
Setelah di kejar ke sana kemari oleh Xiang Lan dan Evrilia, Xiang Shin akhirnya terpojok ke dasar tebing sebuah planet.
“L-lia.. mari kita bicarakan ini baik-baik..” Xiang Shin ingin bergerak mundur tapi ada tebing batu di belakangnya.
*BAM!
Evrilia menghantamkan kakinya tepat di antara kedua paha Xiang Shin hingga menyebabkan retakan pada tebing batu. Xiang Shin menelan ludahnya.
“Katakan berapa wanita simpanan yang kau miliki!” Evrilia menarik kerah baju suaminya hingga wajah mereka berdekatan, hanya beberapa inci lagi hidung mereka bersentuhan.
“A-aku tidak pernah memiliki wanita simpanan. Lia, aku tidak akan berbohong pada mu.”
“Jika kau memang tidak memiliki wanita simpanan lalu kenapa kau melarikan diri tadi?”
“Lan’er ingin membunuh ku, bagaimana mungkin aku tidak lari!”
“Tapi kau juga terus melarikan diri dari ku. Sebaiknya kau jujur, berapa wanita simpanan yang kau miliki?”
“Sepertinya aku harus menggunakan teknik itu.” Xiang Shin bergumam dalam hati.
Ekspresi Xiang Shin tiba-tiba menjadi serius, tangannya membelai lembut pipi istrinya. Tanpa aba-aba, ia langsung mencium bibir istrinya dengan lembut selama beberapa saat sebelum dilepaskan.
Tentu saja aksi Xiang Shin membuat Evrilia tertegun hingga emosinya yang tadi meluap mulai mereda.
“Lia, kau tau aku tidak berbohong pada mu, aku tidak memiliki wanita simpanan. Xiang Zhu hanya mengatakan kalau aku ayahnya tapi ibunya masih belum kita ketahui, bagaimana jika ibunya adalah Cai’er, Hua’er atau mungkin Lin’er?”
__ADS_1
“Apa kau benar-benar tidak memiliki wanita simpanan?” nada suara Evrilia menjadi lebih lembut.
“Tentu saja. Sudah aku bilang kan, aku tidak pernah berbohong pada mu.” Xiang Shin tersenyum lembut kemudian kembali mencium singkat istrinya.
“Baiklah, aku akan percaya pada mu. Tapi bagaimana jika ternyata ibunya adalah wanita lain?” Evrilia menatap tajam Xiang Shin.
“Tidak ada yang bisa memastikan, jadi ayo kita kembali menemuinya untuk bertanya.”
Saat dalam perjalanan kembali ke Pusat Galaksi, mereka berdua bertemu dengan Xiang Lan. Jika tidak di tahan oleh ibunya, gadis itu pasti sudah menyerang membabi-buta pada ayahnya.
Gadis ini memang menyeramkan ketika marah. Xiang Shin tidak bisa membayangkan bagaimana nanti suaminya akan menghadapinya jika dia marah.
Saat tiba di Pusat Galaksi, tepatnya di Istana Kekaisaran Weng, tempat itu sudah sepenuhnya di taklukkan.
Saat merasakan kedatangan keluarganya, Xiang Shui langsung pergi menyambut mereka.
“Memangnya kenapa? Kau mengharapkan aku mati?” Xiang Shin terlihat kesal.
“Kakak, di mana pemuda bernama Xiang Zhu itu?”
“Saudara Zhu sedang berkeliling. Ikuti aku, dia bilang ingin membicarakan hal penting dengan ayah.”
Xiang Shui pun membawa mereka ke sebuah taman, di bawah sebuah pohon rindang dengan meja bundar dan beberapa kursi yang mengelilinginya.
Xiang Shin, Evrilia dan Xiang Lan duduk di sana kemudian Xiang Shui pergi memanggil Xiang Zhu.
__ADS_1
Tidak berselang lama, Xiang Shui kembali bersama Xiang Zhu yang mendapat tatapan tidak enak dari Xiang Lan dan Evrilia.
Xiang Zhu hanya tertawa canggung lalu duduk di samping Xiang Shui.
“Kau bilang kita memiliki ayah yang sama kan, tapi siapa ibu mu?” Xiang Lan bertanya dengan serius.
“Ibu ku adalah Dewi Waktu Han Shizu. Ibu ku meminta ku menemui ayah untuk membicarakan hal penting.”
Xiang Shin membuka mulutnya mendengar siapa ibu Xiang Zhu.
“Jadi.. saat itu aku tidak salah dengar.”
“Ayah.. jadi kau memiliki hubungan gelap dengan Dewi Waktu itu?” Xiang Lan menatap tajam ayahnya.
“Tunggu Lan’er, kau salah paham, ini tidak seperti yang kau bayangkan. Saat itu pun aku tidak bisa melakukan apa-apa. Aku pernah menceritakan hal itu pada mu, Lia. Kau seharusnya paham.”
“Memang benar tapi bagaimana kau bisa memiliki anak yang sudah dewasa padahal saat itu terjadi beberapa bulan lalu?”
“Itu.. ingat ibunya adalah Dewi Waktu, jadi aku rasa ini adalah hal yang wajar. Dia saja bisa mengurung ku selama 10 tahun tapi ternyata baru berlalu beberapa detik.”
“Memangnya apa yang terjadi antara kau dan Dewi Waktu saat itu?!” Xiang Lan bertanya dengan nada tinggi.
Xiang Shin menghela nafas, padahal dia ingin merahasiakan hal ini dari kedua anaknya tapi sepertinya ia harus menceritakan hal tersebut.
Xiang Shin pun menceritakan kejadiannya secara garis besar dengan beberapa bagian yang di sensor.
__ADS_1
Akhirnya Xiang Lan dan Xiang Shui pun memahami kejadiannya. Saat itu memang ayah mereka tidak memiliki kesempatan menolak dan sangat terpaksa.
Pantas saja dia terlihat lesu dan tidak memiliki tenaga saat itu.