Deep Heart

Deep Heart
219. Pulang


__ADS_3

" Astaga....Saga apa yang kau katakan, ingatlah raja Erden adalah keponakanmu !!" cicit Hendrik


" Saudaraku.... tenangkan lah dirimu dulu, jangan tergesa-gesa mengambil keputusan .. ini semua mungkin karena kau masih kaget dengan semua ini..Sebaiknya kau bawa dulu putrimu menemui ibunya !!" saran Hendrik lagi


" Erden pasti ikut... aku tak mau dia bertemu dengan Amara !!" tolak Saga


" Saga.... percayalah padaku, Erden itu lebih muda darimu dan ia dulu mengalah untuk kebahagiaanmu ... "


" ya.... dengan mengusirku dari tanah kelahiranku begitu ??ðŸ˜Ą" timpal Saga


" Apapun keputusan saat itu ,mungkin yang terbaik di saat itu Saga....10 tahun lalu raja Erden masihlah remaja dan harus patah hati dengan pamannya sendiri....coba jika kau yang menjadi dia " hibur Hendrik


" tapi aku bukan dia... jika aku menjadi dia aku tak akan mengusir pamanku sendiri...!!" sahut Saga cepat


" ya kau adalah kau Saga... Erden adalah Erden, mungkin Erden berpikir jika ia masih melihat Amara , ia tak akan bisa melupakan Amara sampai kapanpun... tak ada manusia yang sempurna Saga, maafkanlah keponakanmu itu... terimalah ia menjadi menantumu , aku yakin mereka menikah atas dasar saling mencintai " lanjut Hendrik


" Cih....cinta mereka paling hanya cinta monyet, sebelum terlalu jauh mereka harus berpisah !!"kekeh Saga


" Jika aku menjadi Erden... aku tak akan sanggup Saga harus berpisah dengan istriku, sekarang aku tanya padamu.... apakah kau sanggup berpisah dengan Amara jika dulu orang tuanya tak merestui hubungan kalian ??" pertanyaan Hendrik membuat Saga terdiam


" bukan hanya kau dan aku yang punya hati di dunia ini Saga.... keponakanmu juga punya hati dan cinta dan ia berhak untuk bahagia "


" Ya tapi tidak dengan Sarah... aku tak akan sanggup menyerahkan Sarah pada Erden !!" jawab Saga


" mengapa ?? apa kurangnya Erden sebagai seorang pria di matamu Saga ??" tanya Hendrik bingung


" Erden mempunyai satu kekurangan yang sangat fatal Hendrik !!"


" apa itu...??"


" Ia mempunyai ibu yang bernama Sora.....seorang wanita jahat licik dan sangat kejam, kau fikir Sora akan membiarkan anak dari seorang Amara menjadi menantunya ???" cecar Saga membuat Hendrik terdiam


Siapa yang tak tau sepak terjang seorang Sora..... Hendrik pun tak bisa berkata apapun lagi

__ADS_1


" Hendrik... putriku seumur hidupnya sudah terpisah dengan kami, ia tak pernah mendapat kasih sayang dari ayah dan ibunya.... apakah kau tega jika ia akan menderita lahir batin karena menjadi menantu Sora ???" pertanyaan yang pasti semua orang sudah tau jawabannya


Saga meninggalkan ruang kerja Hendrik... ia masuk ke kamar di mana Erden dan Sarah berada, sepanjang perjalanan menuju kamar tersebut.... otak Saga berputar mencari solusi yang terbaik untuk masalah ini.


" Sarah sudah sadar ??" tanya Saga pada Erden yang membatu memegangi kedua tangan Sarah


" Belum.... paman tolonglah aku sungguh tak tau jika Sarah adalah putrimu... aku sungguh mencintainya dan tak ada keinginan sama sekali untuk membalas dendam masa lalu . Aku sudah melupakan semua itu paman " ucap Erden sungguh-sungguh..Saga ingin sekali mengusir Erden saat ini juga namun mengingat permintaan Hendrik yang tak ingin terjadi peperangan nantinya akhirnya Saga hanya bisa bersabar saat ini


" Aku tunggu di luar, saat Sarah sudah sadar bawa dia bersamamu.... kita akan pulang ke pulau, masalah kau dan Sarah akan kita selesaikan di pulau setelah Sarah bertemu dengan ibunya !!" ucap Saga


💔💔💔💔


" Sarah.... !!" panggil Erden begitu Sarah menbuka kedua matanya


" Kakak... apa yang terjadi ??" tanya Sarah masih di awang-awang


" kau pingsan setelah mengetahui perseteruan ku dan ayahmu dulu kala , sayang percayalah padaku... aku sangat mencintaimu, aku tak pernah berpikir apapun tentang balas dendam atau apalah itu, kau tau bagaimana aku memujamu ... percayalah padaku Sarah !!" pinta Erden , mata Sarah memandangi manik mata elang Erden... pria yang sangat di cintainya itu, apakah ada kebohongan di mata itu ?? namun ia tak menemukannya...tapi.....


