Deep Heart

Deep Heart
120. Cuci Tangan


__ADS_3

Rasa hangat yang menyelimuti seluruh tubuhnya membuat Saga terbangun, rupanya hari sudah siang... rupanya ia tertidur begitu lama, bergegas Saga bangun... ia akan kembali mencari keberadaan Amara


" Kau sudah bangun Jendral, isi dulu perut mu... !!" terdengar suara Aflan yang duduk tak jauh dari Saga, rupanya sedari tadi ia sudah berada di situ namun ia tak mau membangunkan Saga


Saga kembali duduk dan mengambil gelas yang diulurkan Aflan, nampak mata Aflan juga membengkak seperti nya habis menangis


" Bagaimana keadaan Isla ??" tanya Saga sambil mengunyah roti yang di hidangkan Aflan


" Isla selamat ....walau sampai sekarang belum juga sadar, tubuhnya penuh luka lebam....sepertinya Roxana menghajarnya habis-habisan, dasar wanita brengsek !!" maki Aflan begitu kesal


" Mungkin Isla melindungi Amara, makanya ia banyak terluka...Amara juga tidak ketemu padahal aku mencarinya sampai lewat tengah malam, kuharap Amara sudah ada yang menolong!!" ucap Saga sambil menahan air matanya yang hendak jatuh, betapa sulit baginya menelan roti yang berada di mulutnya... ia serasa sedang menelan duri kini.


" Aku sudah mengutus pelacak terbaik untuk mencari Roxana... kita akan menerima kabar secepatnya Jendral !!" lapor Aflan lagi


" Bagus.. aku mau mencari Ama...."


" Habiskan dulu roti mu Jendral... kau memerlukan tenaga untuk mencari nyonya Amara, lagi pula aku sudah membawa 100 prajurit. mereka sudah mencari ke seluruh aliran sungai semenjak subuh tadi " cegah Aflan....Saga pun kembali duduk


" Di mana Isla sekarang ??"


" Isla kutitip kan dengan kerabatnya yang juga seorang tabib ... aku akan kembali merawat Isla jika nyonya Amara sudah ketemu " jawab Aflan


" Perintahkan separoh prajurit untuk mempersiapkan pemakaman sore ini... aku akan kembali mencari Amara, kabari aku jika pemakaman sudah siap di laksanakan... siapkan pemakaman terbaik untuk bibi !!" titah Saga yang di angguki Aflan


Kerajaan Mongun


Di sebuah ruang rahasia milik Sora... Roxana sedang menghadap


" Hamba menghadap permaisuri...!!" lapornya sambil menunduk memberi hormat


" Bagaimana misimu...?? apakah berhasil ?" tanya Sora tanpa basa basi


" Saya berhasil mengenyahkan keduanya permaisuri... walaupun saya berseteru dengan putri Sofia " jawab Roxana


" Bagaimana bisa kalian berseteru ??"


" Putri Sofia melarang saya membunuh Amara"


" Mengapa dia melarang mu ?? memangnya apa rencananya ??"


" Putri Sofia berencana membiarkan Amara melahirkan janinnya ... ia ingin memelihara anak jendral Saga katanya " jelas Roxana


" Apa ?? memelihara anak Saga dari wanita murahan itu ?? apa Sofia sudah gila...dia kan bisa punya anak sendiri dengan Saga untuk apa lagi mengharapkan anak Saga dari wanita lain ??" tanya Sora tak mengerti

__ADS_1


" Tapi kau yakin sudah menghabisi Amara ??" tanya Sora sekali lagi


" Amara dan Isla jatuh dari air terjun yang sangat tinggi, tidak mungkin mereka selamat permaisuri dan lagi Amara sudah meminum ramuan lupa diri dari tabib Maya....ia tak akan ingat siapa dirinya apalagi jendral Saga " lanjut Roxana membuat Sora tersenyum senang


" Rasakan kau Astina... aku tak sabar ingin melihat bagaimana wajahmu saat mengetahui anakmu kini sudah mati ha ha ha ha !! ternyata bersabar lebih manis rasanya " gelak Sora dalam hati... ia sangat puas dengan kinerja Roxana


" Ini upahmu sesuai dengan janjiku dan ini bonus untukmu namun dengan satu syarat Roxana !!"


" Apa syaratnya permaisuri ??" tanya Roxana sambil mengantongi berkantong-kantong emas yang di terimanya dari Sora


" Apapun yang terjadi, kau tak boleh membocorkan pada siapapun kalau aku yang memerintahkan hal ini, jika kau ingkar jangan salahkan aku jika semua keluargamu yang akan menanggung semua perbuatanmu... mengerti Roxana !!??" ucap Sora, Roxana mengangguk paham... ia tau itu sudah resiko untuk uang yang begitu banyak di terimanya saat ini


" Sebaiknya kau menghilang Roxana, jika Saga tau kau pasti akan di carinya !!" titah Sora lagi


" Baik permaisuri... hamba permisi !!" pamit Roxana


" Ingat sekali lagi Roxana, aku tak ada sangkut pautnya dengan apa yang kau lakukan di vila Saga... mengerti, bawa rahasia ini sampai kau mati !!" pesan Sora lagi


" Hamba mengerti permaisuri... kita bahkan tak pernah bertemu " sahut Roxana, Sora tersenyum lebar... ia pun segera keluar dari ruangan rahasia itu dan berjalan menuju kamar Sofia.


