Deep Heart

Deep Heart
165. Kebahagiaan


__ADS_3

" Apa maksudmu kau tak tertarik Sora ?? kau bilang kau ingin jadi permaisuri dan aku sudah mengalah ??" tanya Max bingung


" Karena aku tau kau menikahiku hanya karena bayi ini kan ?? jika aku tidak hamil sampai sekarang kau masih akan menyiksaku dengan bubur dingin itu dan menjadi budak... bukankah begitu ??" jawab Sora menohok Max


" Tenang saja Max ... aku aku akan melahirkan bayi ini dan kau boleh membawanya setelah itu, dan biarkan aku pulang ke Mongun untuk berkumpul kembali dengan anak-anak ku !!" ucap Sora membuat Max berang


" Kau menikah dengan ku atau tidak ...kau tak akan bisa pulang ke Mongun selamanya Sora....kau akan tetap di sini selama sisa hidupmu !!bayi itu ada karena cinta kau percaya atau tidak... terserah !! " ucap Max lalu pergi meninggalkan Sora


Sora kembali ke balkon dan memandangi lautan di depannya...


entah mengapa kini ia merasa dirinya telah berubah, ia sudah tak seperti dulu....Sora yang serakah dan menginginkan semuanya, mungkin karena ia sudah menua ... ia hanya ingin hidup dengan tenang kini.


" Xoga... mengapa kau begitu kejam padaku, cintaku pada mu begitu murni namun kau balas dengan penghianatan... lihatlah kini apa yang terjadi padaku... apakah kau sudah puas sekarang ??" cicit Sora dalam hati... air matanya jatuh membasahi pipinya


Max kembali ke kerajaannya dan memerintahkan semua bawahannya untuk mempersiapkan pemakaman yang terbaik untuk anaknya Sofia, walaupun yang di makamkan hanya berupa abu, Max tetap akan melaksanakan pemakaman terbaik untuk Sofia. Sofia akan di kuburkan di sebelah istrinya.... kedua wanita yang sangat di cintainya kini telah bersama dan meninggalkannya, sedangkan Sora kini malah menjauhinya... sungguh Max merasa sangat sedih dan kesepian. Malamnya di lalui dengan memandang ke arah vila di mana Sora berada.


🦠🦠🦠🦠


" Nyonya Sora... anda di minta memakai pakaian ini dan ikut kami sekarang !!" seorang utusan Max datang menjemput Sora pagi ini


" Katakan pada Max... aku tidak akan kemanapun, pergilah !!" tolak Sora

__ADS_1


" Nyonya ... tolonglah menurut, pagi ini adalah pemakaman abu nona Sofia... harap nyonya bisa menghargai acara ini !!" lanjut sang prajurit... Sora terdiam, rupanya Sofia akan di kuburkan pagi ini.


Sora pun mengambil gaun yang di bawa prajurit tersebut dan memakainya. Gaun putih itu begitu cantik di tubuhnya, entah mengapa Max malah memberinya gaun putih di hari pemakaman Sofia.


Semua aparat kerajaan telah hadir di area makam, begitu Sora datang... acara segera di mulai, sepanjang acara Sora berdiri di sebelah Max, Sora melihat betapa Max begitu sedih... tubuh Max pun terlihat turun entah berapa kg. Banyak mata memandangi Sora sepanjang acara... namun Sora cuek saja, ia lebih memperhatikan Max yang terlihat begitu sedih. Hati Sora menjadi galau... ia ingin marah pada Max namun hatinya begitu pedih melihat kesedihan Max....


Saat Max menitikkan air mata tanpa Sora sadari ia mengenggam jemari Max untuk memberikan semangat, Max memandangi tangannya yang di genggam Sora... ianpun balas mengenggam jemari Sora...


" Terimakasih Sora !!" bisiknya


Selesai acara pemakaman Sofia...


" Aku paham kalian semua pasti bertanya mengapa di hari ini di saat kita semua memakai pakaian hitam dia mengenakan gaun berwarna putih. " ucap Max di depan semua yang hadir


Bagaimana mungkin seorang permaisuri dari kerajaan Mongun bisa hamil dengan raja mereka dan akan menjadi permaisuri di Sobaria... bagaimana bisa ini terjadi?? namun tak seorang pun berani angkat bicara , Max adalah raja yang tegas ....melawan raja Max sama saja dengan kematian.


Max segera menarik tangan Sora begitu melihat tanggapan bawahannya , ia membawa Sora ke dalam kerajaan dan membawanya ke kamar pribadinya.


" Kau sekamar denganku Sora... aku tau kau tak akan suka tidur di kamar Soraya ataupun di kamar Sofia " ucap Max


" Ada banyak kamar lain Max, aku bisa tidur di mana saja !!"

__ADS_1


" Tidak Sora....tidurlah di sini, aku tak mau sendirian lagi... aku tak tahan kesepian, aku ingin mulai sekarang kau ..aku dan anak kita bisa bersama selamanya !!" pinta Max sambil memeluk Sora, hati Sora luluh melihat tatapan sendu dari Max, Sora memeluk balik Max dan tersedu di dada Max


" Berjanjilah kau akan menyanyangi kami berdua Max !!" pinta Sora... Max mengecup kening Sora berlahan


" Tentu saja Sora....aku hanya punya kalian sekarang !!" jawab Max, kecupan di kening kini berpindah tempat, Max mencium bibir Sora dengan mesra... bibir yang sangat di rindukannya ....


" I love you Sora....!!" bisik Max di sela cumbuannya, Max mengangkat tubuh Sora ke atas ranjang , tanpa membuang waktu Max membuka pakaiannya dan menarik gaun Sora dan melemparnya ke sembarang arah... wajah Sora memerah saat Max memandangi seluruh tubuhnya yang kini hanya memakai dalaman


" Jangan melihat tubuhku Max, aku malu... tubuhku kini sedah gemuk dan banyak bekas luka !!" pinta Sora , Max tak bergeming... ia malah menciumi bekas luka di seluruh tubuh Sora...membuat Sora berlahan mengerang nikmat... Malam ini dilalui dengan sangat sahdu oleh keduanya. Kegiatan yang sudah lama tidak mereka lakukan kini terjadi lagi, rasanya begitu nikmat karena ada rasa di antara mereka, sepanjang malam Sora terus mendesah sambil memanggil nama Max, membuat Max semakin berhasrat. Berkali-kali Max menaburi rahim Sora dengan lahar panas miliknya ... Max ingin anak mereka memiliki lebih banyak gen Sobarian karena anak di rahim Sora ini kelak yang akan menjadi pewaris Sobaria.


Sora merasa begitu bahagia malam ini... setelah puluhan malam yang menyedihkan akhirnya penderitaannya berakhir, ia berharap ia tak akan menderita lagi dan hanya ada kebahagiaan di kemudian hari....


Selalu beri like....


Selalu beri komen...


Selalu beri Vote....


After reading supaya onel tambah semangat 😘😘


See you next eps

__ADS_1


Jangan lupa untuk like komen dan vote ya


__ADS_2