Penguasa Alam Semesta

Penguasa Alam Semesta
Eps 17 - Pegunungan Xue Chu


__ADS_3


Liu Yan berpindah dari kamar Zong QianQian ke Pegunungan Xue Chu Menggunakan perpindahan instan.


Liu Yan dikirim Di sebuah Tempat gubuk Terdapat 2 pohon yang menjadikan pagarnya dan memiliki seperti sebuah patung.


Tiba tiba keluar dari gubuk itu seorang Pria tua menggunakan baju coklat dan topi petani juga memegang tongkat di tangan kanannya.


"Anak muda, Siapa yang memberitahu mu tempat ini.." Orang itu bertanya ke


Liu Yan dengan pandangan sinis serta auranya yang memberebes keluar.


"Maaf Senior, Sebenarnya aku ingin pergi ke Pegunungan Xue Chu. Tapi justru aku tiba di sini tanpa sepengetahuan ku..." Liu Yan membungkuk dan menangkupkan tangannya dengan tulus


"Anak muda, Disini memang tempat Pegunungan Xue Chu, Tapi apa yang di lakukan Kultivator Tahap Penempaan Tulang Seperti mu di tempat seperti ini?.." Orang itu memperingati Liu Yan gara tidak main main dengan Pegunungan Xue Chu


"Sebenarnya Senior, aku ingin memburu Hewan spiritual Tahap 7 untuk menaikan basis kultivasi ku.."


"Menurut ku tempat ini sangat cocok untuk ku dan aku mohon sekali Senior memberitahu tentang tempat ini dengan seksama.." Liu Yan menangkupkan tangannya dan memohon untuk di beri petunjuk


Ketika Orang tua itu mendengar perkataan Liu Yan pun semakin heran 'Apa anak ini ingin mati di tempat ini?...'Gumam orang itu dan berkata


"Apa kamu bercanda Anak muda, Di Pegunungan Xue Chu. paling tidak hewan spiritual berada di Tingkat 5 untuk yang terendah.."


"Ah Baiklah anak muda , Kamu masuk dulu ke gubuk ku aku akan memberitahu semua Yang ku tahu.."Orang tua itu menghela nafas dan memasuki gubuknya dan di ikuti Liu Yan dari belakang


"Terimakasih Senior..."


Mereka pun masuk ke dalam gubuk, meskipun tampilan luarnya sangat buruk tapi di dalam cukup baik untuk di huni. "Anak Muda , Siapa namamu?..."Ucap orang tua itu.


"Namaku Liu Yan Senior..." Jawab Liu Yan dengan wajah yang senang.


"Apa?..." Ucap pria tua itu yang terkejut karena mengetahui marganya


"Apakah Kamu memiliki Leluhur bernama ,Liu Li?..."


"Maaf Senior Sebenarnya aku kurang tau tentang silsilah keluarga ku, Tapi Aku di beritahu Kaisar Lan bahwa aku merupakan keturunan Murni Keluarga Liu Kuno.


"Anak Muda , Apa kamu di wariskan oleh leluhur Liu sebuah benda?..."Tatapan orang itu menjadi serius


Tiba tiba Pedang yang keluar dari Cincin Spasial. Kehadiran yang sangat kuat Tidak lain merupakan Pedang Surgawi Milik Liu Yan yang di wariskan oleh Liu Li.


"Bocah!!Bukankah Kau terlalu Tidak Sopan berbicara pada tuanku seperti itu.." Xiao Ning berubah wujud menjadi seorang wanita dan menatap orang tua itu hingga berlutut


"Kamu...." Ucap pria itu yang bergemetar karena melihat Sosok Xiao Ning dan berkeringat dingin


"Senior maafkan aku, Sepertinya Ning'Er tidak sopan terhadap mu.." Ucap Liu Yan dan memukul kepala Xiao Ning hingga kepalanya benjol.


"Tidak apa apa anak muda .."Tian Lang yang berkeringat dingin dan menggaruk kepalanya


'Bagaimana mungkin kekuatan orang seperti itu menjadi bawahannya' gumam Tian Lang yang merupakan senior tersebut.

__ADS_1


"Tuan bodoh...Hmph!" ucap xiao Ning yang sebal kepada Liu Yan dan kembali ke cincin spasial tanpa pamit.


"Jadi anak muda apa yang kamu cari di hutan ini?..."Tian Lang yang bertanya kepada Liu dengan wajah bingung


"Seperti yang ku katakan Senior, Aku kesini karena ingin berburu hewan spiritual.." Jawab Liu Yan yang menggarukan kepala yang tidak gatal itu dan tersenyum bingung.


