Deep Heart

Deep Heart
129. Permintaan


__ADS_3

Setelah makan malam,ketiganya kembali dengan perasaan yang sama yaitu... bahagia dan puas.


Sesampainya di kerajaan ...Max di beri kabar bahwa Soraya kembali sakit, Max bergegas ke kamarnya dan merawat Soraya. Sampai seminggu lamanya Soraya begitu manja pada Max , ia bahkan tak membiarkan Max meninggalkannya di siang hari apalagi di malam hari... membuat Max tak bisa menengok Sora.


Sora malah senang karena ia bebas menemani anaknya tanpa adanya gangguan malam dari Max. Tak terasa besok Sora dan Sofia akan segera kembali ke Mongun.


Max sedang melamun sambil memandangi langit....Soraya beberapa hari ini sengaja pura-pura sakit agar suaminya tak bisa menemui Sora. Ia ingin melihat bagaimanakah perilaku suaminya jika tak bisa bersama Sora dan ternyata Max jadi lebih banyak melamun dan terlihat sedih..Jelas sekali jika Max merindukan Sora dan Soraya tak suka akan hal itu.


Soraya sudah tidak bisa menahan mulutnya lagi


" Max...!!"


" Ya Soraya apa yang kau perlukan ??" tanya Max dan segera duduk di depan Soraya


" Max... aku ada permintaan, kuharap kau bisa melaksanakannya !!" ucap Soraya


" Katakan sayang...apapun untukmu !!" ucap Max cepat


" Cepatlah mencari selir dan segera menikah sebelum aku mati !!"


" Apa..?? Soraya kau sudah tau jawabanku mengenai selir " tolak Max


" Mengapa kau menolak selir Max ?? apa karena kau menyukai istri orang ??" tembak Soraya membuat Max terdiam


" A...apa..?? Soraya apa yang kau kata..."


" Ya.. aku sudah tau Max, kau menyukai Sora dan sudah melakukan hubungan terlarang dengannya " ucap Soraya


" Soraya... aku !!"


" Putuskan hubungan dengannya Max, dia wanita bersuami....jika dia gadis atau janda sekalipun aku dengan senang hati menikahkan mu dengannya tapi dia adalah kakak ipar anakmu !! apa kau ingin terjadi peperangan antara Mongun dan Sobaria Max ?? apa kau tak malu dengan anakmu Max ?? " cecar Soraya ... Max hanya bisa diam


" Aku akan menyediakan 100 wanita untukmu dan pilihlah untuk kau jadikan selir...!!" titah Soraya lagi.. Max menghela nafas panjang


" Aku akan memutuskan hubungan dengan Sora tapi aku tetap tak mau selir Soraya " ucap Max akhirnya


" Lalu... bagaimana dengan kebutuhan biologismu nanti ??"


" Aku akan menahannya "

__ADS_1


" Tidak Max... pilihlah selir dan lupakan Sora !!" kekeh Soraya


" Apa kau tau betapa kagetnya aku Max begitu mengetahui hubunganmu dengan nya Max ?? apa kau mencintainya ??"


" Aku....."


" Pilihlah aku atau Sor...."


" Tentu aku akan memilihmu Soraya... Aku akan memutuskan Sora dan melupakannya selamanya , namun beri aku waktu untuk berpamitan dengannya malam ini !!" pinta Max dengan sungguh-sungguh


" Baiklah Max....asal kau berjanji akan melupakan hubungan terlarang itu !!"


" Ya Soraya... aku janji !!" ucap Max lagi, Max tergugu.. mengapa di saat hasratnya pada Sora sedang begitu naik dan ia sedang begitu jatuh cinta pada seorang wanita selain istrinya....Istrinya malah memintanya untuk melupakan nya ?? sanggupkah ia memadamkan api yang sudah memenuhi dadanya saat ini ???


Max menunggu cukup lama di depan kamar mandi Sora, Sora mandi begitu lama sore ini.....


Sora keluar dari kamar mandi hanya menggunakan piyama mandi tipis membuat Max melotot tajam, tanpa berkata apapun Max mengendong Sora dan memandanginya sambil mendongak karena posisi Sora yang lebih tinggi darinya kini.


" Maxx... turunkan aku, nanti aku jatuh !!" cicit Sora manja


" Biarkan aku memandangi mu sebentar Sora !!" sahut Max , matanya terus menikmati wajah cantik Sora.. ia ingin memahat wajah cantik itu di dadanya dan menyimpannya sebagai pengobat rindu kelak.


