Penguasa Alam Semesta

Penguasa Alam Semesta
Ch.490 - Babak Keempat


__ADS_3

2 hari berlalu, turnamen babak keempat akan segera di mulai. Para peserta sudah berkumpul di tempat yang di tentukan.


Babak keempat akan berlangsung di sebuah Koloseum yang jauh lebih luas di bandingkan 5 Koloseum di babak ketiga sebelumnya. Para peserta yang berjumlah 100 kini duduk di tribun khusus.


Ada lebih banyak penonton kali ini karena tidak hanya peserta yang menjadi penonton tapi juga para pendukung mereka.


Xiang Shin duduk bersama kelompoknya, mereka berbincang mengenai siapa saja yang perlu di waspadai dalam babak keempat ini.


Memang semua peserta yang tersisa memiliki kemampuan unik mereka masing-masing, sama sekali tidak bisa di remehkan, namun ada beberapa yang perlu mendapatkan perhatian lebih.


Selain Yang Yin, ada Tang Yong yang merupakan murid top di Sekte Kuil Surga ini. Di katakan dia sudah menguasai teknik khusus dari salah satu puncak di Sekte Kuil Surga yaitu Teknik 7 Jalur Reinkarnasi dari puncak Dharma.


Selain itu masih ada Yu Ruo Yi yang berada di gurb yang sama dengan Li Yiren sebelumnya. Menurut Li Yiren, gadis itu belum mengeluarkan seluruh kekuatannya dalam babak ketiga sebelumnya.


Saat semua orang masih sibuk dengan pembicaraan masing-masing, tiba-tiba fokus semua orang teralihkan oleh kedatangan beberapa sosok yang memancarkan aura tidak biasa.


Terlihat seorang pria paruh baya yang mengenakan pakaian Buddhis dan kepala botak, banyak tasbih sebagai atribut pakaiannya. Dia adalah Ketua Sekte Kuil Surga, Tang Liao sang Dewa Kebijaksanaan.

__ADS_1


Di samping kanan Tang Liao adalah sosok pria paruh baya, mengenakan pakaian biru muda yang mewah. Mata biru dan rambut putihnya seolah memancarkan hawa dingin. Dia adalah penguasa Istana Dewa Es, Bing Huang sang Dewa Es.


Sedangkan di samping kiri Tang Liao adalah sosok wanita paruh baya yang mengenakan pakaian sederhana, senyuman yang ramah membuat kesan seolah ada hawa kenyamanan saat berada di dekatnya. Dia adalah Yu Luan, Ketua Sekte Phoenix Petir. Di kenal sebagai Dewi Phoenix Petir.


Mereka bertiga merupakan pemimpin dari 3 kekuatan besar di Dimensi Manusia ini yang di kenal sebagai 3 Dewa Dimensi Manusia.


Sebelumnya ada 4 kekuatan besar di Dimensi Manusia selain ketiga itu, yaitu Istana Dewi Salju.


Namun sekarang Istana Dewi Salju sudah hancur oleh Istana Dewa Es bersama komplotannya. Hal itu membuat Yu Luan memiliki dendam terhadap Bing Huang yang merupakan penguasa Istana Dewa Es.


Yu Luan memiliki hubungan baik dengan Murong Yin yang merupakan penguasa Istana Dewi Salju. Saat mendengar Istana Dewa Es menggempur Istana Dewi Salju, Yu Luan ingin mengerahkan pasukan Sekte Phoenix Petir untuk membantu namun para petinggi lainnya tidak setuju.


Para petinggi tidak ingin mengorbankan banyak pasukannya untuk berperang melawan Istana Dewa Es untuk kelompok yang tidak ada hubungannya dengan mereka.


Pada akhirnya Yu Luan harus pergi sendiri ke Istana Dewi Salju namun sudah terlambat, Istana Dewi Salju sudah porak-poranda.


Kini Yu Luan hanya bisa menyesal karena tidak dapat membantu sahabat baiknya itu hingga membuat Istana Dewi Salju hancur. Ia bahkan tidak tau bagaimana nasib Murong Yin sekarang.

__ADS_1


Beruntung Yu Luan masih bisa menyelamatkan beberapa ribu murid Istana Dewi Salju dan membawanya ke Sekte Phoenix Petir.


Di sana para sisa murid Istana Dewi Salju mendapatkan perlindungan dari Yu Luan.


Bing Huang dan Yu Luan di temani oleh salah satu Tetua di Sekte mereka.


Xiang Shin melihat ketiga orang itu memancarkan aura yang sama seperti gurunya. Sudah jelas mereka memiliki kultivasi yang setingkat dengan gurunya.


Semua orang berdiri kemudian menangkupkan tangan mereka. Mereka bertiga adalah kultivator puncak yang sangat di hormati di Dimensi Manusia ini.


Tang Liao memberi isyarat tangan kemudian semua orang kembali duduk.


“Pertama mari kita beri tepuk tangan pada 100 generasi muda terbaik di Dimensi Manusia!”


Perkataan Tang Liao langsung di sambut dengan tepuk tangan meriah dari para penonton dan para peserta.


“Kita sebelumnya sudah melihat bagaimana kemampuan para generasi muda yang begitu luar biasa. Generasi di zaman ini sungguh memiliki bakat yang tinggi, kami para generasi tua bisa merasa lega memiliki penerus seperti kalian!..

__ADS_1


Baiklah, aku yakin semua orang sudah tidak sabar ingin menonton pertarungan para generasi muda untuk mendapatkan hadiah turnamen yang sangat menggiurkan yaitu Pil Kebangkitan Dewa. Maka mari kita mulai turnamen babak keempat hati ini!”


Semua orang langsung mengeluarkan sorakan meriah penuh semangat.


__ADS_2