"Fiuhhh.... Anak muda, Aku peringatan kepada mu.Sebenarnya hutan ini tidak sesederhana yang kalian dengar meskipun Disini hanya terdapat Raja hewan spritual tapi tidak menutup kemungkin akan ada Binatang Iblis..."Tian Lang yang memberitahu Liu Yan agar dirinya berhati hati.


"Senior, Apakah binatang iblis itu kuat? aku tidak pernah melihat sebelumnya.."


"Bukan hanya kuat, binatang iblis berbeda dengan hewan spiritual . Meraka selain unggul fisik dari pada hewan spiritual mereka juga memiliki sebuah kesadaran. Setidaknya Tingkat 1 binatang iblis setara dengan Tingkat 8 Hewan Spiritual.


"Tapi itu hanya perkiraan. Tapi lebih baik kamu mempersiapkan untuk itu karena Tingkat 8 bukanlah sesuatu yang bisa kamu lawan sekarang meskipun kau menggunakan Pedang mu itu..." Liu Yan tanpa mencela sedikit pun mendengarkan apa yang di katakan Tian Lang.


"Maaf Senior, selain hewan apakah Disni terdapat tumbuhan herbal tingkat tinggi?, aku membutuhkan itu karena aku juga seorang Alkemis...."Liu Yan bertanya dengan semangat dengan mata berbinar binar


"Ah itu...., Memang ada Tumbuhan Spritual dengan kualitas tinggi di pegunungan ini tapi sayangnya tumbuhan itu di jaga oleh binatang iblis. Dan hanya herbal tingkat renda hingga menengah tapi kamu tidak perlu khawatir karena meskipun renda ataupun menengah itu setidaknya berada di kelas 3 hingga 4...."Tian Lang menjelaskan mendetail dan meruncing tanpa ada yang ia sembunyikan.


"Senior kalau boleh tau,Tapi Tumbuhan Herbal tingkat tinggi berada di kelas berapa?..." karena penasaran ia pun bertanya dan Liu Yan masih tidak mengurungkan niatnya untuk pergi ke Herbal tingkat tinggi meski nyawa taruhannya.


"Anak jaman sekarang memang nekat sekali, Dengarkan aku anak muda Tingkat 8 bukanlah tingkat yang bisa kau lawan mereka setara dengan Ranah Ying dan yang Tahap ke 2..." Tian Lang yang memperingati Liu Yan untuk kedua kalinya.


Liu Yan mendengarkan Apa yang dikatakan Tian Lan itu pun merasa masuk akal karena bagaimanapun dirinya hanyalah Ranah Penempaan tulang, Bisa seimbang Dengan Ranah Tribulasi saja sudah bisa di katakan sebuah keajaiban.


Tian Lang pun memintanya untuk tetap tinggal disini dan meningkatkan basis kultivasi nya.Liu Yan pun mendengarkan apa yang Tian Lang dan berlatih di tempat itu.


Setiap Harinya Liu Yan di beri sebutir pil kultivasi dan pil jiwa untuk meningkatkan kemampuan keduanya yaitu jiwa dan raganya.Hari demi hari berlalu Liu Yan pun meningkat kultivasinya tanpa adanya hambatan


"Sangat berbakat..."Tian Lang yang mengawasi pertumbuhan Liu Yan selama satu bulan


Bukan hanya basis kultivasinya saja yang naik tapi juga keterampilan bertarungnya juga membaik.


karena Tian Lang melatihnya setiap hari bahkan dirinya pernah sesekali terpojokan oleh Liu Yan.


"Senior, sekarang aku sudah menaikan kekuatan ku apakah sekarang boleh berhadapan dengan Binatang Iblis itu?..." Tanya Liu Yan yang masih ingin ke sana


Tian Lang bisa memahami bahwa Liu Yan adalah orang yang berambisi jadi dia tidak bisa menahannya.


"Yan'er , aku tidak bisa menahanmu terlalu lama jadi berhati hatilah ketika melawan Binatang Iblis itu Meskipun Kamu bertambah Kuat Tapi itu sebenarnya belum cukup. Aku akan memberimu sebuah Benda untuk melindungimu..." Tian Lang yang memberitahu dan mengeluarkan sebuah benda dari lemarinya


"Senior ini?..." Liu Yan yang terkejut apa yang ia lihat


"Benar , Itu merupakan Pelindung Tingkat Artifak yang setara dengan Pedang kerakusanmu atau bahkan lebih tinggi..."


"Sebenarnya Aku tidak ingin memberikan ini kepada siapapun,karena benda ini memiliki banyak kenangan denganku..." Tian Lang yang mengingat masa lalunya dengan seorang putri raja.


"Kenangan dengan siapa Senior?..."


