Penguasa Alam Semesta

Penguasa Alam Semesta
Ch.655 - Pertarungan Tingkat Dewa Yang Sesungguhnya


__ADS_3

Pasukan Han Shizu benar-benar tidak bisa berbuat apa-apa di hadapan para Primordial Demon. Mereka sudah paham akan mati di tempat ini tapi mereka memiliki tugas untuk menahan para iblis itu selama mungkin yang mereka bisa.


Han Shizu juga sesekali membantu pasukannya menggunakan kekuatan matanya. Tapi ia tidak bisa membantu terlalu banyak karena yang ia hadapi adalah Lucifer, terlebih sekarang Lucifer sudah berubah ke wujud Cosmic.


“Lucifer, ini akan menjadi pertarungan terakhir kita.” Han Shizu menarik nafas dalam lalu mengeluarkannya.


Tubuhnya mengeluarkan aura kuat, rambut putihnya terangkat, berkibar seolah mendera. Iris mata Han Shizu memudar bersamaan dengan matanya yang tertutup.


Mata Penakluk Waktu merupakan Dao Waktu murni yang kekuatannya melampaui Dao Semesta. Han Shizu yang merupakan makhluk di bawah Dao Semesta memerlukan pengorbanan usia jika ingin menggunakan kekuatan matanya.


Sekarang Han Shizu membuat kekuatan matanya sepenuhnya menyatu dengan dirinya yang akan memberinya akses penuh pada kekuatan Mata Penakluk Waktu. Akibatnya usianya akan terus berkurang, selain itu ia akan menghabiskan semakin banyak energi kehidupan jika menggunakan teknik waktu.


“Mari kita akhiri ini! Lucifer!” Han Shizu menyerang lebih dulu, ia benar-benar bergerak ke depan untuk menyerang Cosmic Lucifer secara langsung.


“Kau mencari mati!”


Keduanya pun sama-sama beradu pukulan.


Lucifer melebarkan matanya karena Han Shizu benar-benar bisa menahan pukulannya. Dalam wujud Cosmic, seluruh tubuhnya akan menjadi kekuatan Nihility itu sendiri, ia juga membuat karakteristik kekuatannya menjadi seperti pedang yang bisa menembus apa pun.


Jadi meskipun Han Shizu menyelimuti tubuhnya dengan energi kehidupan, Nihility akan menembus energi kehidupan tersebut untuk mengenai target secara langsung.


Tapi kali ini Han Shizu bahkan tidak menggunakan energi kehidupan, benar-benar menggunakan energi aneh yang bukan merupakan semua jenis energi yang pernah ketahuan.


Lagi pula apakah itu energi? Itu seperti pancaran dari sebuah Dao? Apakah Dewi Waktu menjadi perwujudan dari Dao itu?


Pukulan mereka masih menempel. Han Shizu memanfaatkan keterkejutan Lucifer untuk memberikan dorongan kuat hingga ruang pecah dan mereka berdua masuk ke dalamnya.

__ADS_1


Keduanya terlempar keluar dari Dimensi Manusia. Han Shizu memang sengaja melakukan ini karena jika mereka bertarung di dalam sana maka Dimensi Manusia bisa hancur.


“Bagaimana kau bisa menahan kekuatan ku?” Lucifer mengerutkan keningnya.


“Kau tidak perlu mengetahuinya!” Han Shizu kembali menyerang, begitu juga dengan Lucifer.


Keduanya bertarung sambil terus bergerak secara acak tak tentu arah. Setiap mereka bergerak membuat ruang retak sampai hancur.


Mereka terus saling menyerang dengan serangan fisik. Han Shizu benar-benar terampil dalam pertarungan fisik seperti itu hingga Lucifer merasa terdesak.


Punggung Lucifer mengeluarkan banyak tentakel, dengan cepat melilit lengan dan kaki Han Shizu.


*BAAMM!


Han Shizu terkena pukulan tepat pada bagian wajahnya. Ruang retak hingga mereka berdua masuk ke dalamnya.


