Penguasa Alam Semesta

Penguasa Alam Semesta
Ch.44 - Kekacauan Di Sekte Formasi Surga


__ADS_3

Malam harinya di Sekte Formasi Dewa


Aktivitas para anggota sekte yang sebelumnya ramai kini hanya ada beberapa saja yang masih berkeliaran di sekte. Kebanyakan dari mereka berada di kediaman masing-masing, entah mereka sedang bermeditasi atau mungkin bercocok tanam, tidak ada yang tau.


Sekte Formasi Dewa sangat tenang, hingga sesaat kemudian, terdengar sebuah ledakan keras dari arah tertentu.


Banyak orang yang langsung keluar dari kediaman mereka, melihat kearah sumber ledakan yang berasal dari area murid dalam.


Mereka tidak berpikir itu disebabkan oleh pertarungan resmi antar murid karena ledakan itu terjadi di area kediaman.


Tidak mungkin murid ada yang berani bertarung di area kediaman karena itu sangat di larang oleh sekte. Para anggota Sekte Formasi Surga harus melakukan laporan barulah bisa bertarung di arena.


Di tempat ledakan terjadi sudah terjadi keributan antar murid.


“Yu Ji! Apa-apaan maksud mu dengan ini hah?! Kau menyerang ku begitu saja tanpa alasan jelas!” teriak seorang pria sambil mencengkeram lengannya yang telah terpotong untuk menghentikan pendarahan.


“Yu Ji! Apa kau sudah gila?! Kita berada di area kediaman murid dalam! Kau akan di hukum berat melakukan ini!”


Belasan murid menatap penuh kemarahan pada pria yang berjarak tidak jauh didepan mereka.


Pria bernama Yu Ji itu tiba-tiba saja menyerang membuat ledakan keras. Meskipun sempat menghindar, tetap saja mereka terluka, bahkan salah satu diantara mereka kehilangan lengan.


Pria bernama Yu Ji itu hanya diam dengan tatapan kosong, ia tidak menjawab perkataan mereka.


Tidak berselang lama, puluhan murid dalam lainnya datang. Namun mereka sepertinya tidak datang untuk melawan Yu Ji karena mereka mengepung belasan orang yang terluka tersebut.


“Apa-apaan maksudnya ini? Apa kalian mau memberontak?!”


“Ingat! Sekte akan memberikan hukuman yang berat pada kalian jika melukai anggota sekte tanpa melakukan pertarungan resmi!”


“Apa kalian sebenarnya memiliki dendam pada kami?!”


Belasan orang itu berteriak marah, saling memunggungi satu sama lain, waspada terhadap puluhan orang yang mengepung mereka.


Tidak menjawab apapun yang mereka katakan, Yu Ji bersama puluhan orang lainnya menyerang mereka.

__ADS_1


Belasan orang itu tidak bisa melakukan banyak hal karena selain terluka, mereka juga kalah dalam jumlah. Pada akhirnya mereka tewas di tangan Yu Ji dan puluhan orang lainnya.


Tidak hanya di area murid dalam yang terjadi kekacauan, namun di area kediaman murid luar dan murid inti sekarang juga sama kacaunya.


Sementara itu, Xiang Shin sekarang berada di sebuah area yang dipenuhi pepohonan. Ia melihat kearah kepulan asap di area murid dalam sampai murid inti.


“Teruslah membuat kekacauan, selama kalian masih memiliki nyawa makan jangan pernah berhenti,” Xiang Shin bergumam.


Kekacauan yang terjadi sekarang tentu saja disebabkan oleh Xiang Shin. Para murid yang mengamuk itu adalah efek dari bola cahaya yang ia masukkan kedalam tubuh mereka.


Bola cahaya itu adalah teknik elemen cahaya baru yang Xiang Shin ciptakan sendiri saat pemahamannya pada elemen cahaya meningkat sebelumnya.


Elemen cahaya adalah salah satu elemen yang memiliki daya hancur paling kuat. Meskipun cahaya biasanya terkait dengan suatu hal yang suci dan menenangkan, namun Xiang Shin mampu membuatnya memiliki efek yang berbeda.


Dengan membuat konsep suci pada elemen cahaya semakin berlebihan, itu bisa membuat siapapun yang terkena serangan cahaya jadi kehilangan akal.


Xiang Shin bisa merasakan para kultivator tingkat Martial Ancestor keatas mulai berdatangan ke tempat terjadinya kekacauan.


Xiang Shin menempelkan telapak tangannya di tanah.


