
Pasukan iblis sudah bergerak menuju Dimensi Beast. Pasukan itu di pimpin oleh 3 dari 7 Iblis Dosa Besar, Mammon sang Dosa Ketamakan, Belphegor sang Dosan Kemalasan dan Leviathan sang Dosa Iri hati.
Mereka sudah membawa pasukan dalam jumlah yang sangat besar. Namun yang terlihat hanya beberapa ribu pasukan saja dengan puluhan kapal angkasa.
Itu karena puluhan kapal angkasa itu masing-masing memiliki dimensi kecil yang cukup luas di dalamnya. Satu dari dimensi kecil kapal angkasa sudah cukup untuk menampung jutaan kapal angkasa lainnya.
Para iblis tidak mungkin untuk bergerak dengan semua pasukan sekaligus. Itu akan sangat mencolok serta musuh bisa langsung mengetahui kekuatan mereka.
Selain itu pasukan iblis harus bergerak melalui lubang cacing agar mereka bisa secepatnya tiba di tujuan. Jadi mereka harus menggunakan lubang cacing yang sama agar mereka bisa sampai di tujuan secara bersamaan.
Tidak mungkin satu lubang cacing akan muat di masuki ratusan juta kapal angkasa dengan ratusan miliar iblis di dalamnya.
Pasukan yang di bawa para iblis paling rendah berada di ranah Dewa Sejati tingkat 1. Setelah kemunculan Pandora Box, kultivasi para iblis banyak yang menerobos ke ranah Dewa Sejati hingga pasukan tempur mereka meningkat pesat.
Membawa pasukan sebanyak itu masih belum setengah dari keseluruhan pasukan tempur para iblis.
Setelah melewati lubang cacing selama berbulan-bulan, pasukan iblis akhirnya bisa melihat Dimensi Beast meskipun jaraknya masih cukup jauh.
“Perbatasan timur Dimensi Beast, Shen Long seharusnya sudah menyadari kekuatan kita. Aku akan mengambil kulit cacing panjang itu untuk ku jadikan baju zirah.” Mammon terlihat penuh semangat. “Akan aku ambil semua yang dia miliki, semuanya adalah milik ku!”
“Kenapa kau selalu saja bisa bersemangat seperti ini? Cih!” Leviathan berdecak kesal.
__ADS_1
“Sebaiknya cepat kita selesaikan agar aku bisa segera pulang kemudian tidur.” Belphegor menghela nafas seolah sama sekali tidak ada niatan untuk ikut dalam peperangan.
***
Perbatasan Timur Dimensi Beast.
Dewa Naga Shen Long sudah mengetahui kedatangan para iblis. Ia langsung menginformasikan kepada para penguasa wilayah lainnya mengenai hal ini.
Sebelumnya Shen Long dan para Dewa Divine Beast lainnya sudah mendapatkan pesan dari pemimpin ras Phoenix Es jika sebentar lagi iblis akan datang menyerang jadi sebaiknya untuk mempersiapkan pasukan.
Mereka tidak mengetahui dari mana Permaisuri Phoenix Es mendapatkan informasi tersebut tapi karena situasi memang tidak bisa di prediksi jadi mereka mengikuti perkataan Qin Zhiyun untuk menyiapkan pasukan. Lagi pula ini sama sekali tidak merugikan.
Kini Shen Long sudah berada di perbatasan, pasukannya masih berada di dalam Dimensi Beast, mereka bisa keluar kapan saja dia perintahkan.
Shen Long mengeluarkan aura hijau yang sangat kuat hingga pasukan di dekatnya harus bergerak menjauh.
Aura Shen Long meluas hingga seukuran planet yang seketika membentuk kepala naga raksasa. Mulut naga itu terbuka, menghimpun energi dalam sekejap kemudian menembakkan sinar hijau terang.
Puluhan kapal angkasa pasukan iblis dengan cepat menyiapkan Meriam Energi lalu menembak secara bersamaan.
Serangan kedua pihak saling menghantam. Sayangnya tembakan meriam energi kapal angkasa para iblis tidak bisa sebanding dengan serangan sang Dewa Naga, bahkan tidak sedikit pun membuat serangan itu melambat.
__ADS_1
Mammon keluar dari kapal angkasa, ia berdiri di depan.
“MILIK KU! HAHAHA!”
Mammon mengeluarkan aura yang membentuk mulur besar dengan wujud mengerikan. Mulut itu terbuka hingga serangan Shen Long sepenuhnya masuk ke dalam, terserap dan memadat di tangan Mammon.
Mammon kembali tertawa saat melihat gumpalan energi di tangan kanannya.
“Jadi ini energi dari Shen Long ya, terlihat berkilau.”
Energi itu langsung masuk ke dalam tubuh Mammon dan menjadi energinya sendiri.
Shen Long menyipitkan matanya, meskipun berjarak sangat jauh, ia bisa melihat dengan jelas wujud Mammon.
“Jadi dia yang datang memimpin pasukan ya. Mammon sang keserakahan, dapat merampas apa saja dari target asalkan sudah dia sentuh, baik energi, aura bahkan jiwa lawannya. Dia merepotkan.” Shen Long bergumam.
Ia yakin pasti masih ada Iblis Dosa Besar lainnya di dalam kapal angkasa para iblis. Tidak mungkin mereka akan mengirim pasukan sebanyak itu dengan hanya di pimpin oleh satu Iblis Dosa Besar.
“Shen Long! Kau benar-benar tidak sopan dengan tamu mu!”
Suara Mammon bisa terdengar sampai ke tempat Shen Long berada.
__ADS_1
“Aku bisa saja memberi sambutan yang ramah jika kalian memang tamu yang sudah di undang. Sayangnya kalian tidak di undang, sama sekali bukan tamu ku.” Shen Long berkata dengan dingin bersiap untuk melakukan peperangan.