiang Lan berbicara dengan Xiang Shui melalui telepati.
“Ya, aku pun merasa begitu. Marga Xiang dengan wajah yang mirip dengan ku, tidak salah lagi kita kemungkinan besar memiliki hubungan darah,” Xiang Shui juga membalas dengan telepati.
“Benar, jika tidak maka tidak mungkin penampilannya akan sangat mirip dengan Kakak dalam segala sisi bahkan sampai aura.”
“Hm tidak salah lagi, dia ini...”
Xiang Shui dan Xiang Lan pun menoleh ke arah Xiang Shin lalu berkata secara bersamaan.
“Anak haram ayah kita!”
“Hah?” Xiang Shin hanya bisa mengerutkan keningnya, tidak paham dengan perkataan dan apa yang di pikirkan kedua bersaudara di depannya.
__ADS_1