Cupp.. Sora dengan usil mencium bibir Max sekilas saja namun sungguh membuat efek yang begitu besar pada Max yang sudah seminggu menahan rindu...


Niat hati ingin berpamitan langsung buyar, tanpa suara Max merebahkan Sora di atas ranjang dan segera menciumnya dengan rakus...


" Max hentikan dulu, aku belum meminum obat pe.. hmmmmm " Max sudah tak mendengar apapun, ia membombardir Sora tanpa ampun....Max begitu lupa daratan, sampai 2 jam kemudian.....


Sora sudah tergeletak begitu lemas.... Max memandangi tubuh Sora yang biasanya mulus kini penuh bercak macam macan tutul..Max sungguh tak sudah tak bisa mengontrol dirinya tadi....mengapa ia begitu prustasi ??


" Sora....apakah kau sudah masuk begitu dalam di hatiku ???" cicit Max terus memandangi Sora yang terlelap


" Maafkan aku Sora... namun ini mungkin kali terakhir kita melakukannya, kecuali kau janda atau aku yang menjadi duda kelak... aku sungguh mencintaimu Sora !!" ucap Max sebelum meninggalkan kamar Sora dan meminta izin pada Soraya untuk ke vila guna menenangkan dirinya... ia tak mau melihat kepergian Sora


Sementara itu di vila Saga....


Aflan sedang memberi perintah pada para prajurit untuk memperluas area pencarian Amara... Aflan bahkan memerintahkan mereka mencari sampai ke perbatasan kerajaan sebelah.


" Ayah... ayah....!!" terdengar panggilan Miriam anaknya yang berlari dari dalam

__ADS_1


" Hati-hati sayang, nanti kau jatuh " ucap Aflan lalu mengendong putri lucunya itu


" Ayah.... mommy....!!" lapornya sambil mengigit telunjuknya


" Mommy...?? ada apa dengan mommy Isla ??" tanya Aflan


" Mommy sudah bangun ayah... !!" ucapnya sambil tertawa


" Apa...?? benarkah ?? Isla sudah sadar ??" beo Aflan kaget, ia segera berlari ke dalam sambil mengendong Miriam... dada Aflan berdegup begitu kencang


" Isla... aku datang !!!" cicitnya dalam hati


" Bibi....tolong jaga Miriam!!" ucapnya sambil memberikan anaknya pada salah satu dayang, Aflan berlahan membuka pintu kamar nya... matanya dengan nanar melihat ke dalam, terlihat Isla yang masih berbaring namun matanya sudah terbuka


" Isla....Isla... kau sudah sadar sayang ?!" tanya Aflan sambil memeluk Isla, betapa bahagia dirinya saat ini....akhirnya semua doa dan usahanya membuahkan hasil


" Segera panggil tabib !!!" titahnya pada dayang


" Isla.... katakan sesuatu sayangku !!" pinta Aflan begitu melepas pelukannya....di ciuminya wajah Isla sambil menangis


" Terimakasih Isla... terimakasih karena sudah bertahan untukku 😭😭" ucapnya penuh rasa syukur


" Af.... Aflan, mengapa aku tak bisa merasakan kakiku ??" tanya Isla terbata bersamaan dengan tabib masuk


" Tabib... kata Isla ia tak bisa merasakan kakinya ?? ada apa ?? padahal kakinya tak ada terluka kemaren !!" tanya Aflan penasaran, tabib pun memeriksa Isla dengan seksama.... beberapa kali tabib bertanya dan Isla pun menjawab sesekali... kepalanya masih sangat pusing bahkan pandangan matanya masih sedikit kabur


Tangan Aflan senantiasa menggenggam jemari Isla dan sesekali mencium punggung Isla...


" Sepertinya saat jatuh dari air terjun... area pinggang nyonya Isla terhantam batu atau benda keras hingga menganggu peredaran darah dari pinggul ke kaki....kita berdoa saja mudahan bukan tulang ekornya yang kena. Aku akan melakukan pemeriksaan ulang lagi setelah nyonya Isla sudah lebih baik " jawab tabib


" Bagaimana jika terkena tulang ekornya ??" tanya Aflan


" Nyonya Isla akan lumpuh selamanya !!"


" Apa.....?????😱😱😱"


Ya ampun.... kasihan sekali Isla 😭😭😭


See you next eps

__ADS_1


Jangan lupa untuk like komen dan vote ya


__ADS_2