"Lupakan, Itu semua hanya masa lalu yang sangat menyedihkan..." Tuan Lang yang menunjukkan wajah kesedihan nya terhadap Liu Yan .


"Baiklah Senior aku tidak ingin memaksa jika senior tidak ingin memberitahu,Tapi aku pasti akan menjaga Liotin pelindung ini...." Liu Yan yang ikut sedih juga karena melihat Senior itu merasakan sedih yang mendalam

__ADS_1


"Terimakasih Liu Yan..."Senior itu Yan memberikan sebuah penghormatan


"Jangan seperti itu Senior, Tidak perlu terlalu sopan.."Ucap Liu Yan yang tersenyum dan berkeringat khawatir.


"Baiklah Senior, Sepertinya sudah saatnya aku pergi dari sini dan melanjutkan perjalanan..."


"Jaga baik baik dirimu Yan'er jika ada waktu luang mampirlah kesini ..."Tian Lang yang mengusap rambut Liu Yan layaknya anak kecil dan tersenyum


"Baiklah Senior, Sampai Jumpa.."


Liu Yan pun pergi dari gubuk tua itu dan langsung berpetualang didalam hutan itu. Sesekali ia bertemu dengan Hewan Spiritual Tingkat 5 tapi di tingkat itu hanya seperti semut di mata Liu Yan.


Liu Yan pun berjalan dengan sangat lama dan tidak lama dari itu ia bertemu dengan Hewan spiritual Tingkat 7.Hewan itu berbeda dengan Tahap di bawahnya Di Tingkat 7 Memiliki badan sebesar Rumah dan memiliki Aura yang sangat kuat.


Selain itu Tingkat 7 adalah hewan spiritual yang pintar dan peka terhadap sesuatu yang ada di depan. jika lawannya kuat ia pasti akan menghindar begitu pun sebaliknya.


Hewan yang menghadang Liu Yan memiliki tubuh yang sangat besar bahkan lebih besar dari Tingkat 7 pada umumnya dan berbentuk Serigala berwarna putih di atas kepalanya terdapat Sebuah Mahkota.


"Hei manusia apa yang membuat mu ke sini..." Ucap hewan itu dengan penuh tatapan yang membunuh


Liu Yan seketika terkejut karena seperti yang senior katakan Di Bawah Tingkat 8 Hewan spiritual tidak memiliki kecerdasan apalagi berbicara bahasa manusia.Liu Yan pun sangat berwaspada dengan serigala itu.


"Aku disini untuk membunuh mu..." Ucap Liu Yan dengan tatapan yang sangat sinis dan dingin..." Ia pun tidak segan segan untuk mengeluarkan Pedang Kerakusan di awal pertarungannya.


Serigala putih yang mendengar itu pun langsung tertawa terbahak bahak dan berkata


"Anak muda apa kamu bercanda,Kamu hanya bocah ingusan yang berada di Ranah Penyempurnaan Qi. Mana mungkin membunuhku..."Ucap serigala itu sambil meledeknya


"Coba saja Tahan seranganku!..." Liu Yan menebaskan senjata nya ke Arah Serigala itu dengan kekuatan yang mengerikan.


"Slash....... Slash....... Slash .......


"Duarrrrr!


Sayatan pedang yang mengarah ke serigala putih itu tidak bisa menggores kulitnya sedikit pun dan serigala itu pun tertawa


"Hahahaha , Kamu kira hanya dengan artifak mu itu bisa menggores kulit ku?...." Suara serigala itu yang terdengar dari asap dampak ledakan serangan tadi


"Hei Bodoh, Kamu kira aku hanya menyerang Tubuh kulit mu yang keras itu apakah otak mu benar benar tidak berfungsi?..." Liu Yan mengejek Serigala itu hingga membuatnya marah


"Kau!! Apa?. Bagaimana mungkin Kamu bisa melukai ku..." serigala itu terkejut karena tiba tiba ada luka yang sangat dalam di tubuhnya serigala pun marah dan berkata"Tidak dapat di maafkan! Akan ku cabik kau hingga tak memiliki jasad.."


"Hahaha bodoh datanglah , sini..." Liu Yan yang mengejek dengan jari tengahnya.


Serigala itu Pun menyerang Liu Yan dengan menggunakan kecepatan penuh


'Cepat sekali, Tubuhnya besar tapi bagaimana ia melakukan nya'Gumam Liu Yan yang sedang mencoba mengimbangi kecepatan nya.


Semakin lama Liu Yan semakin terpojok dan hampir setiap serangannya tidak dapat di tahan."Tidak bisa begini terus, Aku harus lebih serius.."


"Hahahaha, Apakah kamu menyesal sekarang karena membuat ku marah bocah!.." Serigala itu Tertawa renyah dan terus menyerang Liu Yan.

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2