
Diruangan bagian pemasaran seperti biasa alex datang paling akhir dari semua karyawan yang bekerja dibagian pemasaran lalu dia melirik kanan kiri mencari sosok yang dia cari. Tapi hasil yang dia dapatkan adalah nihil sosok yang dia cari tidak ada ditempatnya.
“tumben sekali anak itu belum datang apakah dia sakit?” ucap alex pada dirinya sendiri dengan sedikit aneh tidak seperti biasanya risty telat datang,biasanya dia selalu datang bersamaan dengannya.
" selamat pagi " dia memamerkan senyumanya pada semua orang yang berada dalam ruangan tersebut.
"hey kou terlambat 30 detik dari mana saja?"tanya alex padanya dengan sedikit mengintimidasi
Risty "ayolah aku hanya terlambat 30 detik saja_-"
Alex "Baiklah kali ini aku memaafkan mu “ ucapnya namun matanya tidak sengaja melihat pelipis yang sedikit diperban dan mengerutkan dahinya
“ hey apa yang telah terjadi pada mu? kenapa pelipis mu diperban?apa kamu terjatuh?atau kamu kecalakaan dijln makanya kamu telat 30 detik?" sambungnya lagi dengan pertanyaannya yang bertubi tubi
Risty yang mendengarnya memutar bola matanya malas, tapi dia merasa bahagia sekali mendengar dia begitu cerewet., mempunyai teman laki laki bukan berarti murahan kan? Karena yang risty punya saat ini hanya jonathan dan alex yang selalu ada bersamanya.
Terima kasih ya tuhan ternyata aku masih memiliki orang yang khawatir dengan keadaan ku
Risty " come on alex aku hanya terjatuh atau lebih tepatnya tersandung dijln saat aku ingin menyeberang akhirnya aku terluka;(
ya benar aku berbohong kepadanya karena tidak mungkin aku mengatakan luka ini karena ulah Exchel padaku
Apalah dayanya dia terpaksa berbohong kepada sahabatnya alex karena jika dia memberitahukan kebeneranya lalu apalah arti pengorbanannya selama ini? Walaupun rasanya sakit bagaikan ditusuk seribu jarum lalu dipatah hatinya dan diperlakukan bagaikan seongok sampah yang tak berguna oleh suaminya.
Alex "coba ku lihat luka mu? apakah parah?sudah periksa ke dokter atau belum? apakah masih sakit? Apakah kamu merasa pusing? apa luka mu masih berdarah? apa kah ada infeksi? Ayolah rist jawab pertanyaan ku bukannya diam seperti manequin"
Risty "ya ampun pertanyaan mu melebihi wanita yang cerewet alexxx huffffff pertanyaan mu terlalu banyak dan ya cukup menjawabnya bahwa aku baik baik saja ok jangan banyak bicara lagi,sekarang ayoo kita kerjakan tugas yang sedang menunggu kita"
Alex “ rist ayolah aku khawatir terhadap mu:( bagaimana bisa aku membiarkan calon pacar ku terluka seperti ini? Aku sangat terluka melihatnya” ocehnya
Namun risty tidak menghiraukan celotehan dari sahabatnya dan memilih untuk langsung bekerja karena mereka mendapat proyek baru dan yang tentunya proyek kali ini tidak akan membuat kedua laki laki yang dia sayangi terluka.
__ADS_1
tak terasa jam sudah menunjukan pukul 10 malam sementara risty dan alex mereka berdua belum pulang karena pekerjaan mereka sangat menumpuk sedangkan besok mereka harus sudah menyerahkan hasil laporanya ya jadi mau tidak mau mereka harus lembur samapi pekerjaan mereka beres semua.
Risty:" huffff akhirnya selesai sudah pekerjaan kita" sambil meregang kan tangannya yang terasa sangat pegal dipakai untuk mengetik ,mencatat,dan menandatangan.
alex:" yahh benar akhirnya selesai sudah penderitaan hari ini tinggal besok pagi kita berikan kepada pa ceo" seraya membereskan berkas berkas.
Risty " kalau begitu aku pulang terlebih dahulu soalnya sudah terlalu larut " risty mencoba melangkah dan tentunya dia sudah membereskan semua barang barangnya.namun tangan seseorang menahanya agar tidak melangkah lebih jauh lagi darinya.
Alex "tidak! kamu tidak boleh pulang sendirian_- apa akal sehat mu tidak berfungsi pada jam segini mana ada kendaraan umum yang lewat depan kantor? Lalu taksi online dimalam hari sangat berbahaya dan terlebih lagi kamu ini seorang wanita cantik mana mungkin aku membiarkan mu pulang sendirian saja,aku akan mengantar mu pulang!" ujarnya panjang lebar dan membuat Risty memutar bola matanya malas
Risty "tapi ak.." mencoba untuk menolak tiba tiba saja dia memotong kalimatnya
Alex "sudah ku katakan tidak ada kalimat penolakkan"
Risty "baik baik karena kamu memaksa ayoo antar aku pulang" jawabnya sambil menampilkan senyum dan tentunya adalah andalannya. Karena berkat senyumannya pula yang manis dia mampu menutupi penderitaanya yang saat ini dia derita.
sial ada apa dengan gadis ini,kenapa harus menampilkan senyumannya?
senyum nya bisa membuat ku mabuk kepayang dan akan membuat perasaanku terhadapnya lebih besar lagi.
Alex "ahhh iya ayoo cepat" jawabnya dan berjalan cepat mendahuluinya .
saat didalam mobil,perasaaan yang sangat canggung diantara mereka tidak ada obrolan bahkan menatap pun ada rasa ragu.
