Penguasa Alam Semesta

Penguasa Alam Semesta
Eps 30 - Penantian Yang Sangat Lama


__ADS_3


Xiao Ning pun langsung membuka gulungan yang di berikan oleh pemuda itu," Wush..."


"Aku adalah Liu Sheng Raja dari Raja para dewa memerintahkan mu untuk menjaga seseorang..."


"Seorang anak yang menjaga ketertiban di Alam semesta dan dilahirkan dengan bakat yang luar biasa yaitu jantung 7 spiritual tertinggi di dunia dewa...."


"Anak itu bernama Liu Yan, anak itu akan lahir ketika bulan Purnama tepatnya pada tanggal 1195 Dinasti Qin di masa depan..."


"Aku tadi mengutus seseorang untuk membantu mu jadi sekarang bantulah aku sebagai tanda balas Budi mu padaku..."


"Aku memilih mu karena dirimu bagian dari takdir anak itu jangan sampai kamu mengecewakanku Xiao'er ..." gulungan itu langsung hancur setelah di gunakan.


"Kuat sekali..." Xiao Ning yang bergidik ketakutan bahkan tangannya gemetar hanya dengan beberapa kalimat nya Kemudian Xiao Ning langsung berlutut dan Menerima perintah dari Liu Sheng " Aku Xiao Ning, Bersedia Mengikuti Perkataan Yang Mulia!..."


Setelah itu Xiao Ning terpaksa harus meninggalkan Chang Li karena perjalanannya akan menjadi sangat berbahaya dan menitipkan secarik surat untuk nya, dengan perasaan yang sedih ia tetap melanjutkan perjalanan nya.


*


*


*


Dikediaman Xiao Ning


Terlihat seorang anak muda yang sangat tampan bahkan lebih tampan dari Liu Yan sedang berlatih dengan keras di belakang halaman kediamannya.


Anak itu adalah Chang Li yang tidak henti hentinya berlatih untuk melihat ibunya bangga pada dirinya, dia sangat senang jika di puji oleh ibunya dan itu lah yang membuat nya berlatih sangat keras sampai sekarang.


Bahkan pagi sampai sore hari ia terus berlatih dan berlatih tanpa memperdulikan hal lain, tapi tiba tiba ada seorang pelayan yang sedang terburu buru memberikan secarik kertas itu untuk Chang Li.


"Ada apa bibi?, kenapa wajah bibi begitu sedih?..." Chang Li yang memasang polos "Tuan Muda, mohon bacalah ini, hikss...hikss...."tangis pembantu itu yang membanjiri wajah nya.


Chang Li merasakan firasat buruk tentang secarik kertas itu dan langsung membukanya,


"Chang'er Li, maafkan ibu yah karena harus pergi tanpa mengabarimu. Tapi ibu pasti akan kembali jika tugas ibu sudah selesai kamu jangan jadi anak yang manja yah terus berlatih agar kamu bisa menjadi lebih kuat dan melindungi orang yang kamu sayangi.

__ADS_1


Ibu tidak bisa membawa mu karena perjalanan ibu kali ini sangat berbahaya tapi jika Chang'er terus berlatih dan menjadi kuat. ibu pasti akan mengajak Chang'er..." Itulah kata kata terakhir yang di ucapkan Xiao Ning kepadanya.


"Tenang Saja Ibu aku pasti akan menjadi kuat dan mencarimu..." Chang Li yang berteriak dengan nada yang sedih, bahkan wajahnya di penuhi dengan air mata tapi juga wajah yang sudah bertekad.


Ribuan tahun berlalu


Chang Li sudah mencapai Tahap Orang Surga bahkan Termasuk Tiga terkuat di alam sana meskipun ia bisa saja menjadi terkuat tapi itu bukalah tujuan utamanya, tujuan utama Chang Li adalah mencari ibunya.


Seiring Chang Li berpetualang dirinya juga kadang kadang mencari informasi tentang ibunya di seluruh alam peri dan alam surga tapi tidak ada satu pun informasi mengenai ibunya.


Tapi Ada informasi yang membuat nya cukup senang karena ada seorang bawahannya yang pernah bilang jika ibunya berada di alam fana.


Tetapi setelah mendengar jika ibunya menjadi bawahan seseorang ia menjadi sangat marah , karena bagaimana mungkin ibu dari sosok yang di agungkan di Alam Surga menjadi bawahan seseorang di Alam fana.


Ia pun memutuskan untuk pergi ke Alam Fana dan mencari ibunya tapi tidak di sangka Bahwa eksistensi nya di sana akan langsung merusak tatanan dunia, karena dia adalah makhluk yang berdimensi lebih tinggi tubuhnya langsung di tekan oleh hukum dan membuat nya menjadi kesusahan berjalan.


Kondisinya menjadi sangat lemah karena hukum itu, jika saja ia bisa menekan kehadirannya layaknya Xiao Ning mungkin ia sudah lama menemukan keberadaan ibunya. tapi takdir berkata lain.


Chang Li mau tidak mau harus membuat dunia yang memenuhi standar untuk keberadaannya dan menunggu di sana sampai menemukan ibunya meskipun untuk selamanya.


Ia bahkan sudah membuat dunia itu ribuan tahun lebih lama sebelum kelahiran Liu Yan dan ia sudah menunggu di kediaman itu sudah lebih dari ratusan tahun tapi tak kunjung ada berita tentang ibunya.


Tapi yang masuk ke dalam portal itu hanya cecunguk yang menginginkan kekuasaan akan harta dan serakah tapi ia sudah menduga itu sifat alami manusia.