" Sarah.... itu sudah 10 tahun yang lalu sayang , kini hanya kau yang memenuhi dadaku ini !!" ucap Erden


" Sarah tau kak ..... tinggalkan Sarah sendiri kak, Sarah perlu waktu untuk mencerna ini semua !!" pinta Sarah


Tak ada yang bisa Erden lakukan, ia sudah berjanji tak akan membuat Sarah menangis


" Baiklah ... aku menunggu di luar sayang !!" ucap Erden lalu mengecup bahu Sarah yang membelakanginya. Setelah memastikan Erden sudah tak ada , Sarah lalu bangun dan masuk ke kamar mandi... ia berendam cukup lama di bak mandi untuk menyegarkan kepalanya yang terasa sakit


Sarah memakai gaun yang di sediakan di atas ranjang dan berdandan....ia menatap wajah cantiknya di cermin...


" Apakah ibu jauh lebih cantik darinya ?? hingga ayah dan kakak tampannya dulu memperebutkan nya ?? mengapa hatiku begitu sakit mengetahui kakak tampan dulu menyukai ibu ??" cicit Sarah ....air matanya jatuh lagi satu-satu, sungguh dadanya bagai di timpa beban yang sangat besar kini bahkan ia sampai susah bernafas rasanya....


Kletek... terdengar pintu di buka, Saga masuk setelah mendengar dari Erden bahwa Sarah menangis .... dan memang kini putrinya itu tengah menangis , begitu banyak air mata membasahi pipi mulusnya


" Berhentilah menangis putriku !! hibur Saga lalu memeluk Sarah, Sarah tersedu di pelukan Saga

__ADS_1


" Ayah... apakah ibu sangat cantik ??" tanyanya membuat Saga terkekeh


" Tentu saja... jika tidak bagaimana mungkin ia bisa melahirkan gadis secantik dirimu sayangku !!" jawab Saga


" Jadi ibu lebih cantik dari Sarah ?? karena itu dulu kakak tampan menyukainya ??" tanyanya kembali dengan mata berkaca-kaca, air mata sudah mengantung di pelupuk mata Sarah sudah siap terjun bebas


" Kau lebih cantik dari Amara ... sungguh ayah tidak bohong , sekarang bersiaplah.. kita akan menemui ibumu, apa kau tau betapa ibumu sangat gelisah tiap malamnya karena begitu merindukanmu !!" ajak Saga , Sarah pun menurut... walau bagaimanapun ia penasaran seperti apakah wajah ibunya... seorang wanita yang telah membuat ayah dan kakak tampannya itu dulu berseteru


Sarah menaiki sebuah kereta... Saga melarangnya naik kuda karena tadi habis pingsan.


Saga dan Erden berkuda beriringan namun sepanjang jalan keduanya hanya diam seribu bahasa, keduanya sama-sama bingung apa yang harus mereka bicarakan


Saat menjelang malam akhirnya mereka sampai ke pulau di mana selama ini Saga , Amara dan ke tiga adik Sarah tinggal.


ketiganya memasuki halaman vila yang begitu penuh dengan bunga....ya inilah ciri khas Amara, ia sangat menyukai bunga.


" Ayah... ayah... ayah....!!!" ketiga adik Sarah berlarian berebut memeluk Saga ....Sarah begitu senang melihat mereka


" Sarah....ini ketiga adikmu !!" ucap Saga mengenalkan Sarah pada ketiganya


" Erden kau tinggal di sana ....di rumah tamu, sekarang pergilah ke sana sebelum Amara keluar !!" titah Saga membuat Erden sangat terkejut


" Apa.... aku tinggal di rumah tamu , berpisah dengan istriku ???" beonya tak percaya....ia langsung saja lemas mendengar hal itu


Wkwkwk Saga-saga ngak tau apa si kakak tampan lagi hot-hotnya ama istrinya , main di pisah segala tidurnya.. alamat kagak bisa tidur mah ðŸĪ­ðŸĪŠðŸĪĢðŸĪĢ


Secantik Sarah yang habis mewek....



See you next eps


Jangan lupa untuk like komen dan vote ya

__ADS_1


__ADS_2