
Luo Xian Lin, Qin Zhiyun, Qin Qiaoyu, Xiang Zhu, Xiao Zhou, Xiao-Xiao dan Zhang Ziyi saat ini berada di dalam cincin dimensi kecil hingga mereka dapat melihat apa yang terjadi di luar.
Mereka semua begitu kagum melihat bagaimana kekuatan Xiang Shin sampai bisa menciptakan sebuah alam semesta dalam sekejap mata.
“Kakak Shin, kekuatannya benar-benar luar biasa seperti di kehidupan sebelumnya. Meskipun di kehidupan sebelumnya dia tidak bisa menciptakan alam semesta seperti ini, tapi kekuatan yang Kakak Shin tunjukkan saat ini hanya secuil dari apa yang dia miliki di masa lalu.”
“Tidak di kehidupan sebelumnya, tidak di kehidupan sekarang, Kakak Shin selalu menunjukkan kekuatan yang tidak sesuai dengan ranah kultivasinya.”
“Seperti yang di harapkan, suami ku memang hebat.”
Luo Xian Lin, Qin Zhiyun dan Qin Qiaoyu bergumam dalam hati dengan penuh kekaguman pada suami mereka.
“Ayah, dia benar-benar sesuatu.” Xiang Zhu tersenyum lebar penuh semangat, ia seolah bertekad untuk melampaui ayahnya itu. “Menciptakan sebuah alam semesta kecil dengan Dao Semesta yang terpisah dengan Dao Semesta utama!..
Sayangnya ayah belum terlalu menguasai teknik ini karena baru pertama kali menggunakannya hingga ia tidak bisa memaksa makhluk yang ia masukkan ke sana terikat dengan Dao Semesta yang dia ciptakan!..
Jika dia bisa melakukan itu, hanya dengan kata-kata dia sudah bisa membunuh makhluk di dalamnya. Dia bisa memutar balikkan waktu sesuka hati bahkan memanipulasi realitas. Saat ayah mencapai ranah Dewa Sejati tingkat 9, mungkin tidak akan ada yang mampu menandinginya di dunia ini.”
Xiang Zhu bisa melihat potensi ayahnya yang sangat luar biasa. Apakah dirinya bisa mencapai potensi seperti ayahnya? Bagaimana pun itu, Xiang Zhu sudah bertekad untuk melampaui ayahnya.
“Tuan Shin sangat mengerikan, aku tidak pernah melihat secara langsung makhluk yang bisa menciptakan alam semesta.” Zhang Ziyi merinding melihat kekuatan Xiang Shin.
“Tuan ku memang tidak terkalahkan.” Xiao Zhou berkata dengan bangga.
***
__ADS_1
Xiang Shin membunuh satu di antara para Uroboros yang merupakan Uroboros paling lemah. Awalnya ia tidak berniat membunuh namun ia berpikir membunuh beberapa tidak akan ada masalah.
Jika dirinya tidak membunuh maka para Uroboros itu tidak akan semakin gencar untuk menyerang. Xiang Shin ingin para Uroboros mengeluarkan seluruh kekuatan untuk melawannya agar ia bisa mengeluarkan lebih banyak kemampuan.
Kecuali Uro Chi yang merupakan Uroboros ranah Dewa Sejati tingkat 7, tidak ada dari Uroboros lainnya yang mampu memberikan serangan pada Xiang Shin. Bahkan 4 Uroboros yang berada di ranah Dewa Sejati tingkat 6 sekali pun.
Untuk yang sekian kalinya, Xiang Shin terlempar oleh serangan Uro Chi. Ia dengan cepat mendapatkan momentumnya kemudian menunjuk salah satu Uroboros ranah Dewa Sejati tingkat 6.
Uroboros itu bisa merasakan serangan tidak terlihat yang datang entah dari mana menghantam tubuhnya terus menerus dalam jumlah yang tidak terhitung hanya dalam waktu sepersekian detik.
Serangan itu menghancurkan sisiknya di berbagai bagian hingga memberikan luka yang cukup dalam.
“Kulit mereka memang keras,” Xiang Shin bergumam dalam hati. “Bahkan Tebasan Ruang yang dapat memotong tubuh sampai ke tingkat sub atom hanya memberikan sedikit luka.”
Uroboros itu pun menghilang di tempatnya. Setiap Uroboros yang Xiang Shin kalahkan akan dia kirim ke luar, membuat mereka terlihat seolah-olah telah terbunuh olehnya.
Hal itu menyebabkan para Uroboros lainnya marah hingga mereka menyerang semakin ganas dan brutal.
Saat Xiang Shin masih sibuk mengurus puluhan Uroboros, sosok Uro Chi sudah berada di atas dengan mulut menganga, bersiap melahapnya.
Xiang Shin hanya menggerakkan jarinya kemudian ia bertukar posisi dengan salah satu Uroboros. Hal itu membuat Uro Chi menggigit salah satu bawahannya sampai tubuhnya terpotong.
Uroboros itu mendesis keras, menggeliat di angkasa karena tubuhnya yang terpotong.
Uro Chi memiliki racun yang kuat hingga itu memberikan rasa sakit yang teramat sangat, menyebabkan regenerasi tertahan.
__ADS_1
“Wah kau kejam sekali sampai memakan rekan mu sendiri. Apa kau sudah menjadi gila hingga tidak bisa membedakan kawan dan lawan?” Xiang Shin tertawa mengejek.
“BAJINGAN!!”
Uro Chi berteriak marah sampai menyebabkan ruang bergetar. Auranya meledak hingga menyebar meliputi hampir setengah alam semesta kecil ini.
“Oh kau ingin mulai serius? Maka akan tidak sopan jika aku masih bermain-main.”
Membuka Dao...
7 Elemen! Yin-Yang! Formasi! Spiritual Alkemis! Pedang! Ruang-Waktu!
Aura Xiang Shin juga meledak hingga bisa di setarakan dengan aura Uro Chi. Semua Dao yang ia kuasai terpancar di tubuhnya bagaikan gelombang badai yang sangat mengerikan.
Para Uroboros menjadi waspada namun salah satu Uroboros ranah Dewa Sejati tingkat 5 meraung kemudian melesat ke depan.
Xiang Shin masih dengan tenang melayang di tempat, tidak terlihat ia akan melancarkan serangan ataupun menghindar.
“Mati!”
Xiang Shin menggumamkan satu kata saat Uroboros itu baru mencapai setengah jarak.
Tiba-tiba tubuh Uroboros itu meledak, hancur berkeping-keping, sudah tidak bisa di rasakan lagi aura kehidupannya.
“Akan aku ulangi. Di dimensi ini, aku adalah Dewanya!”
__ADS_1