
tak terasa hari pernikahan telah tiba ya pernikahan sekarang jauh berbeda dengan pernikahan pada umumnya .sekarang memang tidak banyak tamu hanya ada anak panti, tamu undangan Exchel,dan juga ka jonathan dan kami pun melangsungkan pernikahan selama seharian.
Entah apa yang dia rencanakan namun sebenarnya bukan nama risty yang menikah dengan exchel melainkan nama alesya yang exchel pakai. Sungguh menyakitkan bukan? Risty yang menikah denganya namun nama alesya yang exchel sebutkan saat pernikahan. Bagaimana rasanya apa kalian sanggup berada diposisi ku?
selesainya acara pernikahan risty turun dari mobil bersama dengan Exchel .Exchel setelah turun dari mobil langsung saja pergi meninggalkan risty sendirian yang sedang menurunkan koper.
Risty "dasar sialan,tidak adakah sedikit rasa kasian kepada seseorang wanita?tidak lihat kah aku bersusah payah membawa koper ini?" celotehnya pelan terhadap exchel
risty masuk kedalam rumah dan memulai pembicaraan
Risty "boleh ku tanya? dimana kamar ku?" tanya risty tanpa basa basi karena dia sangat lelah
Exchel "apa dirimu lupa heh? kamu sudah menikah denganku berarti kamu sekamar denganku"
Risty hanya mematung saat exchel mengatakan jika dia sekamar denganya
Exchel "Apa dirimu ini patung hahh cepat masuk,aku tidak akan mengulangi kata kata ku"
Risty "ahhh iya"
Risty bergegas masuk kedalam kamar yang berada dilantai dua dan ya tentu saja memori kejadian waktu itu datang lagi,risty memejamkan matanya sebentar lalu menarik nafas lalu menghembuskanya dengan perlahan.
Ayoo kamu pasti bisa melewati hal ini, kamu harus kuat
Yaaa benar aku harus kuat agar tidak merepotkan orang lagi
Sekali lagi maaf kan aku ka jonathan,, kamu tak layak dikorban kan
Dia muali masuk perlahan kedalam kamar itu lalu bereskan pakaiannya kedalam lemari dan menatanya dengan rapi.
"huffff akhirnya selesai rasanya punggung ku akan patah sakit sekali" katanya pada dirinya sendiri sambil meregang kan otot. dia pun mulai naik ke atas ranjang dan hendak tidur namun seseorang memberhentikannya.
"kamu mau kemana?"tanyanya
"aku ingin tidur bukankah kamu bilang kita sekamar? berarti aku boleh tidur diranjang ini bukan?"tanya risty padanya
dia mulai berseringai jahat "ya aku memang mengatakan bahwa kita sekamar tapi bukan berarti dirimu bisa tidur diranjang ini"
__ADS_1
"lalu aku tidur dimana?"tanya risty padanya
"cepat turun dari ranjang ku dan dirimu tidur dilantai!!"
Risty "tapi itu dingin chell"
"APA KOU TULI HEH AKU BILANG TIDUR DILANTAI YA DILANTAI DAN INGAT JANGAN COBA UNTUK KELUAR DARI KAMAR INI MENGERTI?" bentaknya padaku
dan apa yang bisa risty lakukan risty sendiri pula takut padanya.
Risty menuruti perintahnya untuk tidur di lantai tampa alasan karpet maupun selimut benar benar hanya lantai dingin saja. Kejam sekali bukan? Bahkan kucing saja tidur beralaskan tempat yang hangat kenapa dia harus beralskan lantai saja? Yang sudah jelas itu sangat dingin jika dimalam hari.
saat menjelang pagi tiba tiba ada seseorang yang menyiramkan air dingin kepada tubuh munggil yang masih tertidur dilantai dengan posisi mkeringkuk karena kedinginan.
Exchel "bangun!!! apa kamu ini tuli ku bilang bangun!!" sambil menendang tubuh baian belakang risty
Risty "ahhh sakit chell" ringisnya
Badannya benar benar basah kuyup ditambah badannya terasa sakit karena tidur di lantai ditambah bagian belakangnya yang ditendang oleh exchel. Sungguh kejamnya dia memperlakukan risty dihari pertama dia tinggal sebagai istrinya dikediaman william.
risty mencoba berdiri dengan badan setengah mengigil tiba tiba saja exchel menarik rambunya dengan sangat kencang.