Sofia sudah semenjak tadi menunggunya di kamarnya. Sora pun langsung masuk tanpa mengetuk pintu kamar Sofia, Sofia terlihat sedang berebah di ranjang dengan wajah kesal


" Ada apa Sofia....apa kau sakit ?? bagaimana ajang balas dendam mu dengan wanita penganggu itu??" tanya Sora seolah tak tau apapun


" Aku jengkel sekali kak...!!" sahutnya dengan bibir yang di monyong kan


" Kakak tau... si pengawal Roxana itu telah merusak rencanaku 😤😤"


" Apa maksudmu Sofia ??"


" Si pengawal itu menghabisi selir itu beserta temannya, padahal aku kan mau menculik dan mengurungnya hingga ia melahirkan suamiku, baru aku akan menghabisinya !!"


" Mengapa kau mau memelihara anak Saga dengan wanita lain sedangkan kau kan bisa memiliki anak dengan Saga nanti ??" tanya Sora


" Kakak.... ini rahasia ya, aku kesulitan hamil kak !!" jelas Sofia sambil berbisik


" Kok bisa ??"


" Begini kak... tapi ini sungguh rahasia ya kak, janji kakak tak akan bilang pada siapapun !!"


" Iya... katakan !!"


" Aku terlalu lama minum obat penahan hamil kak... jadi sekarang aku kesulitan hamil !!" jelas Sofia sambil tertunduk

__ADS_1


" Apa...??


" Jadi sudah sejak lama kau ...tidak pe..."


" Kakak di Sobaria....seorang putri dan pangeran boleh melakukan apapun termasuk itu....walaupun belum menikah " jelas Sofia


" Oh begitu....!!" komen Sora pendek


" Pantas saja ayahmu dengan santainya selalu membajakku... istri orang lain tanpa rasa dosa, cih kalian orang Sobaria sungguh.... aneh !!" cicit Sora dalam hati


" Jadi... bagaimana nasip selir itu ??" tanya Sora mengalihkan pembicaraan


" Dia terjatuh ke dalam air terjun yang begitu tinggi kakak... pasti lah ia sudah mati sekarang, yah mau apa lagi... yang penting penghalang hubunganku dengan suamiku sudah tak ada lagi " jawab Sofia ....setitik senyum mulai terlihat di wajahnya


" Kak... tidak ada yang curiga kan selama aku menghilang 2 hari ini ?? " tanya Sofia lagi


" Tenang saja... aku memberitahu orang-orang kau mengunjungi ibuku di kota sebelah, tak akan ada yang bisa menghubungkan keberadaanmu dengan kejadian di vila Saga !!" ucap Sora sambil tersenyum puas dengan lancarnya rencana mereka


" Baiklah.. selamat Sofia, semoga pernikahanmu dengan Saga akan segera di beri momongan, oh ya aku mau melakukan perawatan tubuh apa kau mau bergabung ??" tanya Sora


" Aku lelah kak mau tidur saja... !!" tolak Sofia dan segera masuk ke dalam selimut


Sora melangkah lagi menuju ruangan khusus untuk perawatan rutin dirinya, ia meminta dayang merawat tubuhnya secara menyeluruh.


" Ahh segarnya, hati senang tubuhku nyaman....apa lagi yang kuharapkan ha ha ha !!" gelak Sora dalam hati


Sora berjalan menuju kamarnya dengan senyum lebar menghiasi wajahnya.


Hari sudah gelap....Sora memakai gaun malam baru yang di berikan Max beberapa saat lalu, ia pun mematut tubuhnya di depan cermin


" Baju yang cantik Max....!!" bisiknya sambil terkekeh


" Tentu saja sayang... baju cantik untuk wanita tercantik !!" terdengar suara dari balik lemari....siapa lagi jika bukan si raja mesum Max. Max menarik Sora dan memepetnya di dinding


" Aku sangat merindukanmu Sora !!" ucap Max dan segera ia mencium bibir manis Sora dengan ganas....ciuman panas itu pun berpindah ke salah satu gunung kembar miliknya..Ya Max sangat menyukai gunung kembar Sora yang begitu montok dan masih kencang.


Sora menatap Max yang sedang asik menyantap salah satu gunung kembarnya... ia tersenyum miring


" Kau lihat Xoga... Sobaria pun kini bertekuk lutut padaku, kau akan merasakan sakit yang lebih sakit dari apa yang aku rasakan mulai sekarang..." ucap Sora dalam hati sambil mendesah karena tangan Max begitu nakal masuk mengapa ladang mininya....


Tiba-tiba pintu terbuka....dan ternyata Xoga yang masuk


" Sora... bersiaplah, malam ini raja Max akan datang... temani dia makan malam, aku harus segera pergi ada keadaan gawat di perbatasan!!" ucapnya....Sora segera mendorong Max agar terlepas dari tubuhnya

__ADS_1


Ketahuan ngak ya ???


See you next eps sista


__ADS_2