
Lelang fase ke-4 berjalan tanpa adanya barang yang menarik minat Xiang Shin.
“Barang ke-800 yang juga merupakan barang terakhir dalam fase ini adalah sebuah artefak Jubah Ketiadaan. Jubah ini terbuat dari kulit Spirit Beast Bunglon Langit yang sangat ahli dalam menyamarkan wujud bahkan auranya. Menggunakan jubah ini bahkan bisa menghindari deteksi makhluk ranah Dewa Sejati tingkat 7!..
Harga awal 50 ribu Kristal Dewa kelas menengah dengan 5 ribu Kristal Dewa kelas menengah kenaikan harga minimal. Penawaran di mulai!”
Para peserta langsung menaikkan harga hingga dengan cepat mencapai 100 ribu Kristal Dewa kelas menengah.
“150 ribu Kristal Dewa kelas menengah!”
Tetua Qin Zhao tertarik dengan artefak tersebut. Mungkin itu bisa ia jadikan hadiah untuk Permaisuri Phoenix Es. Sekarang dalam situasi waspada akan serangan iblis. Jika nanti ada situasi mendesak maka Permaisuri mereka bisa menggunakan jubah itu untuk melarikan diri.
“160 ribu Kristal Dewa kelas menengah.”
Namun Qin Zhao sepertinya tidak mendapatkan barang itu dengan mudah karena tamu VIP ruangan nomor 1 yaitu Xiang Shin menaikkan tawaran harga.
“Apa dia ingin melawan ku lagi? Kali ini aku tidak akan biarkan!..
170 ribu Kristal Dewa kelas menengah!”
__ADS_1
Xiang Shin pun diam tidak menaikkan tawaran setelahnya hingga Qin Zhao berhasil memenangkan jubah tersebut.
“Kenapa Tuan Shin tidak menaikkan tawaran lagi?” Zhang Ziyi yakin Xiang Shin pasti mampu menaikkan harga lagi jika mau, jadi ia penasaran kenapa Xiang Shin tidak melakukannya.
“Itu untuk menghindar dari gangguan yang tidak perlu.” Xiang Shin menjawab singkat.
Zhang Ziyi tidak terlalu paham. Apakah Tuan Shin tidak lanjut bersaing karena tidak ingin mendapatkan masalah dengan tamu VIP nomor 2? Tapi kenapa sebelumnya dia melawan mereka?
Sebelumnya Xiang Shin sudah memenangkan Kalung Permata Phoenix yang pasti menyinggung perasaan tamu VIP ruangan nomor 2. Dari apa yang Mo Qing katakan, semua tamu VIP merupakan para klan Divine Beast yang memiliki pengaruh besar di Dimensi Beast.
Tempat ini benar-benar menerapkan hukum rimba yang sesungguhnya, sementara dirinya adalah orang asing di sini. Sangat tidak baik berurusan dengan para Divine Beast.
Dengan hal sederhana ini, ia tidak memiliki masalah lagi dengan klan Divine Beast yang berada di ruang VIP nomor 2 itu.
Lelang fase ke-4 pun berakhir. Setelah istirahat selama 1 jam, akhirnya fase ke-5 yang merupakan fase terakhir pun di mulai.
Kali ini entah kenapa suasana menjadi terasa lebih tegang, lelang fase terakhir selalu menyediakan barang yang langka dan berharga, selain rasa penasaran akan barang lelang, mereka juga tegang karena tidak yakin bisa mendapatkan barang-barang itu.
Di fase kelima ini memang semua barangnya harus Xiang Shin akui memiliki kualitas yang bagus dan jarang bisa di temukan. Hanya saja ia sama sekali tidak tertarik.
__ADS_1
Ia saat ini hanya menunggu bagaimana barang utama dalam lelang ini berharap bisa mendapatkan barang bagus. Ia juga ingin melihat bagaimana reaksi para Beast setelah melihat bagaimana Kristal Cosmic di perkenalkan.
“Dalam fase kelima ini akan ada sesuatu yang khusus terutama di barang utamanya, jadi mohon maaf Xiao Mei tidak bisa menemani para tamu untuk menjadi pembawa acara.” Xiao Mei menangkupkan tangannya. “Saya mohon undur diri.”
Xiao Mei pun keluar dari panggung lewat belakang. Tidak berselang lama, sosok wanita cantik keluar dengan sejuta keanggunannya yang membuat semuanya kagum.
Dia adalah Mo Qing, pemimpin Paviliun Mosra.
Para tamu menjadi sangat heboh karena Mo Qing yang akan menjadi pembawa acara. Sangat jarang sang Divine Beast Mosra keluar jadi tidak banyak yang pernah melihatnya, kini mereka semua bisa menyaksikan keindahannya, betapa beruntungnya mereka melihat kecantikan yang menyaingi para Phoenix.
“Hm.. bahkan sampai Mosra sendiri yang turun tangan untuk menjadi pembawa acara dalam lelang.” Tetua Qin Hong mengelus janggutnya. “Mungkin memang barang utama yang di katakan rumor itu sangat berharga.”
“Aku juga semakin penasaran, jika rumor itu hanya bohong belaka maka aku tidak akan segan-segan membawa pasukan untuk meratakan Galaksi ini.” Tetua Qin Zhao menyeringai tipis.
“Salam para tamu yang terhormat.” Mo Qing menangkupkan tangannya. “Dalam fase ke-5 ini saya yang akan menjadi pembawa acara, saya harap para tamu yang terhormat tidak keberatan dengan hal ini.”
Mo Qing menunjukkan senyum menawan yang memikat para tamu untuk memujinya.
“Baiklah kalau begitu mari kita mulai lelang fase ke-5. Barang pertama dalam fase kelima adalah...”
__ADS_1