Penguasa Alam Semesta

Penguasa Alam Semesta
Ch.673 - Serangan Besar-besaran


__ADS_3

Pasukan iblis datang kembali ke Dimensi Beast dengan membawa pasukan besar.


Kali ini mereka percaya diri bisa menang bahkan jika Dewi Waktu yang turun tangan.


6 Iblis Dosa Besar yaitu Satan, Leviathan, Belphegor, Beelzebub, Asmodeus dan yang terakhir iblis yang baru menempati kursi Dosa Keserakahan, Amon.


Mereka benar-benar berniat melancarkan serangan penghabisan hingga membawa hampir seluruh pasukan mereka.


“Dewi Waktu, dia bisa membunuh Mammon dengan mudah hanya dengan jari telunjuknya. Aku ingin mencoba bagaimana rasanya bertarung melawan makhluk itu.” Satan penasaran dengan kekuatan Han Shizu.


“Setelah membunuh Mammon, jika tingkat kekuatan Dewi Waktu memang berada jauh di atas kita maka dia tidak akan membiarkan kami pergi sebelumnya. Mungkin saja teknik yang dia gunakan itu memiliki konsekuensi tersendiri jadi dia membiarkan kami pergi.” Ucap Leviathan.


“Sekarang kekuatan kita sudah jauh melampaui sebelumnya karena kita sudah mencapai Wujud Cosmic. Bahkan jika ada 100 Dewi Waktu, dia tidak akan bisa mengalahkan satu pun dari kita.” Belphegor menghela nafas seolah tidak memiliki keinginan untuk hidup.


“Lucifer 100 tahun lalu berhasil masuk ke Dimensi Manusia dan pasti dia akan berhadapan dengan Dewi Waktu. Dengan Wujud Cosmic dan Orb Of Annihilation, seharusnya dia bisa membunuh Dewi Waktu dengan mudah.”


“Tapi Lucifer sampai sekarang belum ada kabar. Di mana dia ya~ aku sudah merindukannya~.” Asmodeus seperti biasa bersuara menggoda.


“Tidak perlu mengkhawatirkannya, dia memang suka muncul dan pergi seenaknya kan.” Dagrul sang Dewa Raksasa mendengus.


Dagrul bisa memanipulasi ukuran tubuhnya, dia saat ini terlihat setinggi 2 meter seperti para Iblis Dosa Besar lainnya.

__ADS_1


“Ara ara, apakah sayang ku ini cemburu?”


Para petinggi pasukan iblis itu membicarakan beberapa hal lainnya hingga mereka bisa melihat Dimensi Beast.


“Ah, akhirnya Dimensi Iblis terlihat juga. Biar aku mencoba sedikit kekuatan ku!” Satan melompat, mengarahkan jari telunjuknya ke depan.


Energi kegelapan di tembakkan, energi itu bagaimana pancaran gelap yang terus semakin besar seiring jaraknya mendekati Dimensi Beast.


Sebuah pusaran air tercipta, pusaran air itu semakin besar dan meluas.


Serangan Satan pun terserap ke dalam pusaran air itu, berubah menjadi uap yang di keluarkan dari belakang pusaran air.


Satan pernah berhadapan dengan Lukas. Ia sangat mengingat salah satu teknik Lukas yang bisa membuat pusaran air untuk memurnikan energi kegelapan atau energi negatif lainnya.


Jika Lukas belum mencapai tingkat Wujud Cosmic, Satan yakin Lukas tidak akan mampu menahan serangan yang bisa menghancurkan Dimensi Utama.


Beelzebub melirik ke kiri dan kanan lalu menaikkan alisnya. “Lukas terlalu meremehkan kita hingga membuat trik murahan seperti ini.”


Beelzebub mengibaskan tangannya, mengeluarkan energi halus yang menyebar sangat luas. Jika di lihat secara kasat mata, apa yang di lakukan Beelzebub seperti tidak ada artinya. Tapi dia sebenarnya menggunakan energinya untuk melahap molekul air yang tersebar di angkasa.


Lukas memang sudah menyebarkan Molekul air di jalur yang akan di lewati pasukan Iblis. Jika satu saja molekul air yang mengenai para iblis, mereka bisa langsung di murnikan hingga tewas.

__ADS_1


Tentu saja itu hanya akan berfungsi pada iblis Primordial biasa. Sementara Primordial Demon yang sudah mencapai Wujud Cosmic atau di sebut Cosmic Primordial Demon, dengan hanya molekul air tidak akan cukup memurnikan mereka.


Sesaat kemudian, para iblis bisa melihat bintik-bintik kecil yang sangat banyak di depan. Semakin dekat, bintik-bintik itu semakin jelas.


“Mereka langsung mengerahkan pasukan dan menyerang begitu saja ya.”


“Ada Malaikat di antara mereka. Sepertinya para Malaikat itu melarikan diri dan bergabung bersama para Beast.”


“Haha, Malaikat yang lebih angkuh dari Lucifer itu benar-benar menumpang di rumah orang lain. Mereka benar-benar putus asa sampai bisa beraliansi dengan ras lain yang selalu mereka anggap lebih rendah dari mereka.” Asmodeus tidak bisa menahan tawanya.


“Karena mereka sudah menyerang maka tidak perlu menunda lagi.” Leviathan bersiap menyerang.


“Tunggu dulu.” Satan menghentikan Leviathan. “Lukas sepertinya tidak ikut menyerang. Mereka hanya sekumpulan makhluk lemah, biarkan pasukan kita yang melawan mereka. Jika kita semua maju maka pasukan kita tidak akan memiliki bagian.”


Leviathan setuju dengan pendapat Satan. Ia pun memberi isyarat, mengeluarkan semua kapal angkasa serta pasukan dari dimensi kecil di dalam kapal angkasa utama.


Seketika kapal angkasa serta pasukan iblis dan raksasa keluar, saking banyaknya mereka terlihat seperti pasir di pesisir pantai.


“Bunuh mereka semua!”


Saat Leviathan memberi perintah, semua pasukan langsung menyerang.

__ADS_1


__ADS_2