Alex "ehem..rist Jadi bagaimana apa kamu akan tetap menolak cintaku?" di melontar kan pertanyaan tersebut untuk memecahkan keheningan di dalam mobil
ya tuhan kenapa anak ini tidak mau berhenti mengejar cinta ku apa kah dia tidak lelah aku selalu menolaknya?apa ku beritahu saja bahwa sekarang aku adalah wanita yang bersuami?tidak tidak aku tidak boleh membocorkan bahwa aku adalah istri dari Exchel william. tpi kalau tidak diberi tahukan dari sekarang cepat atau lambat dia akan mengetahuinya,ya ampun kenapa hati dan otak ku tidak mau sinkron_-.
risty “ hemm? Apa kamu lex? Ta ta pi ka kamu tau kan kalau aku tidak menyukai kamu...maksud ku dalam artian cinta, aku lebih menyukai kamu sebagai sahabat terbaik ku”
Alex” sekarang aku serius”
__ADS_1
Risty "Maaf kan aku alex ,tpi aku bukan wanita yang baik untuk mu dan sebenarnya aku ingin mengatakan hal ini sebelumnya tapi waktu itu belum ada waktu yang tepat. mungkin sekarang ini adalah waktu yang paling tepat untuk mengatakan sejujurnya kepada muy. aku adalah seorang wanita yg bersuami" risty mulai berkata jujur walaupun exchel memperlakukan risty tidak seperti istrinya tapi mau tidak mau dia harus mengakuinya sebgai suaminya.risty berterus terang padanya karena dia tidak mau membuatnya menunggunya terus karena dia yakin pasti ada wanita diluar sana yang menyukainya dengan setulus hatinya.
cekitttttttt alex mengerem mobilnya.secara tiba tiba saat mendengar penjelasan Risty .
apa? dia sudah menikah bagaimana mungkin? kenapa aku tidak mengetahuinya? rasanya seperti disayat seribu silet dadaku begitu sesak juga ada rasa kecewa yang sangat mendalam. Dia pasti berbohong kan
Alex "apa kamu tau perjuangan ku untuk mendapatkan perhatian mu?bisa dibilang aku menyukai mu itu suka pada pandangan pertama,saat aku tidak sengaja menabrak mu di taman waktu itu dan aku tahu aku merasakan hal tidak seperti biasanya,aku mencari tahu tentang dirimu termasuk kamu berkerja dimana dibagian apa, aku cari tahu semuanya,sampai pada akhirnya aku memilih untuk melamar pekerjaan disana,sungguh konyol bukan aku alex george graham seorang calon ceo di perusahaan z tpi melamar pekerjaan di perusahan keluarga alexander yang jabatannya lebih rendah dariku, tapi hanya untuk mencari tahu lebih banyak mengenai mu aku rela melakukannya dan sekarang kamu sudah menikah huffff lalu untuk apa pengorbanan ku selama ini?"
Alex mengucapkan semua perjuangan dia selama ini dari awal bertemu sampai dia mengetahu bahwa detik ini wanita yang dia sayangi dan cintai ternyata telah bersuami.yahh benar sekarang hatinya merasa hancur dan juga sesak nafas yang amat sanagt jauh dalam lubuk hatinya yang paling dalam.
Risty "Maafkan aku alex tpi aku tidak bermaksud membohongi mu" jawabnya dengan kepala menunduk
Alex "heyy ayolah jangan merasa bersalah walaupun aku tidak mendapat hatimu setidaknya aku bisa menjadi teman dekat mu bukan?"
Risty menganggukan kepala nya karena dia bahagia ternyata alex bukan tipe laki laki yang egois. Cinta itu tidakharus saling memiliki bukan? Asalkan yang kita cintai bahagia itu sudah termasuk hal yang cukup untuk menjadi orang tang dewasa menyikapi pahitnya kisah cinta. Alex melajukan lagi kendaraannya hingga akhirnya sampai di depan rumah Risty. Dia awalnya sedikit familiar dengan alamat rumah yang risty berikan.
Alex “ apakah benar ini rumah mu yang sekarang?”
Risty “ ya,.... aku baru kemarin pindah kesini”
Alex "ahhh baiklah,tunggu biarkan aku yang membukakan pintu mobilnya untuk mu" dan alex pun membukakan pintu nya
Risty "terima kasih banyak,maaf merepotkan mu"ujarnya sambil menunduk
Alex refleks mengusap kepalanya dan berkata " tidak perlu sungkan walaupun kamu menolak cintaku tapi aku akan tetap menjadi teman baik mu,ya sudah kalau begitu aku pergi terlebih dulu" pamitnya sambil mencium sekilas kening risty
"dahhhh". sambungnya
Sementara itu tampa disadari di depan pintu masuk sudah ada sesosok laki laki yang berdiri tegak dengan tatapan mata yang memancarkan amarah yang sangat sangat marah.
"dari mana saja kamu? masih ingat pulang hehh?ohh sudah puas jalan jalan dengan kekasih mu? Apa kamu lupa dengan status baru mu yang sekarang hah" ucapnya dengan menyilangkan kedua tangan didada
__ADS_1
Risty:" tidak Exchel aku bisa jelaskan bukan seperti yang kamu lihat"
Exchel tidak menghiraukan kata kata Risty dia lalu menarik tangan Risty dengan begitu kuat dan juga kasar dan membawa nya ke dalam kamar setibanya didalam kamar dia membanting tubuh Risty dengan kasar .