Keduanya jatuh ke Wilayah Bawah. Aura yang terpancar di tubuh mereka sama sekali tidak bisa di tahan oleh wilayah bawah hingga jutaan galaksi langsung lenyap, bahkan Wilayah Bawah itu mulai retak kemudian hancur.


Han Shizu mencengkeram tentakel yang melilit kedua lengannya lalu menariknya dengan keras hingga tubuh Lucifer ikut tertarik ke depan.


*BAAMM!!


Han Shizu menghantam keningnya dengan kening Lucifer.


“K-keras sekali!” Lucifer merasakan sakit pada keningnya.


Ruang kembali retak kemudian mereka pindah ke wilayah bawah yang lainnya. Wilayah bawah memang berbentuk semesta kecil, bahkan lebih kecil dari semesta buatan Xiang Shin. Ada banyak wilayah bawah sama halnya dengan Dunia Mortal yang tidak terhitung jumlahnya.

__ADS_1


Seperti sebelumnya, semesta kecil Wilayah Bawah itu hancur bahkan sebelum Han Shizu dan Lucifer saling beradu serangan.


Setiap satu serangan mereka yang beradu membuat mereka berpindah ke semesta lainnya yang kemudian mereka hancurkan.


Sudah ratusan atau mungkin ribuan alam semesta mereka hancurkan tapi pertarungan mereka terus berlangsung semakin sengit.


Dengan sisa usianya, Han Shizu tidak yakin bisa membunuh Lucifer menggunakan teknik terlarang. Selain karena Lucifer adalah Primordial Demon, ia juga telah menyatu dengan Cosmic Orb. Semakin kuat lawan, semakin besar energi kehidupan yang Han Shizu perlukan untuk memanggil kematian musuhnya ke masa sekarang.


Sekarang saja Han Shizu masih tidak mampu melihat masa depan Lucifer meski sudah menyatu dengan kekuatan matanya.


Setelah pertarungan yang menghancurkan begitu banyak semesta kecil, Han Shizu dan Lucifer akhirnya terlempar keluar dari area semesta kecil. Kini mereka berada di area luar hingga terlihat jelas banyak gelembung-gelembung semesta yang bertebaran di mana-mana seperti butiran debu yang tidak terhitung jumlahnya.


Itu semua adalah semesta kecil di wilayah bawah.


Han Shizu memusatkan kekuatan pada tangannya, membentuk seperti gelombang badai yang sangat mengerikan.


Di sisi lain, Lucifer juga melakukan hal yang sama, memusatkan energi Nihility seperti gelombang badai yang sangat besar.


Keduanya melesat maju kemudian saling beradu serangan yang sudah mereka siapkan.


Gelombang benturan serangan mereka awalnya seolah tidak berdampak apa-apa meskipun itu menyebar ke seluruh wilayah bawah. Tapi saat serangan itu meledak, ledakan langsung menjangkau seluruh area jangkauan gelombang sebelumnya seperti tidak membutuhkan waktu.


Aliran kekacauan waktu dari kekuatan Han Shizu dan Nihility dari Lucifer membuat sesuatu yang sangat aneh. Banyak semesta yang tiba-tiba muncul, ada yang berubah menjadi serpihan Dao seperti semesta yang belum terbentuk, ada pula yang menjadi serpihan-serpihan energi dan berbagai macam hal lainnya.


Tapi kekuatan Lucifer membuat itu semua menghilang seketika. Namun ada saja semesta lagi yang muncul kemudian kembali di hilangkan oleh kekuatan Nihility.


Kekuatan Han Shizu membuat semesta langsung terbentuk tanpa adanya waktu. Membuat semesta yang pernah hancur di masa lalu terseret ke masa sekarang dan kembali di tiadakan oleh kekuatan Nihility Lucifer.

__ADS_1


Yang pasti serangan itu membuat Wilayah Bawah yang memiliki alam semesta tidak terhitung jumlahnya hancur.


Seperti inilah pertarungan tingkat Dewa yang sesungguhnya.


__ADS_2