Rencana itu pun tidak berhasil selama seratus tahun dan mendapatkan ide kembali yaitu menjadikan seseorang yang masuk kedalam Alam Dharma itu sebagai bawahannya untuk mencari ibunya di luar sana.


makanya alam Dharma menjadi sangat jarang terbuka kembali karena ia tidak ingin menarik perhatian terlalu banyak dengan menjadikan semua orang yang memasuki alam Dharma menjadi bawahan nya.


jika beritahu buruk itu sampai tersebar rencana dia untuk mencari ibunya akan menjadi mimpi semata dan ia melakukan dengan penuh sabar meskipun sedikit tapi Bawahan nya semuanya dapat di andalkan.


sampai suatu hari ia mendengar dari bawahan nya yaitu raja abadi yang mengabarkan tentang keberadaan ibunya, ia menjadi sangat senang hingga ingin melompat-lompat, tetapi setelah mendengar ada seorang anak yang menjadi tuan ibunya.


dirinya memerintahkan bawahannya untuk membunuh pemuda itu yang tidak lain adalah Liu Yan dan itulah cerita tentang perjuangan Chang Li untuk menemukan ibunya.


Karena itu percayalah jangan terburu buru dalam melakukan sesuatu pikir kan matang matang karena usaha tidak mengkhianati hasil.


Kembali Di waktu Sebelum tepatnya ketika Chang Li bertemu dengan gurunya atau yang dia anggap sebagai ibunya.

__ADS_1


Chang Li masih berlutut dan bahkan tidak mengangkat badannya untuk memeluk ibunya karena meskipun rindu yang ia pendam sangat bergejolak tapi ia masih memiliki rasa bersalah pada ibunya.


Jika saja ia sedikit lebih kuat waktu itu mungkin akan berbeda dengan sekarang. Xiao Ning menghampiri Chang Li kemudian mengangkat badannya dengan kedua tangannya yang kecil itu dan kemudian mereka berdua saling bertatapan.


"Kamu sudah sangat besar yah Chang'er..." Xiao Ning yang memasang wajah tersenyum tapi juga mengeluarkan sedikit air mata kesedihan karena telah meninggal Chang Li seorang diri disana.


Chang Li tidak mengatakan apa apa dan langsung memeluk ibunya, Chang Li meskipun berumur ribuan tahun tapi ketampanan nya tidak luntur sedikit pun.


Bahkan ia menjadi lebih tampan dari sebelumnya juga memiliki tinggi 180 cm dan memiliki tubuh yang fleksibel dan sedikit berotot tapi Liu Yan jauh lebih tamvan Orang MC yah kan.


Setelah Chang Li puas memeluk ibunya ia baru mengeluarkan suaranya untuk bertanya


" Ibu kenapa kamu menjadi bawahan anak ini..." Chang Li yang menatap tajam ke arah Liu Yan sambil memberikan niat membunuh yang kuat hingga mencekiknya.


"Chang'er hentikan..." ucap kata kata ibu yang sangat lembut. tapi mereka berdua tetap bertengkar


"Sudah sudah kalian berdua , mari kita berbicara terlebih dahulu..." Xiao Ning yang mencoba untuk mengingatkan Chang Li.


Mereka berdua menjadi berdamai setelah Xiao Ning berkata demikian, dan mereka berjalan menuju ruang tamu bersama untuk mengobrol tapi Liu Yan dan Chang Li sangat tidak akrab terkadang mereka berdua bertengkar ringan .


Seperti Liu Yan yang mencoba menyenggol badan Chang Li dan Chang Li membalasnya sehingga membuat pertengkaran yang ringan tapi meskipun mereka bertengkar mereka tidak menaruh dendam diantara mereka berdua.


Seiring waktu berjalan keduanya menjadi sangat akrab tanpa memandang status dan Senioritas. Liu Yan menganggap Chang Li sebagai tujuan terbesar nya saat ini dan Chang Lin menganggap Liu Yan sebagai saudaranya.


Tidak seperti sebelumnya yang hanya pertengkaran saja yang terdengar oleh Xiao Ning tapi ketika sampai di ruang tamu Chang Li dan Liu Yan menjadi sangat akrab.


"Kalian ini aneh sekali..." Xiao Ning yang mengeluh dengan memegang dahinya dan menggelengkan kepalanya.


Sangking asiknya mereka mengobrol mereka berdua tidak menghiraukan perkataan Xiao Ning dan terus mengobrol terkadang mereka tertawa terbahak bahak.


Xiao Ning yang melihat keduanya yang tidak menganggap menjadi kesal, terkadang Xiao Ning bertingkah laku seperti anak kecil yang kurang perhatian.


Xiao Ning pun langsung kembali ke cincin spasial tanpa berpamitan dan mengabaikan mereka berdua.


Mereka berdua pun kemudian tertawa karena berhasil berpura pura tidak mendengarkan Xiao Ning. tapi siapa sangka mereka berhasil.


"Lihatlah saudaraku, benar kan apa yang aku katakan. terkadang ia bertingkah laku seperti anak kecil..." Liu Yan yang tertawa terbahak bahak "Benar benar , tapi tidak kusangkan ibuku yang terkenal dingin menjadi seperti ini, kamu memang pantas menjadi Saudara ku...." jawab Chang Li yang tertawa juga.

__ADS_1


"Hmph!..." Ucap Xiao Ning yang kesal karena selain di abaikan ternyata dirinya juga di permainan oleh kedua nya.


Bersambung


__ADS_2