
Ledakan keras membuat gempa di seluruh area Planet Gurad. Padahal ledakan itu terjadi di luar atmosfer planet, namun jangkauannya sampai membuat kawah besar di daratan Planet Gurad.
Saat ledakan mereda, terlihat Xue An berbaring lemah di dasar kawah dalam kondisi terluka parah.
“Apa-apaan..”
Jika bukan karena ia sebelumnya terluka dan belum sempat membuat perisai pertahanan sebelum ledakan terjadi, ia yakin tidak akan berakhir semenyedihkan ini.
Xue An berusaha membuka mulutnya lebar-lebar, seketika gumpalan aura merah keluar dari mulutnya, bersamaan dengan tubuhnya yang seolah mengempis hingga terlihat seperti kulit saja tanpa daging dan tulang.
Ia menggunakan teknik rahasia Sekte Darah Kematian untuk melarikan diri.
Namun sayangnya Xiang Shin pernah melihat teknik ini sebelumnya jadi ia sudah membuat antisipasi jika saja ia bertarung melawan anggota Sekte Darah Kematian nanti.
Sebelum Xue An yang sekarang berbentuk gumpalan aura melarikan diri lebih jauh, ia berhenti karena menabrak sesuatu seperti dinding tidak terlihat.
“Kau pikir mau lari ke mana?”
Xue An terkejut karena ia tiba-tiba saja berada di dalam kubus energi yang berada di atas telapak tangan Xiang Shin.
“Melihat kultivasi mu, sepertinya kau adalah seorang Tetua Sekte Darah Kematian. Jadi tidak perlu aku berlama-lama..” Xiang Shin mengepalkan tangannya, bersamaan dengan kubus energi yang meledak, menghancurkan Xue An di dalamnya.
Xiang Shin melompat naik ke atas kepala Elang Petir kemudian terbang ke tempat di mana Meng Duan dan yang lainnya berada.
Melihat Elang Petir yang melesat ke arah mereka, Meng Duan, Luo Xian Lin Dan yang lainnya langsung waspada.
“Hentikan, tahan dulu saudara Meng Duan!”
__ADS_1
Saat Meng Duan akan melancarkan serangan, Luo Xian Lin menghentikan Meng Duan.
“Ada apa saudari Xian Lin? Kita tidak boleh diam saja di saat seperti ini!”
“Tenanglah saudara Meng Duan, lihatlah ke atas kepala Elang Petir itu!”
Meng Duan dan yang lainnya melihat ke arah yang di tunjuk Luo Xian Lin. Mata mereka sedikit melebar saat melihat Xiang Shin berdiri di atas kepala Spirit Beast raksasa tersebut.
“Itu saudara Xiang Shin!”
Tidak membutuhkan waktu lama, Xiang Shin tiba di tempat Meng Duan dan yang lainnya berada.
“Xiang Shin!” Luo Xian Lin langsung melesat ke dalam pelukan Xiang Shin, mengingat bagaimana Sekte Pedang Dunia yang selama ini menjadi rumahnya telah hancur membuatnya terisak di dalam pelukan pemuda tersebut.
“Tenanglah Lin’er,” Xiang Shin mengelus lembut kepala Luo Xian Lin.
Meskipun ia tidak tau pasti apa yang terjadi namun ia sudah memiliki perkiraan.
“Tidak masalah,” Xiang Shin mengangguk pelan.
“E.. saudara Xiang Shin, bagaimana kau bisa bersama salah satu Raja Spirit Beast Planet Gurad?” Meng Duan menatap Elang Petir dengan sedikit waspada.
“Manusia, perhatikan ucapan mu!” Elang Petir memberikan tatapan tajam pada Meng Duan membuatnya terdiam.
“Elang petir, jangan menakuti teman-teman ku!”
Elang petir mendengus, tidak menanggapi Xiang Shin lebih jauh.
__ADS_1
“Abaikan saja dia dulu, sekarang lebih baik jelaskan apa yang terjadi? Bagaimana kalian bisa di kejar oleh Tetua Sekte Darah Kematian?”
Meng Duan pun menjelaskan semuanya pada Xiang Shin mulia dari peperangan sampai bagaimana ia bisa berakhir di Planet Gurad ini.
“Jadi Sekte Pedang Dunia sudah di kalahkan ya..” Xiang Shin sedikit mengerutkan keningnya, memikirkan beberapa hal.
“Saudara Shin, aku yakin pasukan Sekte Darah Kematian sekarang juga sudah menyerang Planet Yun. Lebih baik untuk tidak kembali ke sana, Planet Yun tidak mungkin bisa bertahan lama.”
“Tidak perlu khawatir, aku sudah membawa cukup banyak pasukan! Lagi pula di Planet Yun masih ada istri ku jadi aku harus membantunya!”
Meng Duan dan yang lainnya tersenyum kecut. Xiang Shin menyebut istrinya di saat Luo Xian Lin sedang berada di pelukannya.
“Lebih baik ayo kalian semua naik, aku akan membawa kalian ke tempat pasukan ku berada.”
“Bocah! Aku sudah cukup baik membiarkan mu menginjakkan kaki mu di kepala ku. Tapi sekarang kau benar-benar ingin menjadikan ku hewan tunggangan? Jangan harap!” Elang Petir tidak terima, sebagai salah satu Raja di Planet Gurad harus di jadikan tunggangan.
“Jangan banyak omong! Nanti aku berikan satu tambahan Kristal Cosmic!”
“Kalau begitu sudah beda cerita,” Elang Petir mengangguk pelan membuat Xiang Shin memutar matanya dengan ekspresi malas.
“Ayo naik, jangan hiraukan burung ini!”
Meng Duan dan yang lainnya awalnya sedikit ragu namun mereka pada akhirnya naik ke atas punggung Elang Petir.
Tanpa basa-basi, Elang Petir langsung melesat menuju tempat para Raja Spirit Beast dan pasukannya berada.
Setibanya di sana, Meng Duan, Luo Xian Lin dan yang lainnya terkejut melihat begitu banyak Spirit Beast tingkat Immortal yang ternyata menjadi pasukan yang Xiang Shin maksud.
__ADS_1
“Baiklah! Kita tidak perlu berlama-lama lagi! Berangkat ke Planet Yun!”
Semua Spirit Beast itu meraung keras kemudian melesat terbang menuju Planet Yun.