Deep Heart

Deep Heart
104. Tak Percaya


__ADS_3

Kebahagiaan sedang mendera pasangan Saga dan Amara, padahal keduanya sedang berada di Medan perang tapi entah mengapa rasanya sungguh tetap sangat bahagia, hubungan keduanya sedang di tahap sayang-sayangnya... cinta-cintanya dan gemas-gemasnya. Dengan kehadiran Amara ... Saga tambah semangat berperang, ia sangat mengharapkan cepat berhasil menyelesaikan tugas terakhir ini agar bisa segera menghabiskan hari-harinya dengan Amara seorang dan juga anak-anak mereka kelak.


Saga ingin punya banyak anak dengan Amara... ia sudah membayangkan anak-anak mereka pasti sangat lucu dan mengemaskan.


" Amara....lusa Isla akan sampai ke sini, jadi kau bisa punya teman untuk berbincang.... bagaimana apa kau suka ??" tanya Saga sambil memeluk Amara dan menciumi keningnya berulang kali setelah pertempuran panas mereka yang kembali membuat para cicak hanya bisa berdecak iri


" Apa ...? tabib Isla ?? tentu saja Amara senang, apakah bibi juga di bawa ??" tanya Amara antusias


" Tidak... hanya Isla, bibi sudah terlalu tua untuk melalui perjalanan panjang ke sini sayang, tapi rahasiakan ini dari Aflan ya.. aku ingin membuat sedikit kejutan untuk Aflan. Aku meminta Isla ke mari untuk membuatkan tato di tubuh kita " jawab Saga


" Tato ...?? untuk apa suamiku ??" tanya Amara bingung


" Sebagai tanda kepemilikan !!"


" Kepemilikan ?? maksudnya seperti para sapi yang di beri tanda oleh tuannya ??" tanya Amara sedikit protes


" Sapi...?? ha ha ha istriku kau sangat lucu, bukan begitu sayang.. aku akan melukis inisial namamu di sini...!! sebagai tanda bahwa kau adalah pemilik hatiku " ucap Saga sambil menunjuk ke arah jantungnya


" Lalu Amara ??" tanya Amara penasaran


" Kau akan dibuatkan inisial namaku di sini....sebagai tanda bahwa hanya kau wanita yang akan melahirkan anak-anak seorang Saga !!bagaimana kau setuju kan ??" tanya Saga sambil menunjuk daerah pinggul Amara


Amara tersenyum senang ... ia tak percaya jendral Saga sampai sebegitunya mencintai dirinya yang bukan siapa-siapa itu


" Ya Amara suka....suka sekali, terimakasih sudah mencintai Amara sedemikian besar jendralku. Amara sangat bahagia... jika bisa Amara ingin waktu berhenti di sini saja " ucap Amara kedua tangannya kini sedang membelai wajah tampan Saga dengan lembut membuat Saga tersenyum


" Ya....ingatlah malam ini sayang, saat kau sedang dalam keadaan sesulit apapun kelak... ingatlah malam yang sangat membahagiakan ini , ingatlah bagaimana seorang Saga begitu mencintaimu Amara !!" balas Saga, di ciumnya bibir Amara dengan penuh perasaan . Ciuman mesra itu tentu bersambut hangat... malam kembali terasa begitu panas di kemah Saga menyisakan Aflan yang sedang termenung di depan tenda Saga dengan perasaan yang sangat nelangsa


" Bos... bos... enaknya dirimu bisa bercinta setiap malam dengan istrimu....sedangkan aku hanya bisa menghayal kan wajah cantik Isla kesayanganku.... ahhh kapan perang ini akan berakhir...Isla... Isla...Islaaaa.😭😭😭" Aflan melepaki kepala botaknya saking prustasinya

__ADS_1


" Ada apa denganmu tuan Aflan....apa kepalamu ada semutnya ??" tanya salah seorang prajurit yang lewat


" Ya... kepalaku banyak semutnya... tidak hanya di kepala tapi juga di dadaku... di tangan dan kaki di seluruh dunia !!!" teriak Aflan prustasi sambil berjalan ke arah sungai


" Tuan....anda mau kemana ??"


" Mandi...!!" sahutnya lalu


Byurrr.... Aflan pun mencemplungkan dirinya ke sungai di tengah malam untuk mendinginkan seluruh tubuhnya yang memanas πŸ€­πŸ˜‚πŸ˜‚


Para prajurit hanya saling pandang sambil menggelengkan kepala mereka... tak ada yang berani bersuara jika Aflan sudah stresss begini,.lebih baik diam dari pada kepala mereka benjol


🌷🌷🌷🌷


Dua hari berlalu.... siang ini sebuah kereta memasuki markas kerajaan Mongun, akhirnya setelah seminggu lebih di perjalanan Isla pun sampai..Sebenarnya ia bingung mengapa jendral Saga memintanya ke sini, katanya ada misi yang harus dia lakukan , misi apakah gerangan ?? ia kini hanya bisa mengobati sudah tak bisa meramal ?? siapa yang harus di obatinya di sini... bukannya sudah banyak tabib di bawa ?? tak mungkin Aflan sakit kan ?? seribu tanya memenuhi kepala Isla .


