Penguasa Alam Semesta

Penguasa Alam Semesta
Ch.141 - Pertarungan Puncak


__ADS_3

Saat kepulan debu menghilang, Xiang Shin hanya menemukan 4 penguasa Demonic Land saja. Semua pasukannya yang berjumlah puluhan juta itu tidak tampak, bahkan satupun tidak ada.


Dengan ledakan sebesar itu, memang tidak mungkin untuk mereka selamat. Puluhan juta pasukan Demonic telah di bantai habis hanya dengan satu serangan.


“Yo, apa kalian menikmati kejutan dari ku?” Xiang Shin menyeringai.


Cho dan Nio mendapatkan luka bakar yang cukup parah, sementara Sano dan Yon lebih parah lagi, salah satu lengan mereka hancur akibat menahan ledakan.


Bisa bertahan dari ledakan yang bisa menghancurkan benua, menunjukkan seberapa kuat fisik Demonic Beast.


Keempat penguasa Demonic Land itu menatap Xiang Shin dengan wajah seperti menahan marah.


“Tidak seperti saudara kalian si ular ungu itu, kalian ternyata cukup kuat,” Xiang Shin melontarkan kata-kata provokasi.


Keempat bersaudara itu langsung sadar kalau Xiang Shin merupakan penyebab dari kematian adik mereka, juga menjadi dalang dari kematian semua pasukan mereka dalam sekejap.


Cho mengeluarkan aura merah beracu, Nio mengeluarkan aura biru muda cerah, Sano mengeluarkan aura abu-abu dan Yon mengeluarkan aura putih kebiruan. Setiap aura yang mereka keluarkan memiliki racun yang sangat mematikan dengan jenis yang berbeda-beda.


Xiang Shin bisa merasakan kekuatan mereka berempat sangat berbahaya.


“Hm, jika saja Cai’er bisa mengendalikan kekuatan tubuh ilahinya, akan mudah menghadapi mereka karena aku bisa kebal racun,” Xiang Shin bergumam pelan, “yah.. itu pun akan terjadi jika aku sudah melakukan kultivasi ganda dengannya.”


“Apa kalian ingin langsung menyerang ku berempat? Tidakkah kalian memiliki kehormatan untuk melawan seorang manusia dengan tingkat kultivasi di bawah kalian?”


“Tidak ada penghormatan untuk musuh!” Yon melesat lebih dulu, melapisi telapak tangannya dengan racun dingin.


Xiang Shin mengibaskan tangannya, mengeluarkan Xuan dari cincin dimensinya.

__ADS_1


Xuan langsung menyambut kedatangan Yon dengan gerakan yang sangat ceroboh dan banyak celah.


Dengan mudah Yon menyambar leher Xuan.


“Matilah!” Guo mengeluarkan racun dingin yang sangat pekat, menyelimuti tubuh Xuan seolah seperti api biru yang membakar seseorang.


*JLEB!


Yon terdiam saat merasakan sesuatu menembus tubuhnya. Racun yang ia keluarkan perlahan menipis hingga menghilang dengan cepat, ia menoleh ke bawah, menembus tangan Xuan sudah menembus perutnya.


“Kau.. bagaimana mungkin kau.. tidak membeku setelah terkena.. racun ku.. gouhk!” Yon memuntahkan darah.


Yon mengira Xuan adalah makhluk hidup, selama ini tidak pernah ada makhluk hidup di bawah tingkat kultivsinya yang tidak bisa dia bekukan dengan racunnya.


Karena itulah dia sangat yakin bisa membunuh Xuan dalam sekali serangannya. Terlebih saat melihat gerakan ceroboh Xuan membuatnya tidak memikirkan untuk membuat pertahanan.


Xuan tidak membiarkan Yon berbicara lebih banyak, ia mengalirkan energi Yin-Yang ke seluruh tubuh Yon hingga tubuhnya meledak, darah berceceran sampai mengenai Xuan.


“ADIK KEEMPAT!”


Cho, Nio dan Sano sudah tidak bisa menahan diri lagi. Mereka langsung melesat menyerang. Xiang Shin juga tidak hanya diam, ia menyerang bersama Xuan, melawan 3 eksistensi tingkat Half Immortal tahap akhir.


Transformasi Malaikat Bumi!


Transformasi Malaikat Api Biru!


Transformasi Malaikat Air Suci!

__ADS_1


Xiang Shin menggunakan 3 tranformasi malaikat sekaligus. Meskipun Cho, Nio dan Sano mengalami luka namun kekuatan mereka tetap tidak bisa di remehkan.


Dengan mencampurkan energi Yin atau energi Yang pada setiap elemen membuat teknik transformasi malaikat menjadi jauh lebih kuat.


Dari jauh para petinggi Aliansi hanya bisa menonton pertarungan intens yang terjadi di dalam kubah energi.


“Aku bahkan tidak bisa melihat gerakan mereka. Mereka benar-benar cepat,” Yin Song bergumam pelan, matanya tidak berkedip, berusaha melihat pertarungan lebih teliti.


Xiang Shin menggunakan puluhan Pedang Daonya mengelilingi Cho dari segala arah.


Saat melihat kesempatan, Xiang Shin berteleportasi ke tempat salah satu pedang yang berada tepat di atas Cho, menebaskan pedangnya mengincar kepala musuh.


Sisik merah tumbuh menutupi lengan kanan Cho, kemudian menangkap tebasan pedang Xiang Shin dengan tangannya.


Secara bersamaan Cho menarik nafas dalam kemudian menyemburkan api dari mulutnya.


Akan tetapi Xiang Shin lebih dulu berteleportasi ke tempat lain.


“Cih, teleportasi sangat merepotkan!” Cho berdecak kesal.


Meskipun dapat menghindari serangan Cho, tepat di sampingnya sudah ada Sano yang menyerangnya dengan cakar.


Refleks Xiang Shin menahannya dengan lengan.


Armor lengan Xiang Shin langsung retak, lengannya akhirnya terkena goresan cakar beracun Sano.


Sebelum cakaran Sano semakin dalam, Xiang Shin berteleportasi menjauh, bersamaan dengan Xuan muncul di samping Sano kemudian menendang kepala Demonic Beast itu sampai terpental.

__ADS_1


__ADS_2