Energi Xiang Shin terus menyebar di tanah membuatnya bisa merasakan apapun yang berada diatas maupun di dalam tanah.


Xiang Shin terus memperluas area deteksinya, berusaha mencari keberadaan Qin Zhiyun dan Qin Qiaoyu.


Xiang Shin membuat keributan ini agar para kultivator tingkat Martial Lord di Sekte Formasi Surga hanya fokus pada kekacauan, membuat mereka tidak mendeteksi teknik Xiang Shin.


Selain itu Xiang Shin juga sudah menyabotase susunan formasi besar Sekte Formasi Surga ini, hingga ia lebih leluasa mencari Qin Zhiyun dan Qin Qiaoyu dengan teknik Roh Bumi.


Belasan menit berlalu, Xiang Shin membuka matanya kemudian melihat ke arah tertentu.


“Aku bisa merasakan keberadaan mereka di puncak salah satu gunung di area para petinggi sekte. Kemungkinan mereka di kurung di kediaman si pak tua brengsek itu!”


Meskipun Xiang Shin sudah mengetahui keberadaan Qin Zhiyun dan Qin Qiaoyu, namun ia tidak langsung bergerak. Ia masih menunggu saat yang tepat dan sekarang bukanlah saatnya.


***

__ADS_1


Qin Zhiyun dan Qin Qiaoyu mulai merasa kalau menjadi tahanan atau budak sepertinya adalah takdir mereka.


Bagaimana tidak, sebelumnya ayah yang paling cintai malah mengurung mereka dan menganggap mereka hanya sebagai alat semata. Ketika mereka sudah dibebaskan, mereka malah berada diambang kematian karena segel di tubuh mereka.


Penyelamat mereka harus bersusah payah mencari orang untuk menyelamatkan nyawa. Namun ketika orang yang dicari sudah ditemukan dan mereka berharap bisa mendapatkan kebebasan sepenuhnya, mereka malah diculik dan sekarang dijadikan tahanan.


Nasib mereka sungguh malang. Bahkan mereka berpikir mereka adalah pembawa sial.


Sekarang Qin Zhiyun dan Qin Qiaoyu meringkuk di dalam sebuah kurungan dengan mata kosong, seolah tidak memiliki harapan hidup lagi.


Mereka sama sekali tidak berpikir Xiang Shin akan datang menyelamatkan mereka sebagaimana apa yang terjadi sebelumnya.


Qin Zhiyun yang biasanya kuat dan selalu menenangkan adiknya, kini tidak bisa berkata apa-apa lagi. Ia sendiri tidak bisa menenangkan diri, bagaimana ia bisa menenangkan orang lain.


Tidak jauh dari tempat mereka di kurung, di atas sebuah batu giok, seorang pria paruh baya duduk bermeditasi.


Dia tidak lain adalah Ketua Sekte Formasi Surga, Duan Mu.


Duan Mu membuka matanya saat mendengar suara keributan dari luar.


“Siapa yang berani menyerang sekte ku?” Duan Mu bergumam, sesaat ia mengingat tentang Xiang Shin, “Apakah pemuda itu sudah kehilangan akal hingga berani menyerang sekte ku? Yah, wajar saja dia marah karena dua kekasihnya aku ambil.”


Duan Mu berdiri kemudian langsung keluar dari kediamannya, melesat kearah dimana kekacauan terjadi.


Dia mengerutkan keningnya saat melihat kekacauan terjadi di berbagai tempat. Jika hanya hanya Xiang Shin saja yang datang menyerang, tidak mungkin dia bisa membuat banyak kekacauan seperti ini.


Apakah itu artinya dia membawa pasukan?


“Tidak peduli seberapa banyak pasukan yang kau bawa, di tangan ku ada dua kekasih mu,” Duan Mu ingin menggunakan Qin Zhiyun dan Qin Qiaoyu untuk mengancam Xiang Shin.


Ia kemudian terbang ketempat dimana kekacauan paling besar terjadi.


Tidak berselang lama, Duan Mu menghentikan gerakannya saat merasakan sesuatu melesat kearahnya.


Saat Duan Mu menoleh, ia menemukan sebuah bola cahaya sudah berada beberapa meter di sampingnya.

__ADS_1


Tiba-tiba bola cahaya itu mengeluarkan cahaya yang sangat terang sampai membuat Duan Mu tidak bisa melihat apa-apa karena silau. Cahaya itu bahkan Sekte Formasi Surga hingga terlihat seperti sedang siang hari.


__ADS_2