Penguasa Alam Semesta

Penguasa Alam Semesta
Ch.210 - Darah Penawar Racun


__ADS_3

Luo Xian Lin terus memojokkan Xue Ning. Kemampuan ilmu tombak Xue Ning menang luar biasa, namun Luo Xian Lin memiliki lebih banyak pengalaman.


Seiring waktu Xue Ning mendapatkan luka di sekujur tubuhnya, ia sampai harus terus bertahan tanpa di berikan kesempatan untuk melakukan serangan.


Saat Luo Xian Lin melancarkan satu serangan kuat, Xue Ning mampu menahannya meskipun harus terpental sampai terjatuh ke tanah.


Luo Xian Lin melompat, melapisi pedangnya dengan api yang lebih besar, bersiap mengakhiri hidup Xue Ning.


“Saudara Yang Yin! Tolong aku!” Xue Ning berteriak.


Sebelum Luo Xian Lin menebas Xue Ning, Yang Yin datang menahan serangannya.


Luo Xian Lin langsung bergerak mundur sebelum Yang Yin melancarkan serangan balasan.


“Kau tidak apa-apa, Ning’er?” Yang Yin membantu Xue Ning untuk berdiri.


“Aku baik-baik saja,” Xue Ning memegang lengan kanannya yang mengeluarkan darah karena mendapatkan luka tebasan yang cukup dalam.


Xiang Shin dan Xuan mendarat di samping Luo Xian Lin.


Yang Yin langsung memberikan tatapan tajam penuh kemarahan pada mereka, seolah dia sangat marah karena Xue Ning terluka. Meskipun sebenarnya ia tidak merasakan apa-apa.


Tiba-tiba Xiang Shin merasakan sakit di tubuhnya, aliran petir yang menyelimuti tubuhnya meredup, tubuhnya terasa lemas dan akan jatuh.


“Kesempatan!” Yang Yin langsung bergerak cepat dengan tangannya yang diselimuti energi merah.

__ADS_1


Xuan ingin bergerak melindungi Xiang Shin namun ular Yin-Yang muncul dari bawah tanah melilit tubuhnya.


Teknik Racun Darah Kematian!


Saat Yang Yin sudah melancarkan pukulannya, Luo Xian Lin mendorong Xiang Shin dan pada akhirnya gadis itulah yang terkena pukulan pada bagian perut.


Yang Yin terkejut, ia sama sekali tidak berniat melukai Luo Xian Lin. Ia refleks melompat mundur ke samping Xue Ning.


“Aku...” Yang Yin hanya bisa terdiam melihat Luo Xian Lin yang berteriak kesakitan.


Ia merasa bersalah dan ingin menyelamatkannya, namun jika dia melakukannya maka Xue Ning pasti akan marah dan itu akan membahayakan posisinya di Sekte Darah Kematian.


Yang Yin melihat situasi pertempuran, pasukannya sudah mulai kesulitan melawan para anggota Sekte Pedang Dunia karena ada puluhan Pedang Dao berukuran besar membantu mereka.


Yang Yin pada akhirnya memilih untuk mundur, ia bergerak cepat pergi. Pasukan Sekte Darah Kematian juga mundur secara teratur.


Para anggota Sekte Pedang Dunia bernafas lega namun masalah masih belum selesai. Kebanyakan dari mereka mendapatkan luka dan perlu di obati.


“Xian Lin!” Xiang Shin menghampiri Luo Xian Lin setelah rasa sakit di tubuhnya mereda.


Xiang Shin memasukkan Xuan ke dalam cincin dimensi, kemudian menggendong gadis itu, membawanya ke tempat di mana Meng Duan berada. Kondisi Meng Duan terlihat sangat memprihatinkan, urat- merah mencuat di sekujur tubuhnya seperti cacing di balik kulit.


Beberapa orang sudah memberikan Meng Duan ramuan penawar racun namun sama sekali tidak memiliki efek.


“Sial! Senior Meng Duan terkena Racun Darah Kematian. Ini berbeda dari racun pada umumnya karena racun ini akan mengikis darah sampai tidak tersisa. Hanya Sekte Darah Kematian saja yang memiliki penawar racunnya,” salah seorang pria mengumpat marah.

__ADS_1


“Bajingan Yang Yin itu, kita harus melaporkan hal ini pada Ketua Sekte agar dia di bunuh!”


“Tenanglah, aku memiliki penawar racunnya,” Xiang Shin baru saja tiba dan menaruh tubuh Luo Xian Lin di samping Meng Duan.


“Kau memiliki penawar racunnya? Kalau begitu cepat berikan pada senior Meng Duan!”


Xiang Shin bisa mengetahui karakteristik racun ini karena ia pernah merasakannya sendiri dari racun Huo Cai’er.


Xiang Shin melukai ujung jarinya lalu meneteskan darahnya ke mulut Meng Duan dan Luo Xian Lin. Ia kebal terhadap segala jenis racun jadi darah Xiang Shin bisa di gunakan sebagai penawar semua racun, termasuk racun darah ini.


“Apa yang kau lakukan? Memberi mereka meminum darah?”


“Aku tau memang Racun Darah Kematian membuat darah mereka terkikis tapi kau pikir memberi mereka darah akan menyelesaikan masalah?”


Banyan orang langsung memprotes apa yang telah Xiang Shin lakukan.


“Lihatlah sendiri!” Xiang Shin tidak ingin mengungkapkan kalau darahnya merupakan penawar segala jenis racun.


Semua orang melihat kondisi Meng Duan menjadi lebih baik, wajahnya yang awalnya pucat menjadi lebih berwarna, ujar merah di tubuhnya juga perlahan menghilang. Hal yang sama juga terjadi pada Luo Xian Lin.


Racun Darah Kematian tidak sekuat racun milik Huo Cai’er jadi darah Xiang Shin bisa cukup cepat menetralkannya.


“Xiang.. Shin..” pandangan Luo Xian Lin langsung tertuju pada Xiang Shin ketika ia sadar.


Dia bisa sadar dengan cukup cepat karena racun di tubuhnya belum terlalu menyebar. Sementara Meng Duan masih belum sadar karena racunnya sudah menyebar ke seluruh tubuhnya.

__ADS_1


__ADS_2