
" Apa maksudmu berkata begitu raja Max, kurasa urusan rumah tanggaku bukanlah urusanmu " ucap Xoga akhirnya setelah berhasil menenangkan kekagetannya
" Tentu saja urusanku karena sekarang kita berbesan, aku melihat posisi Sora dan Sofia yang sama saat ini... menurutmu apakah hatiku tidak sakit melihat nasip mereka berdua ??" jawab Max
Xoga menghela nafas panjang...
" Itulah mengapa aku tak pernah memberitahu Sora bahwa aku sudah menikahi Astina sejak 20 tahun yang lalu "
" Apa...?? jadi Astina sudah menjadi selirmu selama itu ??" Max sampai terloncat mendengarnya
" Bagaimana mungkin kau bisa berbohong selama itu ?? kau begitu kejam Xoga !!" ucap Max kesal... entah mengapa dadanya serasa begitu sesak
" Aku akan memberitahu Sora, sungguh tak adil untuknya " ucap Max
" Tidak... jangan Max, kau fikir mengapa selama ini aku menutupi hal ini sedemikian rapat ??"
" Mengapa memangnya ??"
" Karena aku kasian pada Sora walau bagaimana pun dia adalah ibu dari anak-anakku , jadi aku lebih memilih untuk mengorbankan kekasihku dari pada Sora " ucap Xoga
" Dia begitu cantik dan sexy jangan bilang sampai sekarang kau masih lebih mencintai Astina dari pada Sora ??" selidik Max
" Aku...."
" Berikan alasan yang kuat agar aku tak memberitahu Sora !!" ucap Max lagi
" Sebagai seorang Xoga aku sangat mencintai Astina... aku bisa mati tanpanya, namun sebagai seorang raja aku sangat menyayangi Sora karena ia adalah ibu dari anak-anakku " sahut Xoga
" Cih kau begitu serakah Xoga..😡😡" ucap Max begitu geram
" Mengapa kau begitu kesal Max...?? ini adalah urusan ku dan Sora !!"
" Tentu saja aku kesal... aku bisa melihat bagaimana nanti nasip putri ku melalui Sora, jika kau tak bisa aku bisa membantumu untuk memberitahu Sora !!" lanjut Max
" Jangan raja Max... biarkan saja semua seperti ini, kasihan Sora jika diminta memilih aku tak bisa memilih... keduanya mempunyai posisi yang sama !!" pinta Xoga membuat Max terkekeh miris
" Apa imbalan untukku jika aku merahasiakannya dari Sora ??" tanya Max melihat celah
__ADS_1
" Apa yang kau inginkan ??" tantang Xoga
" Aku sangat menginginkan Istrimu Sora... berikan ia padaku tanpa syarat, aku akan membahagiakannya dengan segala cinta dan Harta yang kumiliki...." teriak Max dengan keras .... namun cuman dalam hati ya sista ðŸ¤ðŸ¤, begitulah kata hati Max saat ini namun tak mungkin ia mengatakannya dengan lantang pada saat ini
" Baiklah Xoga karena aku masih menghargaimu sebagai besan... aku ingin jika istriku rindu pada anak kami Sofia dan ingin bertemu makan Sofia harus pulang ke Sobaria untuk menjenguk ibunya wajib di dampingi Sora.... itu saja !!" ucap Max dengan senyum kecil di ujung bibirnya
" Mengapa harus Sora ??" tanya Xoga
" Pertama karena Sofia dan Sora begitu cocok jadi ia tak kesepian selama di perjalanan yang panjang lagi pula Sora bisa menengok putranya, yang ke dua kan kau juga yang untung !!" jawab Max
" Aku yang untung ??" beo Xoga tak mengerti
" Ya .... jika Sora bepergian kau kan bisa bertemu dengan selirmu sampai puas, bukankah begitu... kurang baik apa aku sebagai besan hemm??" ucap Max sambil tertawa melihat Xoga yang mengangguk macam orang bodoh
" Tentu saja aku ingin Sora ke Sobaria untuk bertemu denganku .... raja bodoh !! aku akan memuaskan juga hasrat kami berdua sampai puas ha ha ha " gelak Max dalam hati
" Baiklah... aku setuju dengan syaratmu Raja Max, terimakasih !!" sahut Xoga bisa bernafas lega kini
Saga yang berdiri tak jauh dari keduanya hanya tersenyum jijik....
" Kalian berdua itu sama saja... !!" umpatnya dalam hati lalu pergi ke kamarnya tanpa menyapa keduanya
Hasil rapat pun sepakat bahwa mereka akan segera melakukan invasi ke kerajaan berikutnya dalam satu Minggu karena banyak persiapan yang harus di lakukan.
