
Xiang Shui tidak yakin bisa mengalahkan Kaisar Fu Shang secara instan seperti saat membunuh Fu Di. Jadi ia membawa Kaisar Fu Shang ke dalam Dimensi Perangkap Iblis. Di sana ia bisa melakukan banyak hal serta menekan kekuatan Kaisar Fu Shang.
Selain itu tidak akan ada yang mengetahui kalau dirinya sudah menyusup jadi pasukan Kaisar Fu Shang yang berjaga di istana tidak akan menggangu.
“Kekuatan ku di tekan?” Kaisar Fu Shang bisa merasakan kekuatannya mengalami penurunan. Ia sadar itu adalah efek dari dimensi aneh ini.
“Hanya karena menekan kekuatan ku kau pikir bisa mengalahkan ku? Kau tetaplah seorang bocah ranah Dewa Sejati tingkat 2!”
Kaisar Fu Shang membuat 3 klon sempurna. Ia hanya memiliki batas membuat 3 klon jadi 3 klonnya yang memimpin pasukan sekarang sudah menghilang.
“Berapa pun jumlah mu, saat kau terjebak di Dimensi Perangkap Iblis ku maka kau sudah tamat!”
Puluhan lingkaran formasi sihir tercipta di sekeliling Fu Shang dan klonnya. Lingkaran formasi sihir itu mengeluarkan rantai yang mengikat seluruh tubuh mereka.
Itu terjadi sangat cepat hingga Kaisar Fu Shang tidak bisa bereaksi, atau mungkin karena gerakannya yang melambat.
Tubuh Kaisar Fu Shang dan klonnya berubah menjadi pecahan cahaya untuk melepaskan diri kemudian menyatu kembali. Ia pun melancarkan ratusan tembakan cahaya.
Xiang Shui hanya mengibaskan tangannya hingga semua serangan itu hancur berkeping-keping menjadi partikel cahaya.
“Kultivasinya padahal berada di bawah ku, tapi kenapa serangan ku bisa dengan mudah dia atasi?” Kaisar Fu Shang mengerutkan keningnya. Ia dan semua klonnya terbang ke arah yang berbeda-beda.
*BAM!
Fu Shang tiba-tiba seperti menabrak dinding tidak terlihat. Ia ingin bergerak ke arah lain tapi ia kembali menabrak dinding tidak terlihat.
Ia mencoba ke semua arah tapi tidak bisa. Ia seperti berada di dalam kurungan kubus.
__ADS_1
“Kubus ruang. Selama kau tidak bisa merusak tatanan ruang makan kau tidak akan bisa keluar.” Xiang Shui telah berhasil mengurung Fu Shang serta semua klonnya.
Jika dalam kondisi normal, Kaisar Fu Shang bisa menghancurkan ruang dengan kekuatannya. Namun saat ini kekuatannya di tekan serta susunan ruang yang di perkuat oleh Xiang Shui membuatnya tidak bisa berbuat banyak.
Kaisar Fu Shang memusatkan energi cahaya pada pedangnya kemudian menebas kubus ruang. Sayangnya itu bahkan tidak membuat goresan.
“Apa-apaan ini! Sial!” Kaisar Fu Shang terus berusaha meloloskan diri.
Xiang Shui membuat kubus ruang terus menyempit hingga dalam waktu kurang dari setengah menit, Kaisar Fu Shang tidak bisa lagi bergerak di ruang sempit itu.
“Akan ku lumatkan tubuh mu hingga hancur berkeping-keping.” Xiang Shui berkata dengan dingin.
Xiang Shui membenci Kaisar Fu Shang karena dia benar-benar berani berniat mengambil ibu dan adiknya sebagai istri. Benar-benar pemikiran yang tidak tau diri.
Kubus ruang semakin sempit hingga Kaisar Fu Shang harus berjongkok memeluk lututnya sendiri.
“Xiang Shui, lepaskan aku! Aku tidak akan lagi mengganggu Istana Cahaya ataupun Sekte Hewan Suci, jadi lepaskan aku!” Kaisar Fu Shang sudah kehabisan harapan.
“Maaf tapi aku lebih percaya orang yang sudah mati.”
Kubus ruang menyempit dengan keras hingga tubuh Kaisar Fu Shang hancur lebur menjadi balok daging sebesar kelereng.
Semua klon Kaisar Fu Shang yang juga menjadi balok daging sudah menghilang. Xiang Shui membakar balik daging Kaisar Fu Shang hingga tidak lagi tersisa.
“Baiklah, misi ku sudah selesai. Kematian Kaisar Fu Shang akan memudahkan dalam menaklukkan Galaksi Fu nanti.” Xiang Shui menghilangkan Dimensi Perangkap Iblis kemudian ia pergi menggunakan robekan ruang.
***
__ADS_1
Perbatasan Galaksi Fen.
Xiao Xue benar-benar tidak terhentikan di perbatasan. Puluhan kapal angkasa Galaksi Zhen sudah datang membantu tapi itu tidak membuat situasi mereka menjadi lebih baik.
Di salah satu kapal angkasa Sekte Hewan Suci, Xiao Zhou berdiri di dek kapal menonton bagaimana Xiao Xue menghadapi musuh seorang diri.
Hingga tiba-tiba ia merasakan telinganya di tarik.
“Aduh! Xiao-Xiao, kenapa kau menarik telinga ku?”
“Kau lihat apa hah? Apa kau tertarik dengan wanita rubah itu?”
Dari awal Xiao Zhou begitu fokus melihat pertarungan, namun mata Xiao-Xiao menangkap mata Xiao Zhou tidak pernah lepas dari Xiao Xue. Itu membuatnya marah.
“Aku hanya melihat pertarungan, apa yang salah?”
“Hmph!”
Xiao-Xiao mendengus kemudian melesat menuju pertarungan. Ia berubah ke bentuk Divine Beast Jormungandr yang berukuran sangat besar.
“M-makhluk apa itu?!”
“Dia sangat besar!”
Para pasukan Galaksi Fen di kejutkan dengan kemunculan Xiao-Xiao. Melawan Xiao Xue saja mereka kewalahan apa lagi di tambah satu makhluk besar lagi.
Xiao-Xiao mengibaskan ekornya, menghancurkan puluhan kapal angkasa musuh dalam sekejap. Ia pun menatap Xiao Xue dengan tajam sebelum kembali menyerang musuh lainnya.
__ADS_1
Xiao Xue bisa melihat tatapan tidak suka Xiao-Xiao yang tertuju pada dirinya.
“Kenapa dia terlihat kesal? Apa aku pernah melakukan kesalahan?”