Begitu sampai Isla pun keluar dari kereta... ia memandangi betapa banyak kemah yang berdiri di lapangan yang begitu luas ini. Tak lama seorang prajurit menyambutnya ... di susul seorang wanita yang memakai jubah panjang dan penutup wajah


" Nona Amara ??" tanyanya bingung....Amara memeluk Isla


" Iya... aku Amara, maaf jika aku memakai cadar....jendral Saga tak mengizinkan siapapun melihat wajahku !!" jelas Amara membuat Isla tersenyum


" Ayo kita ke tendaku... aku sudah menyiapkan banyak makanan untuk menyambut mu tabib Isla !!" ajak Amara, keduanya lalu masuk ke dalam tenda Amara


" Silahkan makan tabib Isla....oh ya kata suamiku , tuan Aflan tidak tau perihal kedatanganmu....jendral Saga ingin membuat untuk tuan Aflan hi hi hi !!" bisik Amara sambil terkekeh....wajah Isla memerah mendengarnya


Yah walaupun ia tak bisa mencintai Aflan namun jujur ia sedikit merindukan duda botak mesum yang kini sudah tak duda lagi 🀭🀭


Keduanya makan sambil berbincang sampai lupa waktu....tak terasa hari sudahlah sore

__ADS_1


" Ayo tabib Isla aku antar ke kemah tuan Aflan....aku sudah meminta prajurit untuk menyiapkan air mandi susu untukmu !!" Amara pun menarik Isla dan mengantarkannya ke kemah Aflan. Isla memandangi isi kemah Aflan yang lumayan luas... terlihat baju Aflan yang berhamburan... ia tersenyum sambil mengeleng


" Kelakuanmu tak berubah botak !!" cicitnya dalam hati


" Baiklah tabib Isla... aku akan meninggalkanmu sekarang, beberapa jam lagi mereka akan kembali dari Medan perang.... beristirahat lah sambil menunggu tuan Aflan " ucap Amara sambil mengedipkan sebelah matanya lalu pergi sambil terkekeh


Isla tersenyum malu mendengar ucapan Amara, sebenarnya ia ingin segera mandi namun namanya seorang wanita melihat kemah dalam keadaan berantakan tentu saja merasa tak enak..Berlahan Isla membersihkan dan merapikan kemah Aflan setelah selesai ia pun segera ke kamar mandi dan menenggelamkan dirinya di rendaman air susu yang sudah di sediakan


" Ohh enaknya....!!" Isla berendam sampai tertidur....rasa lelah selama di perjalanan baru terasa sekarang, namun air hangat yang merendam tubuhnya membuatnya merasa begitu nyaman kini


🌼🌼🌼🌼


Di luar tenda....


Rombongan Saga...Aflan akhirnya kembali ke markas saat matahari sudah mulai tenggelam. Hari ini sangatlah melelahkan.... Aflan pun langsung masuk ke kemahnya begitu sampai, ia ingin langsung beristirahat... ia terluka cukup banyak.


Aflan melepaskan semua baju yang di kenakannya hingga hanya meninggalkan ********** saja tanpa memperhatikan keadaan kemahnya yang sudah begitu bersih dan rapi ....sambil memejamkan mata karena menahan perih akibat lukanya, ia berjalan menuju kamar mandinya.. namun betapa kagetnya Aflan melihat ada seseorang yang sedang berendam di tempat mandi nya


Dengan waspada....Aflan kembali ke luar dan mengambil pedangnya, ia tau itu seorang wanita... namun wanita manapun yang berani mengodanya akan di hempaskannya tanpa ampun, hanya Isla seorang yang di hatinya


Aflan mengarahkan pedangnya ke leher wanita itu dari belakang... ia tak bisa melihat wajahnya karena ia berendam berbalik arah


" Siapa kau berani sekali masuk ke kemahku..!! keluar atau aku tak akan segan membunuhmu !!" ucap Aflan mengagetkan Isla yang tengah tertidur. Isla membuka kedua matanya dan bertambah kaget melihat pedang di lehernya


" Aflan... berani sekali kau mengancam ku !! lihat saja bagaimana aku akan menghukum mu botak !!" ucap Isla kesal , mendengar suara wanita yang begitu di rindukannya membuat pedangnya langsung terlempar begitu saja... Aflan kaget bukan main mendengar suara Isla... ia langsung memutar untuk membuktikan benarkah itu adalah Isla... istri tercintanya yang begitu di rindukannya


Mata Aflan terbelalak melihat Isla yang sedang berendam di kolam airnya tanpa mengenakan apapun, air liurnya langsung menetes melihat pemandangan nan begitu indah 🀀🀀


See you next eps

__ADS_1


Jangan lupa untuk like komen dan vote


__ADS_2