
“Ayah, apa ayah sudah sembuh sekarang?” Xiang Fei bertanya dengan ekspresi polos.
“Ya ayah sudah sembuh sekarang, itu berkat Fei’er,” Xiang Shin mengelus kepala Xiang Fei.
Xiang Shin masih memikirkan kejadian sebelumnya. Fei’er masih belum dapat mengendalikan kekuatannya jadi membawanya keluar dari tempat ini akan membawa bencana.
Bagaimana jika dia secara tidak sadar menghentikan waktu atau melakukan sesuatu yang lain seperti membalik dan mempercepat waktu? Atau mungkin dia melakukan sesuatu yang lebih buruk dari itu.
Jika Xiang Fei belum bisa mengendalikan kekuatan mengerikan miliknya maka itu hanya akan menjadi bencana tidak hanya untuk Xiang Shin tapi pada Xiang Fei sendiri.
“Sepertinya aku harus menunda untuk keluar dari tempat ini. Yah aku pun belum menemukan jalan keluarnya, sambil mencari jalan keluar, aku harus membantu Fei’er mengendalikan kekuatannya.” Xiang Shin bergumam dalam hati.
“Fei’er, apa kau ingin terbang lagi bersama ayah?”
“Benarkah? Fei’er bisa terbang lagi?” Xiang Fei menjadi antusias.
“Tentu saja,” Xiang Shin berikut memunggungi Xiang Fei, “naik ke punggung ayah.”
“Un!” Xiang Fei langsun naik dan Xiang Shin pun membawanya terbang.
Angin yang bertiup pelan membuat rambut mereka berdua berkibar. Xiang Fei tertawa riang karena senang bisa terbang tinggi bersama ayahnya.
“Hah.. bagaimana aku akan mengajari Fei’er hukum waktu? Aku saja baru memiliki pemahaman yang sangat minim terhadap hukum waktu.” Xiang Shin menghela nafas.
“Ah benar juga. Biasanya jika aku memahami sebuah hukum baru, setelah menerobos akan ada pemahaman tersebut yang muncul di kepala ku. Jika aku bisa menerobos ke tingkat Immortal Overlord, seharusnya aku bisa mendapatkan pemahaman hukum waktu. Dengan begitu aku bisa lebih mudah mengajari Fei’er!..
__ADS_1
Tapi untuk menerobos ke tingkat Immortal Overlord pun tidak akan mudah. Aku memerlukan banyak sumber daya.” Xiang Shin bergumam.
“Ayah lebih tinggi! Lebih tinggi!”
Perkataan antusias Xiang Fei membuat Xiang Shin tersadar dari lamunannya kemudian terbang ke ib tinggi.
“Hubungan kami rasanya terlalu cepat berkembang. Padahal aku baru mengangkatnya menjadi anak tapi aku sudah merasa sangat dekat dengan Fei’er.”
Setelah cukup lama terbang, Xiang Shin mendarat di sebuah pohon. Dengan keahliannya dalam elemen angin dan Dao Pedang, Xiang Shin dapat memotong banyak pohon di sekitar tanpa menggerakkan ujung jarinya.
Semua potongan pohon itu mulai membuat rumah pohon.
“Fei’er, ini sekarang akan menjadi rumah kita. Di sini ayah akan memberi banyak pelajaran hingga Fei’er nanti bisa terbang sendi.”
“Tentu saja, ayah tidak akan membohongi Fei’er.”
Fei’er terlihat semakin antusias namun tiba-tiba ia menunduk dengan ekspresi yang berubah sebaliknya.
“Ada apa Fei’er?” Xiang Shin tidak tau mengapa putri angkatnya tiba-tiba terlihat murung.
“Nanti kalau Fei’er bisa terbang, tidak bisa terbang lagi bersama ayah.”
Xiang Shin tersenyum lembut lalu mengelus kepala putrinya.
“Fei’er tenang saja, jika Fei’er ingin terbang bersama ayah nanti, tinggal bilang saja. Ayah akan langsung membawa mu terbang.”
__ADS_1
Fei’er pun kembali tersenyum, ia tidak lagi memikirkan hal tersebut.
Dan mulai dari sana, Xiang Shin mengajarkan banyak hal untuk Xiang Fei. Mulai dari hak dasar seperti membaca dan menulis serta pengetahuan umum lainnya.
Xiang Fei dapat belajar dengan sangat cepat hingga tidak membutuhkan 1 hari, Xiang Shin sudah memberikan pelajaran ke tingkat lainnya yaitu tentang kultivator.
Satu hal yang membuat Xiang Shin terkejut adalah kultivasi Xiang Fei ternyata sudah berada di tingkat Immortal tahap awal.
Sebelumnya Xiang Shin tidak menyadarinya karena entah bagaimana aura Xiang Fei benar-benar tertutup hingga terlihat seperti anak kecil biasa.
Beberapa kali kejadian aneh terjadi saat Xiang Shin melatih putrinya. Mulai dari Xiang Fei tiba-tiba bergerak cepat, sesuatu yang melambat. Saat Xiang Shin berjalan juga kadang-kadang ia tiba-tiba bergerak sangat cepat hingga menabrak dinding rumah.
Beberapa kali Xiang Shin juga merasa seperti Dejavu. Saat ia melakukan sesuatu atau mengatakan sesuatu, ia merasa pernah berada dalam situasi tersebut.
Xiang Fei juga cukup sering bertanya kenapa dirinya kadang mengajarkan sesuatu berulang-ulang.
Xiang Shin bisa menebak kalau itu adalah karena kekuatan Xiang Fei yang tidak terkendali, membuat waktu maju mundur tidak karuan.
Xiang Shin pun semakin yakin untuk tidak membawa putrinya ini keluar sebelum dia bisa mengendalikan kekuatannya.
Tentunya Xiang Shin tidak terus-menerus mengajari putrinya. Ia sesekali mengajaknya terbang keluar untuk jalan-jalan agar putrinya tidak bosan belajar terus.
Xiang Shin mengajarinya dengan sepenuh hati seolah Xiang Fei adalah putri kandungnya. Xiang Shin bahkan sudah lupa kalau dia adalah putri angkatnya.
Selain melatih Xiang Fei, tentu Xiang Shin juga tidak lupa untuk meningkatkan pemahaman hukum waktu. Namun ia hanya sedikit berkembang saja.
__ADS_1