Penguasa Alam Semesta

Penguasa Alam Semesta
Ch.638 - Membunuh Tetua Istana Dewa Es


__ADS_3

Xiang Shin merasa curiga saat melihat ribuan kapal angkasa dari Istana Dewa Es bergerak menuju Galaksi Cahaya.


Seperti yang di ketahui, di Istana Dewa Es ada musuh bebuyutan Xiang Shin yaitu Yang Yin. Ia sangat mengenal bajingan itu yang akan melakukan apa saja untuk balas dendam. Tidak akan ragu mengorbankan nyawa orang lain demi kepentingannya sendiri.


Mungkin saja selama kepergiannya ke Dimensi Beast dalam 11 tahun ini, terjadi sesuatu pada keluarganya di Dimensi Manusia karena Istana Dewa Es.


Membayangkan bagaimana nasib keluarganya saat dirinya tidak ada membuat Xiang Shin marah meskipun ekspresinya masih terlihat datar.


“Istana Dewa Es, bagaimana pun kalian telah menjadi musuh ku. Jadi meskipun kalian tidak membuat masalah dengan keluarga ku di Dimensi Manusia, kalian tetap akan aku hancurkan.” Xiang Shin melesat untuk menghadang rombongan kapal perang tersebut.


Istana Dewa Es telah menghancurkan Istana Dewi Salju yang merupakan tempat Qin Qiaoyu berada sebelumnya. Mereka berani mengincar wanitanya jadi ia tidak akan memaafkan mereka.


***


Rombongan kapal angkasa perang Istana Dewa Es di pimpin oleh 2 Tetua Istana yaitu Bing Du dan Bing Kai. Masing-masing dari mereka berada di 2 kapal angkasa terbesar yang berada di posisi paling depan, duduk bermeditasi di dek kapal perang.


Tiba-tiba Bing Du dan Bing Kai membuka mata saat merasakan aura kuat yang menghadang jalan mereka.


Keduanya berdiri kemudian memberi isyarat untuk menghentikan kapal.


“Saudara Du, kau bisa merasakannya juga?”


“Ya, dia sepertinya adalah kultivator ranah Dewa Sejati tingkat 5, sama seperti kita. Apakah dia orang yang di kirim oleh Sekte Phoenix Petir?”

__ADS_1


“Kita mengambil jalan rahasia, tidak mungkin mereka bisa langsung mengetahuinya dan mengirim bantuan begitu saja untuk menghadang jalan kita. Selain itu dia hanya seorang diri saja. Tidak mungkin mereka hanya akan mengirim satu orang untuk menyerahkan nyawa.”


“Kalau begitu kita periksa dulu.”


Tetua Bing Du dan Bing Kai memerintahkan pasukannya untuk tetap diam sementara mereka berdua memeriksa siapa identitas kultivator yang menghadang jalan.


Saat semakin dekat, mereka bisa melihat wajah orang itu.


“Xiang Shui!” Bing Du terkejut melihat pria muda yang melayang dengan kedua lengan di silangkan di depan dada.


“Bagaimana bisa dia memiliki kultivasi yang begitu tinggi dalam waktu singkat? Kultivasinya bahkan lebih cepat dari Junior Yang Yin.”


“Lalu apa? Dia berani menghadang jalan kita seorang diri. Bocah tetaplah bocah. Pasti karena dia berpikir bakatnya yang tinggi itu membuatnya merasa bisa menghadapi kita sendirian. Dia mungkin baru menerobos, kultivasinya pasti tidak stabil. Ini kesempatan kita untuk menghabisinya.”


Kedua Tetua Istana Dewa Es itu akhirnya berhenti tidak jauh dari Xiang Shin.


Ya, dia adalah Xiang Shin, bukan Xiang Shui. Memang wajah mereka sangat mirip, jadi jika bukan orang yang benar-benar mengenal ayah dan anak itu pasti akan sulit membedakan.


“Xiang Shui, begitu sombongnya kau hingga berani menghadang jalan kami.” Bing Du menyeringai.


“Di mana Evrilia atau Xu Ling-ling? Kenapa hanya kau saja yang datang?”


Xiang Shin masih diam. Ia merasa sedikit lega karena Bing Kai menyebut nama Evrilia dan Xu Ling-ling, artinya kedua istrinya itu masih hidup.

__ADS_1


“Aku tidak ingin membuang waktu dengan sampah seperti kalian. Aku masih terburu-buru jadi akan aku selesaikan dengan cepat.” Suara Xiang Shin terdengar begitu datar.


“Heh, kau bahkan lebih sombong dari...”


Bing Kai terdiam saat tiba-tiba saja lehernya sudah di cengkeram oleh Xiang Shin tanpa dia sadari.


“Apa-apaan?!” Bing Du terkejut bukan main karena ia bahkan tidak bisa melihat gerakan Xiang Shin saking cepatnya.


Sebelum ia bisa bergerak menjauh, Xiang Shin mengarahkan tangannya untuk mengeraskan ruang hingga Bing Du tidak bisa bergerak.


“Formasi segel pikiran ya. Ini hanya formasi sampah.” Xiang Shin menemukan formasi yang bisa menghalau dari pembacaan ingatan.


Jika ada yang mencoba melihat ingatan Bing Kai maka tubuh Bing Kai akan meledak.


Namun Xiang Shin adalah ahlinya dal formasi. Tanpa banyak usaha, ia menghancurkan formasi segel pikiran itu lalu mulai mencari informasi melalui ingatan Bing Kai.


Dalam beberapa saat, Xiang Shin pun mendapatkan semua informasi yang dia inginkan.


“Jadi begitu ya. Kalian tidak akan aku maafkan.” Xiang Shin mengalirkan energi Cosmic Yin-Yang ke dalam tubuh Bing Kai.


Energi Cosmic yang kuat itu akhirnya menghancurkan tubuh Bing Kai berkeping-keping.


Bing Du yang masih hidup ketakutan melihat bagaimana Bing Kai tewas begitu saja di tangan Xiang Shin. Terlebih saat melihat pria itu menatapnya dengan mata dingin itu.

__ADS_1


Tiba-tiba matanya menjadi gelap, ia bahkan tidak tau apa yang terjadi hingga menyebabkan dirinya mati.


__ADS_2