Penguasa Alam Semesta

Penguasa Alam Semesta
Ch.462 - Mendapatkan Token Peserta


__ADS_3

Situasi yang sangat tidak terduga di alami oleh kelompok Li Han. Mereka yang berpikir bisa menyergap kelompok Xiang Shin dengan jumlah mereka yang lebih banyak justru kini harus berada dalam situasi sebaliknya.


Dua kawan mereka yaitu Li Han sendiri dan satu lagi bernama Bo Zhu harus menjadi sandera. Mereka tidak memperkirakan musuh akan menguasai hukum ruang.


“Kami berasal dari Kekaisaran...”


“Baiklah baiklah, sudah cukup dengan kata-kata seperti itu, aku bosan mendengarnya.” Xiang Shin memotong perkataan salah satu Tetua musuh yang berniat mengancam menggunakan latar belakang, “aku tidak peduli kalian berasal dari mana dan sekte apa yang pasti serahkan token peserta kalian jika kalian tidak ingin mereka berdua mati! Kalian hanya perlu menjawab ya atau tidak maka semuanya akan jelas.”


Xiang Shin sedikit menekan bilah pedangnya hingga luka di leher Li Han semakin dalam.


“T-tatua..” Li Han mulai ketakutan, ia tidak ingin mati di tempat ini.


“Tunggu! Tunggu! Baiklah, kami akan memberikan token peserta kami tapi kalian harus berjanji untuk melepaskan mereka!” salah satu Tetua menyetujui syarat Xiang Shin.


“Tetua, tapi kita bahkan belum mengikuti turnamennya.” Salah satu anggota mereka kurang setuju dengan keputusan Tetuanya.


“Diam! Jika Li Han mati di sini maka kita juga akan di bunuh saat kembali ke Kekaisaran. Kita tidak memiliki pilihan lain.”


Peserta itu terdiam. Mengingat identitas Li Han sebagai putra mahkota, mereka bisa-bisa di bunuh oleh Kaisar jika Li Han tewas di sini.


Pada akhirnya mereka mengeluarkan token peserta mereka kemudian melemparkan ke arah Xiang Shin.


Xiang Shin pun langsung menangkap semua token tersebut.

__ADS_1


“Sesuai janji kau harus melepaskan mereka!” Tetua itu menatap Xiang Shin dengan tajam, memberikan ancaman padanya.


“Tentu saja!”


Xiang Shin melemparkan Li Han dan Bo Zhu ke arah Tetuanya. Tetua itu langsung menangkap tubuh Li Han dan Bo Zhu.


“Hahaha! Dasar bodoh! Kau benar-benar langsung menyerahkan mereka! Sekarang kami bisa merebut kembali token milik kami!”


Kedelapan peserta lainnya mengeluarkan senjata masing-masing. Sekarang mereka tau kekuatan musuh tidak menguasai hukum ruang jadi mereka bisa lebih waspada. Dengan jumlah, mereka yakin bisa merebut kembali token peserta mereka.


“Begitukah yang kalian pikirkan? Aku sarankan kalian untuk cepat-cepat mencari obat untuknya!” Xiang Shin menunjuk Li Han.


Tiba-tiba Li Han merasakan sakit di lehernya yang sebelumnya terkena goresan pedang.


“Kau dasar licik! Menggunakan racun seperti ini!” salah satu wanita dari mereka berteriak marah.


“Jika kalian memiliki waktu untuk berbicara sebaiknya gunakan untuk mencari penawar racunnya!” ucap Xiang Shui dengan santai.


“Cih! Ayo kita pergi!”


Dua Tetua akhirnya memutuskan untuk pergi meninggalkan tempat itu.


“Hei, kenapa tidak bunuh saja orang itu tadi? Jika kita bertarung melawan mereka aku yakin kita bisa menang.”

__ADS_1


Xiang Shin tersenyum pahit karena Xiang Lan masih saja belum menerimanya sepenuhnya menjadi seorang ayah.


“Lan’er, sekarang ada banyak masalah di Galaksi Cahaya terutama masalah dengan Kaisar Zhen. Jika kita membunuh orang itu maka sudah pasti akan menambah musuh untuk Galaksi Cahaya yang akan menyusahkan Ibu. Untuk saat ini kita tidak bisa bertindak gegabah.” Xiang Shui memberikan sedikit penjelasan.


Meskipun dari awal mereka tidak tau siapa mereka dan seperti apa latar belakang mereka, namun di lihat dari dua Tetua yang menjadi pengawal mereka memiliki kultivasi sama dengan Tetua Wu Ming dan Tetua Hua Yin, bisa di tebak latar belakang mereka setingkat dengan Galaksi Cahaya.


Karena Xiang Shin tidak ingin melakukan pertarungan panjang, ia mengincar orang paling penting di antara para peserta.


Dari awal kemunculan kelompok Li Han, Li Han menjadi yang pertama berbicara sekaligus terlihat paling sombong. Jadi Xiang Shin bisa menebak dia orang yang paling penting.


Jika Xiang Shin mengincar seorang jenius biasa maka mungkin mereka masih akan lebih mementingkan token peserta mereka dan pertarungan akan terjadi.


“Kita sekarang sudah mendapatkan 10 token. Apa kita perlu mengincar token peserta lainnya?” Qin Qiaoyu bertanya.


“Aku pikir kita perlu mendapatkan masing-masing 5 agar lebih aman karena kita tidak tau syarat untuk lanjut ke turnamen babak berikutnya. Kita membutuhkan 10 token lagi.” Tetua Hua Yin memberikan saran.


“Aku juga berpikir begitu. Sebaiknya kita mengumpulkan token peserta lainnya sampai kita benar-benar merasa yakin,” Xiang Shin mengangguk.


Xiang Shin pun terbang memimpin pasukannya di posisi paling depan, sementara Tetua Wu Ming dan Tetua Hua Yin berada di kiri dan kanan.


Setelah terbang cukup lama, mereka bisa melihat tempat di aman pertarungan sedang terjadi.


Xiang Shin terlihat bereaksi melihat ke arah beberapa orang yang sedang bertarung.

__ADS_1


__ADS_2