" Dalam kesempatan ini saya ingin mengumumkan bahwa peperangan kali ini adalah peperangan ku yang terakhir, dengan selesainya invasi ke 4 maka janjiku pada ibu suri telah terpenuhi dan aku akan meletakkan jabatanku sebagai jendral dan akan melanjutkan karirku sebagai petani saja !!" ucap Saga yang di sambut tawa oleh semua karena mereka menganggap Saga bercanda
" Silahkan tertawa... tapi aku tidak bercanda, setelah invasi ke empat ini selesai saya bukanlah lagi seorang jendral saya akan menjadi rakyat biasa dan menghabiskan sisa hidup saya di rumah tebing yang sudah saya persiapkan sejak lama " lanjut Saga membuat semua langsung terdiam
" Tapi jendral.... ka "
" Tidak ada yang bisa mengubah keputusan saya...rapat selesai !!" potong Saga lalu ia pun meninggalkan ruangan rapat
Max dan Sofia yang mengikuti rapat dari belakang saling pandang
" Kau dengar sendiri anakku, selesai berperang suamimu akan tinggal di pedalaman.. jauh dari hiruk pikuk kota, apa kau sanggup ??" tanya Max sambil mengelus kepala putri kesayangannya itu
" Ayah... jangan khawatir, aku akan membawa suamiku ke Sobaria dan menjadi raja di sana ayah... aku berjanji padamu !!" jawab Sofia dengan begitu optimis
__ADS_1
" Bagaimana jika ia tak mau... apa kau akan mengikutinya ke sana ?? ketempat terpencil itu ??" tanya Max lagi, Sofia tersenyum dengan lebar
" Percayalah padaku ayah.. aku akan berhasil membawa menantu ayah ke Sobaria, hanya saja ayah harus bersabar ok !!"
" Berjanjilah kau akan pulang ke Sobaria paling tidak 3 bulan sekali... tengoklah ibumu dia selalu menanyakan mu !!' pesan Max sambil memeluk putrinya
Walau pun Max begitu menghawatirkan Sofia tapi ia tak bisa melakukan apapun, selain membiarkan Sofia melakukan keinginannya... bagi Max senyum Sofia adalah segalanya.
" Baiklah ayah... aku akan menjenguk ibu beberapa bulan sekali, Sofia janji !!' ucap Sofia lagi
" Baiklah... besok ayah akan pulang karena kau sudah bertemu suamimu, berhati-hatilah hidup di daerah peperangan, ikuti perkataan suamimu selama berada di Medan perang anakku... ingat ayah sangat menyayangimu !!" pesan Max lagi
" Baik ayah... salam untuk ibu , bilang pada ibu jangan lupa untuk meminum obatnya " lanjut Sofia lagi..
" Ayah jangan lupa nanti malam ada pesta untuk kepulangan ayah !!" pesan Sofia sebelum pergi... Max mengangguk sambil tersenyum
Sejak siang sampai sore harinya... Saga kembali berlatih bersama Xoga dan semua bawahan mereka, latihan berlangsung sangat seru karena begitu banyak yang menantang Saga ataupun Xoga
Merasa gerah Sora kembali lebih dulu ke kamarnya untuk mandi , ia harus mempersiapkan pesta nanti malam . Seperti biasa setelah menyiapkan air mandi Sora dan juga gaun gantinya semua dayang pun pergi meninggalkan Sora seorang diri. Semenjak Max suka seenaknya mendatanginya ke kamar Sora mau tak mau mengusir semua dayangnya dari pada nanti malah ketahuan.
Aroma lavender ini begitu menenangkan Sora... apalagi air hangat yang menyelimuti seluruh tubuhnya membuatnya begitu rileks kini.
" Ahh senangnya akhirnya si penganggu itu akan segera pulang, jadi jantungku tidak lah was was lagi..selama ini aku selalu ketakutan... takut jika ada yang mengetahui kelakuan bejat itu " cicit Sora dalam hati sambil tersenyum
" Senyummu begitu indah Sora... sayang aku akan lama baru bisa melihatnya lagi " suara bariton Max terdengar begitu saja , entah dari mana kah masuknya si raja mesum itu...Sora hanya bisa membuka kedua matanya berlahan
" Mengapa kau ke mari Max... besok kau akan pergi.. maka pergilah tak perlu izin padaku, aku juga tak akan menangisimu !!" ucap Sora kesal... ia bahkan tak punya privasi di kerajaannya sendiri
" Untuk apa lagi aku kemari jika bukan untuk melakukan percintaan perpisahan denganmu Sora " sahut Max tak perduli dan segera bergabung di kolam mandi Sora... Sora hanya bisa menghela nafas panjang, ia sudah lelah menolak dan mengusir Max namun apakah Max menurutinya ?? tak pernah... ia akan pergi jika ia sudah mendapatkan keinginannya.....
Bunyi gemericik air pun segera terdengar bersamaan dengan gerakan Max yang begitu intens memasuki Sora, perpisahan yang begitu indah bagi Max saat ia kembali mengerang begitu nyaring dan panjang menandakan betapa ia puas dengan percintaan mereka
" Kita akan berjumpa lagi beberapa bulan lagi sayang, persiapkan dirimu !!" ucap Max di kuping Sora sebelum meninggalkan nya ...
Sora hanya terdiam tak mengerti maksud perkataan Max, namun ia tak perduli... yang penting si raja mesum itu segera pergi kembali ke Sobaria dan ia pun terbebas ...
See you next eps
__ADS_1
Jangan lupa untuk like komen dan vote