Penguasa Alam Semesta

Penguasa Alam Semesta
Ch.459 - Istana Dewa Es


__ADS_3

“Kakak Shin, jangan pikirkan perkataannya, dia memang orang gila. Jika bukan karena beberapa waktu lalu sekte ku masih dalam proses memperkokoh fondasi, aku pasti sudah lama membunuhnya dan menyatakan perang!” Xu Ling-ling juga sudah mulai kehabisan kesabaran dengan tingkah Kaisar Zhen Luo.


“Ya, dia sudah memiliki ribuan istri dan dia masih terus berusaha mendapatkan kami. Bahkan dia pernah mengatakan akan menceraikan semua istrinya jika kamu mau bersamanya. Pria seperti itu membuat ku jijik!” Evrilia mendengus kesal.


Ia membenci pria seperti Zhen Luo yang rela mengorbankan apapun demi mendapatkan apa yang diinginkannya.


“Aku sekarang masih lemah jika di bandingkan kalian. Aku akan secepatnya menerobos ke ranah Dewa Sejati agar tidak selalu berlindung di belakang kalian,” Xiang Shin tersenyum.


“Dia menginginkan Kakak hanya karena Kakak lebih cantik dari semua wanitanya. Jika nanti dia melihat wanita yang lebih cantik, dia pasti akan meninggalkan Kakak demi mendapatkan wanita itu. Pria seperti itu wajib di potong kejantanannya.” Xiao Xue sepertinya juga sudah muak dengan Kaisar Zhen Luo itu.


“Baiklah karena Kaisar sialan itu sudah pergi, kalian semua bisa bubar!” Xu Ling-ling membubarkan semua anggota sektenya.


Mereka semua menangkupkan tangan kemudian segera pergi dari sana dengan menunggangi Spirit Beast masing-masing.


Xu Ling-ling memegang tangan kanan Xiang Shin sementara Evrilia memegang tangan kirinya. Kedua wanita itu kemudian membawa Xiang Shin terbang dengan menarik tangannya.


“Ke mana kalian akan membawa ku? Apa jangan kalian berdua ingin melayani ku sekaligus?” Xiang Shin tersenyum aneh.


“Jangan mimpi!” Evrilia mencubit pelan pipi Xiang Shin.


Ia menoleh ke arah Xu Ling-ling dengan tatapan heran, “Saudari Ling-ling, kenapa kau tidak membantah perkataan orang ini?”


“Kenapa harus? Ramai-ramai itu menyenangkan,” Xu Ling-ling tersenyum.

__ADS_1


Evrilia membuka mulutnya namun tidak ada suara yang keluar.


“Dengar itu Lia, kau harus belajar dari yang lebih senior!”


“Diam! Aku lebih senior dari saudari Ling-ling!”


***


Dalam beberapa hari ini, Galaksi Hewan Suci dan Galaksi Cahaya di hebohkan dengan berita seorang pria muda yang menjadi suami dari Dewi Spirit Beast dan Permaisuri Cahaya.


Tidak ada yang menyangka kedua wanita dengan kecantikan surgawi itu akan memiliki suami yang sama.


Xiang Shin melakukan persiapan untuk berangkat menuju Sekte Kuil Surga. Beberapa kali kapal angkasa Galaksi Zhen membuat beberapa kekacauan di sekitar perbatasan Galaksi Cahaya dan Galaksi Hewan Suci.


Xiang Shin, Xiang Shui, Xiang Lan dan Qin Qiaoyu berangkat menuju Sekte Kuil Surga menggunakan kapal angkasa khusus dari Istana Cahaya. Evrilia memerintahkan Tetua Hua Yin untuk menjaga mereka sementara Xu Ling-ling juga memerintahkan salah satu Tetuanya yaitu Tetua Wu Ming.


Evrilia dan Xu Ling-ling tidak mungkin bisa ikut karena situasi di sini akan semakin memanas nantinya. Mereka harus menjaga wilayah kekuasaan mereka dari serangan Kaisar Zhen Luo.


Setelah mengucapkan perpisahan, mereka pun segera berangkat menuju Sekte Kuil Surga.


Kapal angkasa yang mereka gunakan tidak memiliki ukuran besar. Memang itu karena kapal angkasa itu bukanlah kapal angkasa perang. Desainnya di buat lebih kecil agar bisa lebih lincah serta bergerak lebih cepat.


***

__ADS_1


Istana Dewa ApiEs merupakan kelompok yang paling gencar mengincar Qin Qiaoyu. Merekalah yang membuat Istana Dewi Salju hancur karena menginginkan Tubuh Primordial Yin Qin Qiaoyu.


Beberapa waktu ini mereka tidak bisa mendapatkan informasi apapun mengenai Qin Qiaoyu. Itu membuat suasana hati penguasa Istana Dewa Es menjadi sedikit buruk.


Bing Huang yang merupakan penguasa Istana Dewa Es saat ini berada di sebuah ruangan yang seluruhnya terbuat dari es. Ada belasan pilar besar yang menjadi penyangga langit-langit ruangan tersebut.


Bing Huang berdiri tidak jauh dari sosok seorang pria muda yang sedang bermeditasi menyerap energi dari ruangan tersebut.


Jika Xiang Shin berada di sini, ia pasti akan mengenal siapa pria muda tersebut.


Pria muda itu membuka matanya, ia menghembuskan nafas mengeluarkan uap putih.


“Kau sudah meningkat pesat. Sebentar lagi Turnamen Dimensi Manusia akan di mulai, apa kau sudah siap mengikuti turnamen itu?”


“Bagaimana mungkin aku belum siap, guru? Aku sudah siap dari dulu! Aku akan mendapatkan tempat pertama dan menerobos ke ranah Dewa Sejati menggunakan Pil Kebangkitan Dewa!”


“Bagus, kalau begitu ayo kita keluar dan melakukan persiapan keberangkatan mu, Yang Yin!”


“Baik guru,” pria muda yang tidak lain adalah Yang Yin itu berdiri kemudian menangkupkan tangannya.


Setelah di hidupkan kembali oleh wanita misterius, Yang Yin kini menjadi murid dari penguasa Istana Dewa Es.


Saat Bing Huang berbalik pergi membelakangi Yang Yin, terlihat senyum licik di wajahnya yang tidak di lihat oleh Bing Huang.

__ADS_1


__ADS_2