Risty "ahhkk baik chell tpi ku mohon lepaskan tangan mu sakit chell "
exchel mendorong tubuh risty dengan keras hingga kepalanya terbentur meja pinggir ranjang,dukk suara yang keluar antara benturan meja dan kepalanya
Risty "awww ahhk" ringisnya kesakitan
Risty memegang keningnya dan ternyata mengeluarkan bercak merah segar.lalu ristry berbalik dan menatap Exchel dia hanya tersenyum sinis lalu pergi begitu saja meninggal kan risty sendiri yang kesakitan didalam kamar. Ya benar ini sudah masuk kedalam kekerasan dalam rumah tangga atau kdrt namun apalah daya risty? Jika dia melaporkan ini kepada pihak yang berwajib ,dia hanya takut exchel akan berbuat macam macam kepada jonathan.
Risty "hiks kenapa tuhan?kenapa? hiks apa salahku padanya? hiks hiks"
Risty berjalan dengan bertatih menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya. setelah 20 menit membersihkan tubuhnya dia bergegas ke bawah dan menuju dapur lalu mencari bahan makanan untuk dimasak.
Risty memutuskan untuk membuat nasi goreng dan jus mangga.setelah matang dia menyajikannya di meja makan,lalu setelah itu tidak lama dia melihat Exchel menghampiri meja makan dan mulai mengambil sendok dan mulai menyendokan nasi ke dalam mulutnya. Risty hanya berdiri di sampingnya namun tiba tiba
prang suara piring yang terjatuh kebawah ,, benar piring itu terjatuh dan pecahannya mengenai kaki sebalah kanan milik risty
__ADS_1
" awww.."ringisnya
"kenapa kamu membuang makananya?"tanya risty heran padanya sambil menahan rasa perih dikakinya
Namun apa kalian tahu apa yang dilakukan exchel? Dia menjambak rambut risty lagi lalu berkata
"kenapa hahh kamu bilang kenapa tidak bisakah kamu rasakan nasi ini begitu asin!!!"
byurrrr dia menyiramkan jus mangga yang ada di hadapannya tepat dibagian wajah cantik dan putih milik risty.
Risty hanya bisa menangis atas perlakuan yang dia terima dari exchel, setalah puas menyiram jus tepat dimuka risty,,, exchel telah merasa puas lalu pergi meninggalkan ruang makan.
Risty "hiks hiks apa yang salah dengan nasi ini tadi aku mencicipinya terlebih dahulu rasanya tidak asin hiks hiks" ujarnya pada dirinya sendiri
Exchel yang melihat risty dari kejauhan hanya tersenyum seringai jahat yang dia tampilan
hehh itu hanya baru permulaan atau awal dari pembalasan ku,akan ku pastikan hidupmu seperti dalam neraka. untuk hidup pun kamu akan kesulitan bahkan kamu meminta lebih baik mati tpi mati pun kamu tidak akan pernah bisa tanpa adanya ijin dariku.
jam menunjukan pukul 07.00 risty melihat Exchel dia sudah berpakaian rapi berjas hitam memakai kemeja biru dan dasi hitam berjalan keluar menuju garasi dan menaiki mobil.dia melihat exchel melajukan mobilnya hingga penghilang dalam pandangannya.
Risty "hufff..ahhh awww sakit sekali" ujarnya
“ baru satu hari aku tinggal disini namun apayang aku dapat kan? Kekerasan dalam rumah tangga? Hehh ternyata hidup ku tidak pernah berharga dihadapanya” sambungnya yang berbicara pada dirinya sendir .dia melihat kaki dan pelipisnya meneteskan cairan merah kental. Risty berjalan mencarikotak p3k dan akhir menemukanya di dalam lemari yang berada diruang tamu dan mulai mengobati lukanya sendiri.
tiba tiba saja ada yang seseorang membantunya mengobati lukanya seorang wanita paruh baya yang bekerja sebagi assisten rumah tangga di rumah ini.
"biar saya bantu non" seraya mengambil alih obat merah ditangannya.
"ahhh tidak usah bi, biar aku sendiri yang melakukannya" senyumnya pada wanita paruh baya itu
"tak apa non sudah mejadi tugas saya sebagi assisten rumah ini membantu non, maafkan saya non sewaktu non dimaki maki tuan saya tidak bisa membantu"
"tidak apa apa ko bi,kalau bibi malah membela aku tadi nanti bibi kena marahnya lagi nanti aku yang ga enak sama bibi" jawabnys pada bibi sambil menampilkan senyum manis andalanya
"sudah non sudah saya obati dan diperban sedikit"
"terima kasih banyak bi,maaf merepotkan dan ya bi hari ini aku akan berangkat kerja jadi jika tuan pulang tapi saya belum sampai ke rumah tolong sampaikan padanya aku berangkat kerja" pinta risty padanya
__ADS_1
"baik non"
risty bergegas ke kamar menganti pakaian formalnya seperti biasanya lalu membawa tas dan pergi ke kantor menggunakan taksi online.