Penguasa Alam Semesta

Penguasa Alam Semesta
Ch.157 - Melawan Perompak Luar Angkasa


__ADS_3

Waktu terus berlalu, Yun Yihua kebanyakan menghabiskan waktu di kamar bersama Xiang Shin. Tentu saja mereka tidak melakukan hal-hal yang seharusnya di lakukan suami istri, mereka hanya bermeditasi di sana tanpa ada yang saling mengganggu.


*BOOOOMMM!!


Tiba-tiba sebuah serangan menghantam gelembung pertahanan kapal. Yun Yihua langsung terbangun dengan sikap waspada, ia melihat sekitar namun tidak menemukan Xiang Shin. Gadis itu pun berlari keluar.


Di luar ternyata semua penumpang sudah bersiap untuk bertarung. Para kultivator tingkat Immortal Master berada di dek kapal, begitu juga dengan Yun Yihua.


“Di mana Xiang Shin?” Yun Yihua melihat ke segala arah namun tidak menemukan keberadaan Xiang Shin.


“Semuanya bersiap! Kita mendapatkan serangan dari para perompak!” Kapten kapal yang berada di tingkat Immortal Master tahap akhir bersiap siaga.


Tiba-tiba mereka merasakan kekuatan mereka melemah.


Kapten kapal melihat ke bawah kapal dan menemukan kapal mereka berada di dalam susunan formasi yang membuat kekuatan mereka di tikan.


“Sial! Kita masuk ke dalam perangkap mereka!” Kapten kapal berdecak kesal.


Tidak berselang lama, 3 kapal terlihat mendekat dari depan kemudian ribuan kultivator dari tingkat Half Immortal sampai tingkat Immortal Master terbang ke arah mereka. Masing-masing perompak itu menaiki sesuatu seperti papan yang membuat mereka bergerak cepat.


“Lindungi kapal! Jangan sampai mereka mendekat dan merusak kapal!” Kapten kapal menjadi yang pertama maju diikuti oleh yang lainnya.


Pertarungan pun terjadi antara para perompak melawan para kru dan penumpang kapal.


Karena susunan formasi yang menekan kekuatan membuat mereka kesulitan menghadapi perompak meskipun tingkat kultivasi mereka sama.

__ADS_1


5 perompak tingkat Immortal Master mengeroyok Yun Yihua.


Meskipun kultivasi perompak itu berada di bawahnya namun karena kekuatan Yun Yihua yang di tekan membuat gadis itu kesulitan. Bahkan belum 10 menit, Yun Yihua sudah mendapatkan luka di sekujur tubuhnya.


***


Sementara itu, Xiang Shin sudah menyadari kedatangan para perompak itu lebih awal. Dia melompat ke bawa dan mendarat di pusat susunan formasi penekan.


Xiang Shin mengibaskan tangannya, mengeluarkan Xuan dari cincin dimensinya.


“Xuan, bergerak secara diam-diam lalu coba hancurkan kapal-kapal perompak itu dari jarak jauh. Keluarkan kekuatan penuh mu!”


Xuan langsung terbang menjalankan tugas dari Tuannya. Sementara Xiang Shin diam berdiri di atas pusat formasi.


Xiang Shin menghantam keras pusat susunan formasi dengan telapak tangan kanannya, secara bersamaan puluhan kertas formasi sihir menghantam puluhan titik vital susunan formasi.


Xiang Shin sekali lagi melakukan segel tangan.


Seketika percikan-percikan petir menjalar ke segala penjuru formasi, membuat kerusakan susunan dan keretakan, tidak membutuhkan waktu lama sebelum susunan formasi itu hancur.


***


3 kapal perompak terus mendekat. Terlihat di dek kapal paling tengah yang juga lebih besar dari lainnya, berdiri seorang peria garang dengan tubuh kekar, hanya menggunakan celana panjang atau bertelanjang dada dengan pedang besar di punggungnya.


“Hahaha! Bunuh mereka semua! Tapi sisakan para wanita cantik agar kita bisa bersenang-senang!” pria kekar mengacungkan pedang besarnya.

__ADS_1


Dia adalah kapten perompak, Shu Bu.


Saat Shu Bu masih mengeluarkan tawa khas melihat bagaimana anggotanya membunuh mangsa, tiba-tiba ia merasakan firasat buruk, instingnya berteriak seolah memintanya untuk menghindari sesuatu.


Tanpa pikir panjang, Shu Bu melompat dari kapalnya, bersamaan dengan sebuah pancaran energi seperti sinar laser melesat menembus ketiga kapalnya seperti besi yang menusuk satu dengan mudah.


*BOOOMMM!!


*BOOOMMM!!


*BOOOMMM!!


Ketiga kapal perompak langsung meledak, hancur berkeping-keping. Shu Bu yang berada tidak terlalu jauh harus terkena dampak ledakan berupa luka bakar di kedua lengannya.


Ia hanya bengong melihat 3 kapal kebanggaannya hancur begitu saja dalam sekali serangan. Padahal ketiga kapal itu sudah mengaktifkan pertahanan yang bahkan bisa menahan serangan kultivator tingkat Martial Grand Master.


Namun pertahanan itu tembus seolah tidak ada apa-apanya, membuat kapal kebanggaannya hanya terlihat seperti lelucon belaka.


Di ketiga kapal itu masih ada ribuan anggotanya, dan semuanya sudah pasti mati akibat ledakan kapal.


“BERENGSEK! SIAPA YANG MELAKUKAN INI?!” Shu Bu melihat ke arah datangnya serangan, menemukan sosok pemuda yang memiliki aura sama dengan serangan tadi.


Shu Bu tidak perlu berpikir dua kali untuk menebak pemuda itu sebagai dalang dari hancurnya ketiga kapal miliknya.


“Bocah sialan! Akan ku hancurkan kau sebagaimana kau menghancurkan kapal ku!” Shu Bu langsung melesat menyerang pemuda itu.

__ADS_1


__ADS_2